
Di dalam kamar yang berukuran begitu luas ada sesosok pria berbadan tegap menerawang di luar melalui jendela. Dia merasa lelah dengan kehidupannya. Setiap hari tidak ada ketenangan di dalamnya.
Perasaan takut selalu menghantuinya, ketakutan jika keluarga yang baru dia bangun akan mengalami kejadian buruk.
The King, panggilan yang begitu dia banggakan namun juga menyimpan kengerian di dalamnya. Pertumpahan darah, pertempuran, penghianatan dan rasa serakah tersimpan dalam aliran organisasi The king.
Bertahun-tahun dia membangun kerajaan gelap untuk memuaskan keinginannya. Tak pernah ada rasa goyah ketika dia menapaki mayat-mayat yang berlumuran darah untul mencapai puncak kejayaannya.
Namun semua berubah ketika dia bertemu wanita keras kepala yang berani membantahnya. Dia jatuh hati dan mempersuntingnya menjadi istri. Dia lelaki yang arogan, keras, kejam dan licik, namun semua itu tak berguna saat dia bersama keluarganya.
Itu adalah kehidupan Rajendra di masa lalu. Ketika dia menjadi ambisius tentang semua hal. Dia pikir jika memiliki kekuasaan di 2 sisi, maka dia akan begitu jaya bahkan tak ada yang berani melawannya.
Namun kenyataan berkata lain, ketika dia memiliki istri dan anak, banyak yang mulai mengincar kelemahannya itu. walau hampir tak ada yang pernah melihat wajah mereka, karena mereka akan selalu memakai topeng yang menyerupai wajah, tapi banyak yang berusaha untuk menjatuhkannya.
Setiap saat hidupnya selalu berada dalam bahaya, tanpa tahu kapan musuh akan menyerang atau mungkin ada orang yang ingin membalas kekejamannya dulu.
Sering kali Sakira membujuk suaminya agar meninggalkan dunia hitam itu, namun selalu penolakan yang dia dapatkan.
Hingga suatu ketika saat sang anak perumur 9tahun semua itu berubah. Saat Rajendra sedang meluangkan waktu dengan istri dan anaknya, kejadian naas tak terelakkan lagi.
Di dalam mobil itu hanya ada mereka bertiga, bersenandung, bercanda dan tertawa lepas layaknya keluarga normal yang berbahagia. Di pinggiran kota K arah menuju pantai tempat mereka akan berlibur, terjadi sesuatu hal. Mobil yang mereka kendarai mendapatkan tembakan beruntun dari arah belakang. Tiba-tiba mereka di serbu oleh orang-orang yang tak di kenal, mungkin mereka adalah musuh rajendra. Dengan sigap Sakira dan Rajendra berusaha melindungi sang putri.
"Cylla merunduk!!" ucap sakira sambil mengeluarkan pistol.
Rajendra mengambil senjata dan mulai menembaki mereka sambil tetap mengemudikan mobilnya. Tentu saja Sakira membantu Rajendra menembaki musuh nya.
"Sial!!! Pasti ada mata-mata yang masuk kedalam rumah kita."ucap Rajendra.
Dengan sigap Rajendra menghubungi anak buahnya untuk membantu mereka.
Siapa mereka? Bukankah tidak ada yang tahu identitas Rajendra, bukankah ini adalah hal yang aneh. Pertanyaan mulai muncul di benak Rajendra dan Sakira.
Ban mobil mereka terkena tembakan, itu membuat mobil hilang keseimbangan. Dalam kecepatan yang tinggi mobil itu terjerembak ke dalam hutan dan terbalik. Dengan keadaan yang bercucuran darah, Rajendra keluar dari mobil untuk menyelamatkan istri dan anaknya. Dalam keadaan yang menyedihkan Sakira masih mempunyai kesadaran namun berbeda dengan Cylla.
Kepalanya terbentur dan mengalami pendarahan. Di saat yang kritis itu, Rajendra masih sempat menggendong Cylla dan menuntun Sakira untuk bersembunyi.
Tak lama mobil penyerang berhenti dan keluarlah beberapa orang untuk memastikan keadaan orang yang mereka serang. Saat mereka berusaha menggapai mobil Rajendra tiba-tiba datang rombongan yang tak lain adalah anak buah Rajendra.
"Bangs*t!!" umpat pria itu
"Cepat kita tinggalkan tempatbini sebelum ketahuan, mereka pasti sudah mati melihat keadaan mobil seperti ini." ucap nya lagi.
Hai kak, dukung karya ku biar aku lebih semangat lagi.
Ayo Vote, Rate dan like di karya author.