
Lasati dan Ayu pergi ke kantin, aku meminta Ilham untuk tidak memperpanjangkan masalah, Ilham kemudian menuruti kemauanku dan meninggalkan kelas.
Vera dan kedua temannya melihatku dengan tatapan sinis lalu meninggalkan ruangan kelas.
" Aish anak sialan itu! " Ucapku
Aku kemudian berjalan menuju kantin, ku lihat semua anak laki-laki berkumpul di samping kantin. Semua anak laki-laki itu melihatku, aku sangat malu ketika mereka memandangiku.
" Hai Nata " Ucap salah satu anak yang berkumpul, aku hanya membalas dengan senyuman
" Nata kok sombong " Ucapnya
" Hehe ngak kok " Jawabku sembari memilih gorengan di kantin
" Nata aku mau minta nomor hp kamu boleh ngak? "
" Untuk apa? " Jawabku
" Hehe ngak cuma pengen kenal lebih dekat lagi "
" Ahaha " Aku tertawa
" Lah emangnya ada yang lucu Nat? "
" Ngak kok Kak "
" Makanya aku mau minta nomor hp kamu loh Nat hehe "
" Untuk apa sih? " Jawabku lagi
" Ngak boleh yah, kenal lebih dekat lagi? "
" Yaudah mana hpnya? " Ucapku
" Ini Nat, catet yah di hp ku " Anak itu menyulurkan hp yang dia gengam, aku menggambil hp yang ada di tangannya.
" Ini Kak? Oh iya aku ke kelas dulu yah ! "
" Hehe makasih yah cantik "
" Oke sama-sama " Aku pergi meninggalkan anak itu
Aku berjalan menuju kelas, ku lihat Rendi yang duduk di depan pintu kelasnya bersama teman-temanya.
Aku melanjuti langkahan kakiku, seakan-akan aku tidak melihat bahwa ada Rendi di depanku.
Ketika aku melangkah, tiba-tiba tanganku tertarik, ku lihat anak yang menarik tanganku ternyata itu bayu teman Rendi.
" Nata sombong amat, jalan ngak liat-liat aku lagi yah " Ucap Bayu
Rendi melihat Bayu yang mengengam tanganku, aku melepaskan tangan Bayu.
" Ah kau ini Bay, aku ngak liat kalau ada orang disini! " Ucapku
" Kau ngak liat kalau ada laki-laki tampan yang duduk di sini? " Ucap Bayu yang mendekatiku
" Ahhh anak ini, jangan dekat-dekat ! " Aku membentak Bayu yang ingin mendekatiku
" Hehe jangan galak dong Nata, kita kan sahabat untuk selamanya "
" Yaudah aku mau ke kelas yah Bayu sahabatku "
Rendi hanya menyaksikan perdebatanku dengan Bayu.
" Nanti Nat, aku boleh ngak minta satu gorengan itu aku laper "
" Hem anak ini, ini ambil " Aku menyodorkan gorengan yang ku pegang
" Yes makasih yah Bu bosku "
" Iya Bay, aku ke kelas yah " Aku memang tidak sayang untuk membagikan makanan ku kepada teman teman
" Iya cantik, Ren mau ngak? " Ucap Bayu yang memanggil Rendi
" Ah ngak aku udah kenyang Bay " Ucap Rendi
" Yaudah enak loh "
" Makasih makanlah Bay ! "
" Oke "
Aku memasuki kelasku dan berkumpul bersama teman lainya.
