My Husband Is A Possessive Badboy

My Husband Is A Possessive Badboy
#Cemburu?



Ansley yang menyadari itupun seketika berhenti sejenak,


"Kenapa ngikutin gw?" tanya ansley


"Kata tante sasha kan aku suru tidur sekamar sama kamu" balas kelvan


'What? apaa apaan si mama! gw suru tidur sekamar sama cowok? ga masuk akal' gumam ansley


"Ngada ngada kan lo? ga mungkin mama bilang kek gitu!" ucap ansley dengan mengarah kan jari telunjuk nya ke arah kelvan lalu melipat tangan nya di atas dada.


"Aku ga boong, kamu tanya aja sama mama kamu!" balas kelvan lalu pergi masuk ke kamar ansley, dengan sigap ansley merentangkan tangan untuk mencegah kelvan masuk ke dalam kamar nya,


"Why can't I come in, honey?" kelvan meraih dagu mungil milik ansley dengan lembut,


"Karna kitaa bukan pasangan yang halal! gue ga mau di cap yang ga Bagus sama orang lain!" omel Ansley


"hey, aku ini calon suami kamu. dan tante sasha juga ngerestuin kita tidur sekamar," jelas kelvan


"Isssh, terserah deh! oh iya, tidur di sofa yaa? gue yang tidur di kasur!" ucap ansley dengan tangan yang masih di lipat diatas dada


"Ga! aku tidur di kasur, aku ini tamu! masa tamu di perlakukan secara tidak hormat kayak gini?" jelas kelvan yang langsung masuk ke dalam kamar ansley,


Ansley mendengus kesal,


"Oke! asalkan jangan melewati pembatas ini"


ucap Ansley dengan memberikan guling di tengah ranjang nya


"Baiklah, aku mau mandi dulu. kamu siapin baju aku" kelvan mengambil handuk di belakang pintu Ansley dan menuju ke kamar mandi


"Sebenernya tuan rumah disini gue atau dia si!" gumam Ansley


Ansley mengambil beberapa shet baju milik sepupu nya yang pernah menginap dirumahnya bulan lalu, meletak kan baju itu diatas ranjang


setelah beberapa lama kelvan keluar dari kamar mandi, dengan handuk yang melilit di bawah perut eight pack nya


Ansley melihat kelvan pun seketika menganga,


'ABS kayak di drama china-!' gumam hati ansley


"Tutup mulut mu, liat iler nya udah pengen jatuh. tahan lah beberapa hari lagi kalo kamu menginginkan kan nya" ucap kelvan


Dengan segera ansley menutup rapat bibir nya, karna malu


"apaansi! mana ada gue ileran. masih bagusan juga badan bobby" ucap ansley


Kelvan memberhentikan kegiatan nya mengeringkan rambut lalu menatap tajam ke arah ansley,


'Bobby? gue pernah denger nama itu dari Devian, dia cowok yang di sukain ansley! gw ga terima, pokok nya ansley punya gue!'


"Siapa bobby?" ucap kelvan pura pura tidak tau


'Dia ga tau bobby si cowok good boy di kampus? gue cemburuin aja kali ya kayak nya seru' gumam ansley


"Dia cowok idaman para cewek, anak gitaris yang uwaw badai eheq. ga cuma ganteng tapi juga berprestasi uwu banget pokok nya"


jelas ansley sambil menguncup kan tangannya mengikuti cerita.


Kelvan menatap tajam ansley dan menggenggam kesal dengan kekaguman ansley pada bobby


"Kamu calon istri Kelvan alfaero! kamu ga boleh deket deket sama dia lagi atau yang lain!" Kesal kelvan


"Kita belum nikah! jadi terserah gue dong! lagian kan lo dah punya pacar juga!" jelas ansley


"Siapa pacar aku?" tanya Kelvan


"Siapa lagi kalo bukan cewek kemarin yang ngegandeng lo itu" Balas ansley


"Ohh minnie? dia bukan pacar, aku gada perasaan sama dia" jawab kelvan


"Dih gue ga peduli juga wle! mau itu pacar lo atau selingkuhan lo gue mana peduli" ucap ansley


"Yauda pokok nya kamu harus jauhin bobby itu! kalo ga aku bakal bikin kamu ga bisa masuk kuliah lusa besok!" tegas kelvan


namun Ansley tidak mendengarkan nya, ia sibuk dengan ponsel nya.


