My Husband Is A Possessive Badboy

My Husband Is A Possessive Badboy
#rival



"Dari mana aja? sama siapa? ngapain?" Tanya kelvan secara beruntun, ansley nampak bingung dengan ucapan nya


"Aku di cafe kamu, sendirian, makan" jawab nya


'Heh, mau bohong? terus tadi yang ngechat dia siapa?' gumam kelvan menatap sinis


"Ohh sendirian? coba mana sini hp kamu" Kelvan menggerogoh seluruh kantong baju dan celana ansley tapi tidak menemukan nya,


Dengan kesal kelvan menggendong ansley di bahu lalu masuk ke dalam kamar tidur khusus presdir, membuka semua pakaian ansley tanpa tersisa, sampai sang pemilik tubuh benar benar memberontak


"Van kamu ngapain?" ucap ansley dengan memukul dada bidang suami nya


"Kamu abis dari mana aja hm? jujur..!!" kini mata dan seluruh wajah nya benar benar memerah, menahan amarah


"A-Aku, dari..." Kelvan benar benar membuat suasana menjadi gugup, begitupun dengan jawaban ansley yang membuat kelvan marah karna lama sekali untuk menjawab. tanpa pikir panjang kelvan merampas ponsel ansley yang tergeletak didekat perut nya.


membuka tanpa izin, Kelvan tau kata sandi pembuka layar tersebut.


setelah terbuka pun muncul beberapa notif dari teman teman nya yang juga masuk ke ponsel milik kelvan,


"Ini apa?" tanya nya sembari menunjuk kan chatt mesra ansley dengan bobby dulu sebelum menjadi nyonya muda daren


"itu dah lama!!" ansley protes karna menurutnya itu memang chat sudah lama sekali sekarang pun mereka sudah biasa saja, karna tau diri jika sudah punya suami


"HEY!! siapa yang nyuruh kamu protes hah??!!" kesal kelvan dengan nada yang mulai meninggi


"Cihh, aratta" Ansley menjawab nya dengan datar


"Aratta?" Kelvan dibuat bingung dengan kalimat yang ansley ucap kan


"Baiklah...!!!" Ansley merasa jengah dengan perdebatan tersebut akhirnya menjelaskan apa yang dia lakukan seharian ini


setelah pergi makan sampai selesai makan pun semua ia ceritakan


Kelvan mendengar serius ucapan ansley tersebut tak lama terkekeh saat menyadari ansley yang begitu bawel dan menggemaskan.


"Bae go pah?" ucap ansley secara tiba tiba memecah kan kebingungan mimik wajah kelvan


"Apa lagi itu?"


"kamu lapar?" jawab ansley


mendengar kata lapar pun seketika tubuh nya mendekat ke tubuh ansley lalu manik matanya beralih kedua gunung kembar polos pucat milik istrinya,


Menyadari tatapan smirk dari kelvan pun segera ansley menutup tubuh nya menggunakan tangan


"Ngapain di tutup, kan aku dah liat semua nya. tadi kamu bilang lapar atau ngga kan? oh shit aku benar benar lapar sekarang dengan melihat tubuh polos istriku" Kelvan tersenyum mesum dan menjauhkan tangan ansley dari tempat favorite nya


"ck, sana keluar. aku mau ganti baju trus siapin gofood untuk kamu" Ansley hendak beranjak dari ranjang menuju pakaian an nya yang telah koyak


sedangkan kelvan tak merasa bersalah dengan santai nya berbaring dan memejam kan mata,


"Issh kan robek!! aku harus gimana kalo ini probek" ansley mulai bingung dengan pakaian koyak yang di perbuat oleh suami nya


"Yaudah kaya gitu aja" singkat kelvan


'Dia kira gue ni jalang apa, seenak nya bilang yauda' gumam ansley yang tengah kesal


"Aha, gue punya ide" Ansley berjalan kearah pintu dengan memakai bra dan celana dalam berwarna hitam milik nya


Mencoba membunyikan suara gagang pintu agar kelvan melihat kearah nya, tak terduga usahanya berhasil mengundang tatapan heran dari kelvan.


