My Husband Is A Possessive Badboy

My Husband Is A Possessive Badboy
#Dasar Posessive bad boy!



"Liat nih apa yang lo buat? tangan gue jadi merah" rengek ansley


"Kita pulang aja" ucap kelvan dengan menarik tangan ansley lagi namun kali ini genggamannya tidak sekuat tadi,


Ansley mendengus kesal dan menghentak hentak an kaki nya.


"Sayang jangan kayak gitu! mau semarah apapun kamu tetap ga bakal aku ijinin untuk berteman sama dia maupun cowok lain!" Kesal kelvan yang sedari tadi menyadari ansley menghentak hentak an kaki nya bak anak kecil yang sedang ngambek.


"Biarin! Gue ga peduli. mau lo larang atau ngga, gue ga peduli! selagi kemauan gue ya gada hak untuk lo larang!!" Ansley menarik tangan nya dari genggaman kelvan lalu melipat nya di atas dada dengan mata ke arah lain seolah olah tidak mau melihat calon suaminya itu


Kelvan terpancing marah ketika melihat ansley memalingkan wajah nya,


kelvan menarik tengkuk ansley dan sedikit menunduk untuk menyamai tubuh nya dengan tubuh ansley yang terbilang cukup pendek karna se bahu kelvan.


lalu kelvan mencium bibir mungil milik ansley,


Ansley tersontak kaget dan ingin mendorong kelvan tapi dengan cepat kelvan menahan kedua tangan ansley dan memperdalam ciuman nya.


Cukup lama sekitar 45 menit mereka berciuman di dekat parkiran mobil, kelvan pelan pelan menyudahi aksinya dan menggendong ansley ke arah mobil sport yang ia parkir kan di samping jalan kampus



Kelvan meletak kan Ansley dan memasangkan sabuk pengaman,


"KELVAN LO TAU GA ITU CIUMAN PERTAMA GUE!!" Teriak ansley tidak terima dengan ciuman yang kelvan berikan tadi


"Me too, tapi kamu menikmatinya sayang" balas kelvan sambil memasangkan sabuk pengaman untuk dirinya sendiri dan menjalankan mobil meninggal kan kampus


'Apa?! itu ciuman pertama dia juga? kenapa gue seneng ya? Eh! apa yang lo pikirin ansley'


gumam ansley


"Gue ga nikmatin itu! Bahkan gue takut kena penyakit menular nanti" ujar ansley


"Terserah kamu by" balas kelvan yang hanya fokus menyetir mobil meskipun iaa sesekali melirik ke arah ansley.


"Eh iya! inikan first time, kenapa lo ajak gue pulang? gue masi ada kelas!" Kesal ansley


"Cuti beberapa jam doang sayang, apa yang kamu takutin. toh kampus punya papa ku"


santay kelvan


"Mau itu kampus lo kek atau nenek moyang lo ya gue ga peduli! Gue masi mau lulus dan wisuda secepat nya" balas ansley


"Yauda kamu diem dulu" Kelvan fokus menyetir


"Kita mau ke mana? ini bukan rumah mama! lo mau nyulik gue hah?! jangan eh gue masi mau perawan" rengek ansley.


Kelvan terkekeh dengan ucapan ansley


"Sayang, jangan bahas intim. nanti adik ku bangun" kelvan masi terkekeh


sontak ansley menelaah seluruh dalam mobil kelvan dan menengok kebelakang untuk mencari adik kecil nya,


"Dimana adik lo" bisik ansley karna masih ingat bahwa adik nya sedang tidur


Kelvan tersenyum mendengarnya,


'Kamu jutek tapi polos' gumam kelvan dalam hati,


"Kamu mau liat hm?" tanya kelvan


Ansley mengangguk cepat karna ia sangat suka dengan anak kecil jika itu yang di maksud kelvan,


Kelvan memberhentikan mobil nya di pinggir jalan dan membuka kancing celananya,


ansley bingung apa yang ingin kelvan lakukan. ansley menatap arah tangan kelvan dengan polos lalu muncul lah satu junior kelvan yang panjang sangat Indah di pandang, ansley melihat nya sedikit lama lalu tersadar.


"AAA MATA GUE GA SUCI LAGI GARA GARA LO MESUM!" pekik ansley


Kelvan tertawa terbahak bahak dan memasukan adik kecil nya lagi kedalam.


"Sayang kamu polos banget hahaha" Kelvan mengusap kepala ansley dengan lembut


"Jadi itu yang lo maksud adik kecil?" tanya ansley kepo, Kelvan hanya mengangguk


"Udah berapa cewek yang lo tunjukin?" tanya ansley lagi


"Dua" jawab kelvan santai dan melajukan kembali mobil nya,


Ansley tersentak kaget mendengar nya


'Dasar play boy' gumam ansley


kelvan mendengarnya "Apa kamu bilang?! Aku playboy? seharus nya kamu tanya lebih jelas mereka itu siapa! jangan asal ambil kesimpulan yang" bawel kelvan


"Emang mereka siapa?" tanya ansley kepo


"Kamu sama mama" ucap kelvan lagi


"lo nunjukin nya sama tante vio?"


