
Sampai di kantor, kelvan turun tanpa memperdulikan ansley dan ansley pun tampak bodo amat dengan sifat suami nya yang sangat posesif menurut nya.
Mala segera menyusul dan berjalan sebanding dengan kelvan,
"Hey bukan kah dia wanita yang bersama dirut tadi pagi? kenapa tidak seperti seorang kekasih?"
"Mereka berjalan tidak berdampingan, berarti wanita itu bukan prioritas dirut"
"Sekretaris itu ku rasa yang kekasih nya"
"Tapi kenapa wanita secantik itu berjalan sendirian di belakang direktur?"
"Andai ada duplikat nya, gue mau satu"
Banyak ucapan yang tertuju pada mereka, Kelvan yang mendengar itu pun langsung berhenti dan menengok kebelakang, ansley pun seketika terhenti dan melihat ke depan.
Kelvan berjalan ke arah ansley lalu meraih tangan tersebut, membawa nya ke dalam ruangan.
"Apaan si, kok cewek itu yang di bawa direktur bukan gue" gerutu mala dengan kesal
"Sadar posisi nona" ucap gio lalu berjalan mendahului mala yang masih mengomel
Ansley di tarik dalam pangkuan kelvan di kursi kebesaran nya, Ansley bingung dengan kelakuan suami nya
"Andai ada karung, aku mau bawa kamu di dalam karung aja biar kamu ga bisa diliat cowo lain" gerutu kelvan lalu membenam kan kepala nya seperti di dalam mobil tadi, yaitu kepala nya di benam kan di antara dua gunung kembar milik ansley
Ansley pun mengelus kepala suami nya, sedangkan kelvan memeluk pinggang ansley.
Mala mendapat tugas untuk memberikan berkas yang harus kelvan tanda tangani namun saat sampai di dalam ruangan, ia melihat wanita sedang di pangkuan kelvan membuat nya emosi dan ingin sekali marah tapi ia tak mau membuat keributan disitu apalagi kalau sampai kelvan membencinya itu akan membuat nya susah untuk mendekati cowok pujaan hati nya tersebut.
"Maaf tuan, apa saya mengganggu" Ucap mala berusaha untuk tenang namun tak ada jawaban dari kelvan melainkan ansley yang menengok ke arah nya
"Ssst, Kamu bisa taruh disitu" Balas ansley berbisik karna tak mau kelvan terbangun
Mala merasa sangat kesal dengan ansley,
"Baik, ini berkasnya kalau begitu saya pamit dulu" mala pergi dari ruangan itu dengan perasaan kesal
"Siapa sih cewek itu..!!! keganjenan banget sama kelvan" kesal nya
...*******...
"Apa kamu dengar tadi itu gam?" ucap zio dengan senang
"Yang mana tuan?" tanyaa gama heran
"Jolicia ansley....!!!!" ucap nya gembiraa
'Ansley kamu sekarang secantik itu!' gumam nya
"Tapi ia daren tuan bukan dari keluarga valerie" balas gama
"Apa kamu bodoh?! dia itu ikut marga keluarga kelvan" Protes zio
Gama nampak berfikir lalu mengangguk an kepala
"Aku tidak menyesal menyelamatkan nya dulu" ucap zio mengembangkan senyum nya
...Flashback 4 tahun lalu...
Alghi terjatuh dari ketinggian 300M dari atas bukit itu namun tak sempat ia terjatuh dalam.
karna ia hanya tersangkut dan terjatuh di permukaan dangkal dari atas bukit, kemudian ia pingsan atas benturan yang lumayan kuat terkena di bagian belakang kepala nya,
Saat membuka mata, kini alghi berada di rumah sakit. Terlihat wanita muda berlari kearah nya
"Ansley..." Lirih alghi
"Hey jangan bergerak karna kamu sedang sakit" ucap wanita itu
"Siapa kamu? ini dimana?" ucap alghi mencoba ingin duduk
"Hey jangan duduk dulu kamu belum pulih" Wanita itu nampak khawatir
"Kenapa aku tidak mengingat apapun?" tanya alghi memegang kepala nya yang terasa sakit
"Aku menemukan ini di samping tubuh mu tadi" ucap wanita itu memberikan sebuah kotak kecil yang berisi papan nama yang tertera nama 'Valerie alghi kenanzio & Valerie jolicia Ansley'
"Apa yang sebenar nya terjadi padaku? Kenapa aku tidak mengingat apapun?" tanya zio nampak berfikir sendiri sembari menatap papan nama itu
"Aku menemukan mu saat aku sedang berjalan di bukit dan tersesat kemudian aku menemukan jejak rumput layu di daerah bukit tak disangka aku menemukan mu dalam keadaan pingsan. Jujur saja aku kira kamu sudah mati" jelas wanita itu
"Namamu siapa?"