"Kamu mau ngapain?" Tanya kelvan yang kini sudah berposisi duduk di tepi ranjang menghadap pintu keluar


"Kan kata kamu aku suruh kaya gini aja, yauda ni" Ansley membuka pintu itu dengan sekali tarik, Kelvan menganga lalu berlari ke arah istrinya


menggapai perut rata ansley dan menarik nya kuat


"KAMU GILA YA?!!" Manik mata kelvan sudah tajam seperti elang yang hendak menerkam mangsanya, menatap kedua bola mata ansley yang tengah kesal saat itu juga


"Apa..!" ansley membalas bentakan kelvan dengan suara nya yang meninggi


"Kamu..!! astaga, Kamu mau keluar dengan pakaian dalam seperti ini? membiarkan mata polos karyawan menjadi mata keranjang? mengizinkan gio melihat ini, ini,dan ini hah?!"


Kelvan tak bisa menahan emosi nya lagi, menunjuk bagian privasi istrinya dan menampak kan ekspresi marah saat ini.


"Itu salah kamu yang udah ngerobek baju baju ku!! dan tadi kamu juga bilang yauda kan"


ucap Ansley membela diri


Ansley hanya terdiam dengan ciuman tersebut


Tangan nya kini sudah menjalar entah kemana, menggapai semua yang ingin ia pegang.


Ansley ingin sekali marah namun kalah dengan besar kekuatan kelvan,


"Gue ga tahan" ucap kelvan hendak mengeluarkan adik kecil nya yang sedang menegang saat ini.


"Jangan, aku ga siap" Ucap ansley dengan tiba tiba, mengheningkan suasana


"Kenapa?"


"e-Enggak emm anu.." ucapan ansley terhenti saat mendengar ketukan pintu,


menghela nafas lega karna ketukan tersebut dapat menyelamatkan nya dari singa buas di hadapan nya


"Tuan.." Ucap Mala dari luar pintu


"Aissh mengganggu saja" ucap kelvan pelan


"Tuann.. " panggil Mala lagi karna tak kunjung mendapat jawaban dari boss nya


"TUNGGU" teriak kelvan dengan kesal


"Kamu pake baju aku dulu yang di ruang ganti nanti aku bawain baju untuk kamu oke?"


ucap kelvan pada ansley


"Okee, siap. sana temuin dia dulu siapa tau penting" balas ansley


"Hmm, jangan kira kamu bisa kabur dari ku honey" Ucap kelvan menatap ansley dengan tatapan intimidasi


Ansley mengerucut kan bibir nya kesal karna dia akan melakukan hal itu untuk kedua kali nya?


ah benar benar bikin kesal


Kelvan pergi keluar menatap mala dengan tajam dan pergi begitu saja


'Apa mereka udah ngelakuin hal itu di dalam? ah jangan sampe kalo iya gue bakal lenyap in cewe miskin itu' gumam Mala lalu menyusul kelvan yang sudah lumayan jauh darinya


"Apa jadwal nya sekarang?" tanya kelvan kepada mala


"Pertemuan dengan direktur dari perusahaan kustomo di Cafe xx tuan sekitar 1 jam lagi" Ucap Mala menjelaskan


"Lagi?! kenapa banyak sekali pertemuan" Gerutu kelvan dengan nada kesal


Mala hanya mengangguk dan hendak ikut saat kelvan mulai masuk ke dalam mobil nya,


"Kamu mau ngapain?" tanya kelvan


"Ikut tuan" jawab mala


"Tidak usah. biar gio yang menemaniku, pergilah jangan membuat mood ku semakin buruk" Ucap kelvan dengan nada yang tidak suka


Mala geram namun tertahankan karna tak mau di cap sebagai wanita yang plin plan juga di bnci kelvan


Kelvan meninggalkan ansley di kantor dengan sebuah pesan, dan ansley hanya menatap pesan tersebut dengan nafas yang panjang


"Huffft, kenapa si bisa punya suami menyebalkan kaya dia" Kesal ansley


lalu keluar dari kamar presdir milik kelvan


Langkah nya terhenti saat mata bertemu dengan mata, Ansley menatap mala kaget begitupun dengan mala yang lupa bahwa ada ansley di ruangan itu


.


Bersambung...


.


.


(Maaf lama up, author lagi gila gila sama drakor jadi lupa kalo punya dunia halu yang belum selesai disini👁👄👁.


Dukung karya ini dengan vote, klik Bintang di bawah dan like nya)


thx for reading❤