My memories with you

My memories with you
#15



Kulihat tiga pesan yang masuk di inbok facebooku.


" Nat tolong promosiin akun facebook aku dong ! " Ucap Rendi yang mengirim pesan facebook


" Nata? "


" Nat tolong dong sekali aja promosiin akun aku "


Aku tertawa ternyata benar perkiraanku Rendi hanya mempermainkan hati Vera, yah aku tau sifat asli Rendi walaupun aku baru menggenalinya.


" Ngak mau ! " Balasku ke Rendi


" Ya ampun Nat tolong dong, kamu kan baik hati ! " Bujuk Rendi di pesan facebook


" Ngak ah, nanti Vera salah paham dan aku di musuhin lagi aku ngak mau ! "


" Yaudah Nat kalau ngak mau gpp sih "


" Yaudah " Jawabku


Semakin lama aku semakin jengkel dengan tingkah laku Rendi, walau terkadang aku sangat memperhatikan Rendi dari jauh.


*****


Jam menunjukan pukul 23.00, Hari sudah semakin malam aku menyiapkan semua peralatan untuk ujian semester satu besok.


*****


" Kukuruyukkk... " Ayam berkokok menunjukan hari sudah pagi, ku lihat jam yang tergantung di dinding menunjukan pukul 06:25


" Asataga aku terlambat " Aku bergegas menuju kamar mandi


" Ya ampun kok bisa aku terlambat hadeh "


Aku segera menunggu taksi di persimpangan jalan, setiba aku menunggu taksi tiba-tiba ada anak yang menghampiri aku dengan motornya


" Tint...tint... Nata ayok naik pergi sekolah dengan aku aja " ku lihat ternyata itu anak kelas sepuluh satu yang memberiku tumpangan


" Hehe ya ampun terimakasih yah ! " Ucapku yang menaiki motor anak itu


" Hehe iya nanti kau telat, ntar ngak bisa ikut ulangan " Ucapnya


" Hehe iya sekali lagi makasih yah ! "


" Hehe iya biasa aja Nat " Ucapnya


" Oh iya nama kamu siapa? kok tau nama aku ? " Aku heran bagaimana dia menggenaliku


" Oh iya Nat aku lupa kenalan, nama aku Reza "


" Oh Reza anak sepuluh satu kan Za ? "


" Iya Nat yang sering pulang sekolah jalan kaki itu loh kadang di belakang kamu, kadang di depan kamu "


" Ohiya kok aku ngak tau yah ternyata lebih ganteng kalau dari dekat hehe "


" Haha kamu bisa aja Nat " Reza tertawa


" Kamu kenapa sih nmNat jadi anak bandel? "


" Hah aku? " Jawabku heran


" Iya kamu Nat, kenapa ngak kayak anak cewek lainnya kalem, pendiam, bahkan pinter "


" Haha gini yah Za, sifat cewek itu beda-beda loh ada yang kalem, pendiam, pinter ngak semuanya jadi satu loh. Ngak semuanya sifat cewek itu sama, oh iya reza kelihatannya kamu anak baik-baik yah hehe " Ucapku


" Hehe, iya Nat bahkan aku di bilangin sama anak nakal di kelasku bahwa aku pendiam, aku malu Nat aku ngak tahan lagi. Aku ngerasa aku di bully, aku tau kamu karena anak lainnya bilang kamu cantik, pemberani "


Aku terdiam


" Kau tau Bat, anak di kelasku ngak baik semua. Mereka sering ngajak aku bolos padahal aku ngak mau Nat ! "


" Siapa anak itu? " Ucapku


" Namanya bayu Nat, dia suka meminta uang jajanku Nat. Aku ingin pindah ke kelas kamu "


Reza terlihat sangat sedih, aku kasian pada Reza.


" Iya udah sabar aja, nanti belum terbiasa aja kok kamu jalani aja Za. Aku juga gitu pertama masuk ke sekolahan kita, eh kuterima aja dengan ikhlas insya allah semuanya berjalan dengan lancar kok " Aku mencoba untuk menyemangati Reza


" Iya makasih yah Nat, emang benar kata kamu, mungkin belum terbiasa aja "


" Iya Za, nanti bakal banyak kok yang berteman dengan kamu "


"Hehe iya Nat "


Kami berdua telah sampai di parkiran motor, kami berdua segera bergegas menuju kelas kami masing-masing.