" Nat kamu lama amat ke kantinnya? " Sahut Lasati
" Oh iya tadi biasalah ngobrol sama Bayu di luar "
" Oh "
" Nanti barengan yah pulang, LAsati ngak di jemput pacarnya kan? " Ucapku
" Oke ngak dia ada ujian peraktek Nat "
" Hem gitu yah " Jawabku
" Nat aku mau ngomong? " Ucap Lasati
" Apa? " Jawabku singkat
" Waktu itu aku nunggu di depan gerbang, nah tiba-tiba Rendi mendekatiku dan mau memint nomor hp ku Nat " Aku melihat wajah Lasati terlihat gembira ketika dia menceritakan tentang Rendi
" Jadi? " Balasku singkat
" Iya aku memberikan nomor hp ku "
" Oh gitu " Jawabku singkat
" Kamu ngak marahkan? " Ucapnya
" Haha ya ampun Las, buat apa aku marah. Dia juga bukan siapa-siapa aku kok "
" Hehe iya Nat, terus tau ngak dia nanyain apa lagi? "
" Dia nanyain kamu! "
" Aku? "
" Iya kamu ! "
" Haha kenapa dengan aku? "
" Iya katanya bagaimana kabar Nata di kelas, gimana hubungannya sama Reyza. Terus dia bilang dia ngak bisa ngehubungin kamu lagi "
Lasati menjelaskan semuanya ke aku
" Ahah kamu bohong yah " Ucapku tertawa
" Ngak nat beneran, aku serius loh "
" Kenapa dia nanyain gitu ke kamu? "
" Aku juga ngak tau, tapi kayaknya dia rindu "
" Haha rindu? "
" Iya, aduh gimana yah kan rmRendi udah punya Vera yah. Terus kenapa dia nanyain gitu tentang kamu "
" Hehe iya yah, udah ah aku lebih bahagia bersama Reyza "
Lasati tersenyum, kami bertiga melanjutkan perjalanan kami kemudian menyebrangi jalan, untuk menunggu taksi yang ingin kami naiki.
" Emang kamu cinta banget yah sama Reyza nat? " Sahut Ayu
" Cinta lah Yu, bagaimana kamu ini! "
" Haha, iya ya kan namanya pacaran " Sahut Ayu
" Haha gimana kamu ini amAyu " Sahut Lasati
" Aku juga punya pacar loh, tapi aku gimana yah ngak bisa nerima cintanya itu seutuhnya " Sahut Ayu
" Hem maksudnya Yu? " Ucapku
" Haha dia cinta beneran ke aku Nat, dia beliin aku hp tapi aku kasian. Aku udah nolak buat itu semua, tapi dia bilang ngak apa-apa "
" Wah buat aku aja kalau ngak mau hpnya haha " Ucapku yang menepuk pundak Ayu
" Haha eh enak aja, tapi serius loh aku ngak minta. Dia itu biasa aja sih ngak lumayan tampan, tapi dia baik ke aku "
Ucap ayu
" Pertahanin dong " Sahut Lasati
" Hehe iya tapi gimana yah aku ngak cinta, bantu aku dong Nat Las, buat udahin hubungan aku "
" Jangan yu, kasian " Jawabku
" Iya kau ini ngak mikirin perasaannya "
" Hem " Ayu hanya terdiam, Ayu tidak melanjuti perbincangan kami
" Yaudah deh nanti aku bantu " Ucapku
" Haha beneran yah Nat? "
" Iya "
" Haha ya ampun kalian ini, itu taksinya udah sampai " Ucap Lasati yang menunjuk ke arah taksi
" Yey ayo kita naik "
" Oke "
Kami bertiga menaiki taksi yang telah berhenti, dan seperti biasa Ayu yang turun lebih awal, setelah sampai beberapa kilometer dari jarak rumah Ayu. Kini giliranku yang berhenti terlebih dahulu, aku menyapa Lasati yang masih ada di dalam taksi.
" Aku duluan yah las, bye Lasati "
" Hati-hati yah Nat, besok berjumpa lagi hehe "
Lasati melambaikan tangannya
" Oke hehe "
Aku pulang ke rumah seperti biasa, memasuki lorong yang penuh dengan keramaian. Banyak orang yang bersantai-santai di halaman rumahnya masing-masing, ku lewati kerumunan orang-orang itu.
" Ah sampai juga, assalamualaikum Ibu " Aku membuka pintu rumahku
" Walaikumsalam, tumben ngak pulang sore?" Ucap Ibuku
" Yah pulang cepet salah, pulang sore salah. Emang emak selalu bener hehe "
" Yah gitulah kau selalu jawab ! " Ibu membentakku
" Haha ngak kok bercanda Ibu sayang " Aku mencium tangan Ibukku
" Yaudah kau cuci tangan langsung makan, Ubu udah masak ikan goreng "
" Iya Bu kebetulan aku lapar sekali hehe "
" Iya makan sudah makan belajar nat, besok mau ulangan lagi kan? "
" Iya Bu, nanti aku mau telponan sama Reyza dulu "
" Pacaran aja kau ini ! "
" Namanya anak muda Bu, ngak pacaran ngak asik "
" Hadeh, pacaran boleh berlebihan jangan yah Nat ! "
" Iya Bu, Ibu tau sendiri Reyza bagaimanakan. Orangnya baik, manis, sopan dan aku mencintainya "
" Udah makan gih, Ibu mual mendengarinya "
" Hehe siap bos "