My Lover Is A Mafia Boss

My Lover Is A Mafia Boss
SEMULA



Setelah malam itu Rald mulai membulatkan tekat untuk mendapatkan Cylla. Bukan menggunakan cara licik juga kotor tapi dengan mengambil hati Cylla dari orang-orang yang di sayangnya. Dia tak ingin jika sifat nya membuat gadis itu menjadi takut, jadi dia mulai memikirkan cara untuk mendekati Cylla. Walaupun dia masih sedikit ragu dengan ucapan yang keluar dari mulut Tuan Rajendra.


Disisi lain Cylla mulai rutinitasnya setelah sembuh dari kejadian yang telah menimpanya itu. Sekuat tenaga dia bangkit dari rasa trauma agar tidak lagi membuat orang di sekitarnya sedih dan kawatir. Masih teringat jelas malam itu, Cylla terbangun dari tidurnya. Dia keluar kamar hendak mengambil air minum di dapur. Saat dia berjalan samar-samar dia mendengar tangisan. Ditelusurinya arah suara tangisan itu dan membawanya tepat di depan ruang kerja ayahnya. Dia mulai mengintip dan menguping pembicaraan orang tuanya.


 


"Apa yang harus kita lakukan jika putri kita tetap seperti ini?" tanya Sakira di sela tangisnya.


Dia begitu hancur melihat kondisi Cylla setelah kejadian waktu itu. Memang semakin hari Cylla semakin pulih tapi dia nampak berbeda, bukan seperti Cylla yang dulu, ceria, hangat dan sedikit manja. Cylla sekarang selalu diam dan nampak murung. Hal itu membuat Sakira menjadi tak tenang.


"Sabar sayang, aku yakin Chen bisa membuat Cylla seperti dulu." ucap Rajendra berusaha menenangkan istrinya.


"Sudah cukup putri kita menderita jangan sampai dia harus menderita lgi. Aku bahkan tak sangup melihat putri kita seperti ini."


"Aku yakin putri kita kuat sayang, bukankah kamu ingat jika putri kita pernah mengalami hal buruk lebih dari ini tapi lihat dia sekarang. Putri kita sanggup menahan semua itu dan menjalani hidup normal." di elusnya rambut sang istri.


"Kita hanya harus mendukungnya dan selalu ada untuknya. Jangan biarkan putri kita melihat air mata ini. Dia akan sedih melihat Bunda nya menangis seperti ini."


"Baiklah, aku akan berusaha untuk tegar di depan putri kita. Kita pasti bisa melewati ini." ucap Sakira.


Rajendra menanggukan kepalanya tanda dia setuju perkataan sang istri.


 


"Hallo sayangku. Aku kangen banget." ucap Kayla.


"Udah lama kita gak jalan bareng, bagaimana kalau kita nonton atau ke cafe tempat biasa." ajak Vero


"Baiklah, ayo kita jalan-jalan." jawab Cylla bersemangat.


Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke cafe. Sejak saat kejadian lalu, Cylla tak di ijinkan untuk membawa mobil sendiri. Dia sekarang di haruskan membawa sopir dan pengawal.


Hal itu di karenakan Sakira mengkawatirkan keselamatan putri kesayangannya. Dia tak ingin mengambil resiko untuk membiarkan Cylla sendiri saat beraktifitas di luar.


Setelah mereka sampai di cafe, mereka langsung duduk di tempat favorit dan memesan beberapa menu. Cylla begitu bahagia bisa berkumpul bersama sahabatnya itu. Dia menghabiskan waktu dengan bercanda dan bercerita. Di sela candaan mereka Cylla tiba-tiba berfikir.


"Ro, bukankah kamu pernah belajar bela diri." tanya Cylla.


"Iya dan sekarang aku masih suka belajar di tempat latihan, memang kenapa Cyl?" ucap Vero.


"Entahlah, tiba-tiba aku ingin belajar bela diri setelah kejadian lalu." ucapnya sambil mengingat kejadian lalu.


"Bukankah ayah juga bunda sudah memberi pengawal untuk kamu." timpal vero sambil menyesap minumannya.


"Iya sih tapi aku hanya ingin bisa melindungi diriku sendiri. Aku tak ingin membuat ayah jug bunda cemas karena terlalu mengkhawatirkan aku." ucap Cylla.