" Kesiangan lagi yah Nat? " Ucap Ayu


" Iya Yu, untung ada yang nolongin hehe "


" Siapa Nat? Ganteng ngak? anak mana? " Ayu bertanya-tanya


" Ya ampun Yu kok kepo banget sih hehe ! " Ucap Lasati


" Hehe lumayan sih anak kelas sepuluh satu " Jawabku


" Wah sepertinya banyak yah yang mengenali Nata Las " Ucap Ayu yang mencolek badan Lasati, Lasati tersenyum


" Kamu udah belajar Nat? " Jawab Lasati


" Aku ngak belajar Las, aku aja kesiangan "


" Haha aku belajar loh " Ucap Lasati


" Wah aku nanti liat yah hehe " Ucapku


" Haha tenang aja "


Bel berbunyi, guru memasuki ruangan dan membagikan kertas ulangan


" Assalamualaikum anak-anak, semoga hari ini ulangan kalian berjalan dengan lancar yah. Ingat jangan keluar terburu-buru nanti hasilnya zonk lagi, tips dari Ibu kerjain soal yang mudah terlebih dahulu "


" Baik Buuu... " Jawab kami serentak


" Ini kertas ulangan kalian, dan bagikan ke belakang. Yang belum dapat beritau Ibu yah ! "


" Baik Bu " Ucap kami sekelas


" Ada yang belum dapat? " Sahut Bu guru


" Sudah dapat semua Bu "


" Baik kerjakan dari sekarang yah, jangan lupa baca bismillah terlebih dahulu "


" Baik Bu "


Suara hening seketika, kami mulai mengisi soal ujian dengan lancar. Ku lirik ke arah Vera yang masih saja mengerjakan ulangan dengan curang. Aku mengisi soal yang mudah terlebih dahulu, jika ada soal yang sulit aku meminta jawaban ke Lasati.


Waktu terus berjalan hingga waktu ujian telah berakhir, kami menggumpulkan semua soal ujian dan kembar kertas jawaban kami.


" Baiklah anak-anak sekarang waktunya istirahat nanti kalau bel berbunyi segera bergegas ke kelas yah, masih satu soal lagi yang harus kalian kerjakan "


" Oke Bu " Jawab kami serentak


" Woi kalian tadi ngeliat buku yah! " Ucap Ilham


" Siapa yang kau tanya itu Am? " Jawab Ketua kelas


" Yah kalian semua lah! "


" Ngak usah bikin onar Am, ikutin jika kau merasa tersaingi "


" Maksud kau apa Ta? " Ilham mendorong badan ketua kelas


" Kau yang apaan! Kau merasa tersaingi gitu dengan anak-anak yang berbuat curang. Kita selu aja Am, jika ada anak yang berbuat curang yah ikutin! "


" Kok kamu nyolot sih! " Ucap Ilham


Aku mendekati Ilham dan Ketua Kelas " Sudah Am, Kita di sini cuma anak datangan. Kau tau Am ! Kita dari sekolah yang berbeda! Disini kebanyakan anak smp mereka semua " Aku melirik Vera, vera melihatku dan membuang pandangannya.


" Bener Nat, aku ngak takut sama kalian semua yah! Kalian ngak mikir kejujuranlah yang di nilai bukan kebohongan ! Bagaimana jika anak yang belajar seharian, rela ngak tidur demi mendapati nilai besar? "


" Hei kau apaan Am, apa masalah kamu hah ! " Vera bangun dari tempat duduknya


" Hei Vera ! Kau lah penyebab masalah ini ! " Ucapku


" Kalau kalian ngak suka yah ikutin aja, karena ngak ada kok yang ngelarang kalian berdua karena ingin berbuat curang ! " Vera menggubrak mejanya


" Hei kau biasa aja Ver ! Oke kami akan berbuat curang seperti kalian, ini kan yang kalian butuhkan " Aku mengangkat buku LKS yang ku pegang, Vera hanya terdiam " Oh oke aku tau, kau bilang ke guru kalau kalian adalah anak teladan? "


" Oke nat, nanti aku juga bakal bawa LKS " Ucap Ilham


" Iya Ham, bawa aja karena mereka semua kompak dengan kebohongannya " Ucapku


" Iya Nat, jangan kalah dengan mereka " Ucap Iklham


" Nat ayo kita ke kantin " Lasati menungguku di depan pintu bersama Ayu


" Oh nanti aku bakal nyusul Las "


" Oke kami duluan yah " Lasati dan Ayu pergi ke kantin lebih dulu