"Panggil aku geby"
"Baiklah terima kasih geby"
"Aku bahkan tidak ingat apapun" Jelas alghi
"Aku harus memanggil mu apa?" Sela geby
"Terserah padamu" jawab alghi singkat
"Aku sudah melihat papan nama itu, aku panggil kamu zio saja tidak apa apa kan?" tanya geby pada zio
"Tidak papa" singkat alghi
Beberapa minggu kemudian, alghi sudah di perboleh kan untuk pulang namun tidak ke kediaman asli nya melainkan ikut bersama geby
"Ini rumah ku, terlihat sederhana bukan. maaf jika kamu tak nyaman" ucap geby
"Tidak papa, ini sudah cukup dari pada tinggal di jalanan" Balas alghi
Mereka memasuki rumah tersebut, alghi nampak melihat ruang tamu yang sangat rapih dan berwarna baginya meskipun kecil.
...
...
lalu jalan lebih dalam lagi menyusuri kamar namun terlihat dapur di dekat nya, alghi benar benar terkagum melihat nya karna desain dapur itu sangat memanjakan mata.
...
...
Sesampai nya ia di depan pintu kamar yang hendak di buka geby,
"Ini kamar mu, dan kamar ku di sebelah sana" ucap geby menunjuk kamar yang sedikit dekat dengan kamar milik alghi
"Baiklah terima kasih" ucap alghi
"Sama sama, kalau begitu aku akan kekamar ku dan kamu bisa membereskan barang mu ke dalam" jawab geby
"Ya aku tau, sekali lagi terima kasih" jawab alghi dengan masuk ke dalam kamar nya begitupun dengan geby yang menuju kamar milik nya sendiri
nampak alghi melihat sisi kamar nya yang lumayan cocok untuk cowok
...
...
'Adem sekali' gumam nya dengan merubuhkan diri di atas kasur hingga tertidur,
Mereka menjalankan aktifitas seperti orang normal pada umum nya,
Dan berlangsung selama 3 tahun sampai alghi benar benar mengingat semua nya dan memilih untuk meninggalkan geby, mencari keluarga Valerie di new zealand namun hasil nya nihil karna menurut kabar nya keluarga valerie sudah pindah ke negara Indonesia,
tanpa pikir panjang Alghi langsung berangkat ke negara yang di tuju, saat itu alghi sudah sukses dengan pekerjaan nya dari nol selama 3 tahun sampai mempunyai beberapa cabang perusahaan milik nya di berbagai negara termasuk inggris.
Sesampai nya di Indonesia tetap tidak ada kabar tentang keluarga valerie.
sembari mencari, alghi membeli perusahaan dekat situ untuk melancarkan nya bekerja
Bertemu gama sebagai kenalan dekat nya lalu menjadikan nya sebagai asisten karna kebetulan juga saat itu gama membutuhkan pekerjaan,
Selama 1 setengah Tahun Alghi merindukan sosok adik nya,
...*Flashback off...
"dia sudah berkembang menjadi gadis yang sangat cantik sekarang" sambung zio
gama sedikit tertegun ketika mengetahui masa lalu dari boss nya,
"Valerie jolicia ansley dan Valerie alley, aku merindukan kedua kucing kecil ku" Zio terus bercerita sendiri mengingat saat dimana ia bertemu dengan ansley di cafe tadi.
walaupun ansley tidak menyadari nya, tapi zio yakin akan ikatan batin seorang kakak dan adik meskipun tak sedarah..
.
.
Bersambung.....
.
(Silahkan beri like, vote dan Bintang di bawah, terimakasih telah mendukung karya utama dari author❤)