"Karna dia yang melahirkan aku dan dia juga yang memandikan ku saat kecil, sudah jelas dia sudah melihat nya" jelas kelvan


Ansley hanya mengangguk paham


Tak terasa mereka mengobrol lama dan tak menyadari kalau sudah sampai rumah kediaman daren



"Whaa halamannya gede banget" puji Ansley dengan turun dari mobil


jujur ini sangat nyaman dan keindahan alam nya bikin ansley sangat betah jika berlama


disana,


"Ayo sayang masuk" Tegur Kelvan


"Ansley hanya menurut dan ikut masuk ke rumah nya"



Melewati ruang tamu yang sangat rapi dan Indah, terlihat desain nya cowok banget.


'Whaa enak di pandang nya' gumam ansley


lalu mereka naik ke lantai atas untuk menuju kamar kelvan



lagi lagi sangat rapi dan memanjakann mata,


jujur saja rumah ansley tak kalah mewah dari ini tapi entah dia merasa nyaman di kediaman daren,


Kelvan lagi lagi mengajak nya dan membawa nya ke kamar kelvan



Ansley ternganga dengan keindahan juga kerapian kamar kelvan,


"Kenapa kamar lo serapih ini?! gue jadi cewek insecure tau!"


Kelvan tertawa geli, seorang ansley bisa seasik ini? sungguh luar biasa!


Ansley berjalan ke kasur kelvan dan merebahkan dirinya karena nyaman dengan suasana nya yang sangat tenang..


"Malam ini papa ku pulang yang" ujar Kelvan


"Papa lo? terus?" Ansley serius mendengarkan kelvan


"Iya papa aku udah pulang dari prancis, dan kamu malam ini nginap di rumah ku, kita tidur satu kasur lagi. Oiya! Kamu ilangin kebiasaan bilang lo gue di depan aku! di depan papa kamu harus sudah berubah, oke?" bawel Kelvan


"Sudah kok!" bela ansley


"Apa yang sudah yang?" tanya kelvan


"Gue dah sering ngomong aku kamu ke bobby dan ortu juga" ucap ansley santai


"SAYANG!" Ansley kaget dengan bentak an kelvan


"KAMU GA BOLEH MANGGIL KAYAK GITU LAGI! KAMU ITU CALON ISTRI AKU, CALON ISTRI DARI KELVAN ALFAERO!! KAMU JUGA CALON NYONYA DAREN VALERIE JOLICIA ANSLEY RAFAELO! AWAS KALO KAMU MASIH DEKET SAMA TU COWOK LAGI! AKU BAKAL BIKIN KELUARGA NYA SENGSARA TERMASUK DIRINYA!!" Kelvan galak dengan milik nya, Ansley menggidik ngeri mendengar ancaman kelvan


"I-Iya gue usahain" balas gugup ansley


"Coba ulangi yang" kelvan menatap tajam


"Maksudnya iya aku bakal usahain" ujar ansley lagi


"Ngapain di usahain? tinggal kamu jauhin dia sesusah apa si?" kelvan kesal dengan jawaban ansley dan meninggalkan ansley untuk mandi


"Dasar posesif bad boy!" umpat ansley kesal


Ansley hanya bermain ponsel nya di atas kasur kelvan, dan tak lama kelvan keluar


dengan handuk yang melilit di pinggangnya. terpampang badan eight pax milik nya


Ansley hanya tetap memandang ke arah ponsel nya, Ansley tau jika ia melihat nya maka kelvan akan terus mengejek nya.


"Eh gue pengen mandi juga" ucap ansley secara tiba tiba


"Coba ulangi lagi yang!" kesal kelvan karena ansley selalu memakai kata 'Gue'


"Hmm, aku pengen mandi jugaa" ulang ansley


"Yauda mandi sana, handuk nya udah di siapin pembantu di dekat bathup" jelas kelvan yang hanya di angguk paham kan ansley


Ansley bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh lengketnya,


selang 30 menit ansley di kamar mandi.


ia kluat dengan handuk sexy yang membuatnya terkesan sangat sexy..


kelvan yang melihatnya pun meneguk saliva nya kasar


"Yang" tegur kelvan


Ansley hampir lupa kalau di kamar ini masih ada kelvan


"Baju aku mana? kamu ga siapin?" tanya ansley


kelvan menepuk jidat nya lupa,


"Bentar sayang, aku panggil wirawisma nya dulu untuk nyiapin" ucap kelvan sambil bergegas mengambil hand phone nya,


"Halo, cepat antarkan baju shet pendek untuk wanita yang ingin tidur" Kelvan tau kalau ansley suka memakai baju pendek karna panas,


tak lama pembantu itu memberikan kotak yang berisi baju, kelvan memberikannya langsung pada ansley tanpa melihat baju nya.


Ansley mengambil kotak tersebut dan memakainya di kamar mandi



Ansley keluar dengan baju yang begitu menggairahkan kan, kelvan menatap tubuh Indah nya tanpa berkedip.


Padahal menurut ansley ini terlihat biasa saja,


"Apa yang kamu lihat" ucap ansley. kelvan tersadar dan tidak bergeming.


"Sayang kamu bikin dia jadi bangun," ucap nya sambil menunjuk ke arah juniornya


"Hey jaga tangan mu atau aku akan memotongnya!" tegas ansley tak mau kalah


"Sayang mulai besok kamu hanya boleh make ini di depan aku! ga boleh keluar pake baju sexy, atau aku akan membakarnya!" ancam kelvan


"Cih dasar posesive bad boy!" kesal ansley lagi