"Ansley kamu denger ga!" ucap kelvan lagi


"Hmm, ya" singkat ansley


"Udah sana pake baju" lanjut ansley


"Awas kalo macem macem" kelvan mengarahkan 2 jarinya ke arah 2 sorot mata ansley namun ansley tidak terlalu memperdulikan nya


'Gue mau mandi juga ah dh bau ni badan' gumam ansley lalu mengambil handuk bekas kelvan tadi dan pergi ke kamar mandi


Kelvan selesai mengganti pakaian tapi tidak memakai baju karna itu kebiasaan nya ketika tidur,


tak lama ansley keluar dari kamar mandi dengan tank top abu abu dan celana hitam pendek



...


Kelvan meneguk saliva nya kasar,


'So sexy' gumam kelvan dengan meraih bantal untuk menutupi junior nya yang sudah


menegang,


"Sial, kenapa lo harus bangun sekarang si?" umpat kelvan dalam hati


Ansley duduk di meja rias nya untuk mengeringkan rambut nya,


"Gada baju yang sedikit panjang gitu?" tanya kelvan


"No, gue biasa make baju ini. kalo lo ga suka tinggal pindah kamar sana" balas ansley


"hufft" kelvan menghela nafas berat dan beralih pandangan ke gunung kembar milik ansley


'Tahan kelvan! 2 hari lagi ansley bkl milik lo seutuhnya' gumam kelvan


Ansley melangkah menuju ranjang nya dan bermain ponsel untuk melihat drama china kesukaannya.


drrt... drtt... drttt


seketika handphone ansley berbunyi dan tertera nama 'My boo' siapa lagi kalau bukan bobby


Ansley mengangkatnya di samping kelvan,


"Halo by" ansley sengaja memanggil nama ujung bobby menjadi 'by' biasanya hanya 'Bob' karna ansley ingin sekali memanas manasi kelvan.


"Tumben ley kamu panggil by biasanya bob"


"Biar terkesan istimewa aja gitu hehe"


"Hahaha, baiklah terserah kamu aja"


Kelvan menatap tajam kedua sorot mata ansley dan mendengar keasikan mereka berdua,


kelvan meremas bantal tadi yang ia gunakan untuk menutupi junior nya dengan kuat.


"Kenapa nelpon?"-Ansley


"Ini an, besok sabtu kamu ada acara ga?"


"Tentu tidak!" semangat ansley


"Besok sabtu jalan yuk, bosen nih di rumah trus"


Ansley melirik sekilas pada kelvan dan melihat wajah kelvan yang sudah memerah menahan emosi,


"Baiklah bob, aku tutup dulu ya?"


"Baiklah hv a nice dream"


"Too"


"Kenapa? Kenapa kamu masi berhubungan sama cowok itu sedangkan aku baru aja peringatan kamu untuk ngejauh dari dia beberapa menit yang lalu? Kenapa? KENAPA ANSLEY JAWAB!" Kesal kelvan yang sudah menahan rasa cemburunya


Ansley menatap kaget dengan ke ketusan kelvan, perlahan air mata ansley jatuh sendirinya dan merasa takut.


"K-kenapa lo bentak bentak gue si! emang lo siapa gue hah? ga berhak lo ngatur gue van! ga!" Balas ansley dengan suara getaran karna menahan tangis


"Lo bilang gue siapa lo? gue calon suami lo ley! gue emang belum berhak ngatur lo tapi sebagai calon suami, gue ga suka lo respon cowok lain dengan manis kayak gitu!! lo punya gue! dan ga akan gue lepasin sampai kapan pun!! ngerti?" Kelvan menekan kan suaranya dan terdengar seperti orang yang sedang menahan marah,


"Belum jadi suami aja lo dah kayak gini van! apa lagi saat gue nikah sama lo nanti, 20% kebahagiaan bahkan bisa 2% untuk gue bahagia di samping lo!!" Ansley kini tak bisa menahan bendungan air matanya lagi dengan tetap membalas tatapan kelvan yang begitu tajam


kelvan yang sudah melihat ansley menangis pun merasa kasihan dan bersalah,


dengan cepat ia menarik ansley kedalam pelukan nya dengan erat


"MAAF! aku ga bermaksud bentak kamu kayak gitu. aku cuma ga mau kehilangan kamu ley" ucap kelvan masih mengeratkan pelukannya


Ansley mendorong dada bidang milik kelvan,


"Yauda gue capek, mau tidur dah malem"


Ansley merebahkan tubuh nya membelakangi kelvan


"Maaf,,!" ucap kelvan lagi, lalu ikut merebahkan dirinya menghadap ansley dan memejam kan matanya.


Ansley berusaha untuk tidak menangis lagi,


dan memejam kan matanya segera tidur