
" Akhirnya selesai juga makannya, hoam kenyang. Ah mandi dulu ah "
Aku menuju ke kamar untuk menggambil handuk, ku lihat hp ku bergetar. Ternyata Reyza menelponku
" Hallo kenapa yang? "
" Kamu udah pulang? " Ucapnya
" Udah ini aku mau mandi "
" Iya udah makan belum sayang? "
" Udah sayang, kamu jangan lupa makan yah cinta "
" Iya sayangku, oh iya nanti malam aku kerumah yah ? "
" Iya tapi jangan pulang malam-malam sayang yah, ngak enak di liat tetangga "
" Hehe iya sayang, nanti jam sepuluh aku pulang "
" Oke aku mau cantik cantik dulu sayang "
" Hehe ngak usah, aku ngak suka kamu berlebih-lebihan sayang. Aku suka kamu apa adanya "
" Iya iya sayang, uh tambah sayang aku "
" Hehe yaudah nanti lepas magrib aku kerumah yah "
" Iya sayangku "
" Dah sayang assalamualaikum "
" wakaikumsalam sayang "
Reyza menutup telponnya, aku bersiap-siap untuk mandi, hingga menunggu datangnya malam. Setelah selesai mandi aku menunggu hingga larut malam, ku lihat jam menunjukan pukul delapan malam, dan Reyza belum datang.
" Reyza selalu bohong, katanya mau kesini setelah lepas magrib tapi kenapa dia belum datang sih ! ahhhh "
Aku menutup pintu rumahku, tidak lama aku memasuki kamarku suara laki-laki berkumpul di depan halaman rumahku
" Siapa sih berisik ! " Aku keluar dari kamar dan membuka pintu rumahku
" Assalamualaikum sayang, aku kira kamu udah tidur hehe maaf yah telat " Ku lihat Reyza bersama Rendi.
" Yaudah masuk ! " Ucapku
" Kamu ngambek yah sayang? " Ucap Reyza
" Ngak ! "
" Maaf sayang aku pergi sama Rendi, ayo ajak Rendi masuk sayang. Aku ngak enak kan ini rumah kamu ! "
" Kamu apaan sih ajak Rendi ! " Aku memarahi Reyza
" Ya maaf sayang, nanti dia mau pinjam motor aku dia mau kerumah ceweknya. Terus Rendi ngak sendiri kok di depan ada ceweknya tuh, ayo ajak Rendi masuk ! " Reyza membentakku
" Ren ayo masuk ! "
" Hem iya Nat di luar aja, aku lagi ada teman perempuan di depan " Ucap Rendi yang duduk di atas motor
" Iya teman atau pacar, apa kau bersama Vera? " Ucapku bertanya-tanya
" Haha ngak Nat ini cuma temen kok, ngak usah bahas Vera di sini yah hehe " Rendi tertawa sambil bermain Hp yang dia pegang
" Oh iya, yaudah ajak perempuan itu masuk ! ngak enak loh di luar sendirian "
" Iya kami mau pamit juga loh, aku mau minjem motornya Reyza dulu yah. Nanti aku jemput Reyza lagi kok. Dini ayo kesini kenalin dulu ini pacarnya sahabat aku! "
" Hai Nat ! sudah lama ngak ketemu hehe" Ucap Dini mengulurkan tangannya
" Astaga ini dini teman smp ku dulu " Aku berbicara di dalam hati.
Flashback....
Dini adalah teman SMP ku dulu, aku dan Dini di masa SMP berteman sangat dekat, pulang selalu bertiga bersama Dini dan Ika. Dini waktu masih SMP rambutnya ikal, dan sangat cupu. Tetapi semenjak Dini meluruskan rambutnya dia berubah , dan bisa di katakan dia sudah mengenali gaya, dan tentunya dia melupakan aku dan Ika.
Tentu saja ceritaku dan dini bukan sampai di situ saja, aku berkelahi bersama Dini karena dia menuduhku merebut pacarnya. Hingga dia memanggil Kakak Sepupunya yang kebetulan satu sekolahan denganku.
Hingga Kakak Sepepunya Dini menelponku, dan berkata yang tidak wajar, dengan perkataan kotor yang keluar dari dalam mulutnya. Aku tidak pernah takut, dan aku tidak pernah melibatkan keluargaku jika aku mempunyai masalah.
Nyaliku cukup besar untuk menghadapi mereka semua, hingga percakapan kami di telpon terdengan oleh Kakak perempuan pertamaku, hp yang aku genggam di ambil olehnya dan di maki-maki oleh Kakakku. Semenjak itulah aku dan dini tidak saling menyapa lagi.
" Oh Dini, iya lama yah dari SMP kita tidak ketemu ! " Aku tidak membalas uluran tangannya, Reyza dan Rendi melihat perlakuanku kepada Dini
" Hehe iya Nat, apa kabar? "
" Hehe ngak usah, aku mau pulang. Aku pulang yah Nat, ayo Ren " Dini menarik tangan Rendi
" Yaudah aku pulang yah Nat, Rey nanti aku jemput kamu yah jam sepuluh ! "
Rendi pergi bersama Dini dengan membawa kendaraan motor masing-masing
" Iya " Ucapku singkat
" Iya awas jangan telat jemput aku yah !"
" Oke tenang aja ! " Ucap Rendi
" Kamu apaan sih Nat kenapa kamu ngak bersalaman dengan pacarnya Rendi ! " Bentak Reyza
" Oh itu pacarnya Rendi ? "
" Iya kenapa kamu cemburu ! " Reyza membentakku lagi
" Cemburu kenapa? bukannya Rendi udah punya Vera ?"
" Udahlah nmNat, kamu ngak usah urusin hidup Rendi lagi ! Kamu udah punya aku ! "
" Aku ngak ngurusin hidup dia Za ! "
" Terus kenapa sikap kamu dingin begitu ke pacarnya rmRendi ! "
" Oh jadi ini yang mau kamu bahas? Kenapa kamu suka sama anak itu ! "
" Suka kamu bilang? Kamu ngak ngehargai pacar teman aku Nat ! "
" Kamu ngak tau Dini itu gimana ! "
" Gimana apanya, kamu selalu benci sama orang, kamu selalu banyak musuh ! "
" Musuh? Mereka yang memusuhi aku Zaa! " Aku sangat kesak dengan perlakuan Reyza
" Kenapa emangnya dengan Dini? " Reyza menghembuskan nafasnya
" Dini dulu teman aku ! Pulang selalu bersamaku, hingga dia tega ngejauhin aku demi teman barunya. dan bukan sampe di situ aja a, dia rela nuduh aku katanya perebut pacar orang ! "
" Itu kan dulu sekarang kamu udah besar, udah SMA kamu udah dewasa Nat ! "
" Aku belum dewasa, sama kayak kamu BOCAH !!!! " Aku menampar pipi Reyza, aku tidak tau kenapa tanganku tiba-tiba menampar pipi Reyza
Reyza hanya diam ketika aku memukul wajahnya, dia tidak membalas atas perlakuanku kepadanya.
" Kau udah gila ! " Bentak Reyza kepadaku
" Iya gilaaaa... Kenapa kamu mau ninggalin aku silakan ! " Aku mendorong tubuh Reyza.
Reyza memelukku dan berkata
" Maafkan aku sayang, udah bentak bentak kamu, aku sayang sama kamu. Aku udah pernah bilang ke kamu aku ngak bakal pergi dari kamu ! "
" Aku benci sama kamu, kamu pulang aja ! " Ucapku. Reyza mengengam tanganku dan menatap mataku
" Ngak aku pulang jam sepuluh ini baru jam setengah sembilan, aku mau ketemu kamu yang "
" Kamu tau ngak Dini itu jahat ke aku! "
" Iya aku tau sayang, yaudah ngak seharusnya kita bahas dia. Aku janji besok aku kesini lagi yah cinta "
" Ngak perlu ! "
" Jangan gitu sayang, ih jelek kalau ngambek "
" Biarin jelek ! Cari tu cewek di luaran sana yang cantik "
" Hehe ngak sayang, yaudah kamu ngak izini aku duduk gitu haha "
" Yaudah ayo duduk! "
" Ngak kita duduk di luar aja sayang, enak dingin mana banyak bintang lagi di langit wah indahnya, ayo lihat kesini sayang "
" Iya " Aku mendekati Reyza
" Kamu jangan marah marah lagi yah sayang, aku ngak tau gimana harus ngeredahin emosi kamu. Sekarang kamu lihat di atas itu, banyak bintak berkilau cantik bukan? "
" Ngak jelek ! " Ucapku jutek
" Haha ngak sayang cantik, kamu tau ngak kenapa langit itu hitam dan bintang itu berkilau di langit yang hitam? "