
"Sayang, sini.." kelvan menyuruh ansley untuk duduk di samping nya, saat mengetahui ansley masuk kedalam kamar
"Aku mau mandi dulu" ansley meninggalkan kelvan sendiri disana, untuk membersihkan tubuh nya yang terasa lengket
sedangkan kelvan asik dengan PS nya,
drrrttt... drrrrrttt... drrrrttt...
ponsel kelvan berbunyi menandakan panggilan masuk, Segera kelvan meraih dan menangkat nya
'Halo dengan kelvan alfaero'
π: Ya sudah tau
Kelvan terkejut saat mendengar suara yang sangat khas menurutnya
'MOMMY?!'
π: Sejak kapan kamu panggil mama ini mommy?
'Biar sedikit gaul lah'
π: Lihat dirimu itu, dimana menantuku?
'Ah mommy kenapa nelpon rapa kalo yang di cari istri rapa, sebenernya anak mommy itu rapa atau ansley? Ansley sedang di kamar mandi.'
π: Tentu saja ansley anak mama, Sebentar lagi kamu akan menjadi duda miskin kalau kamu berani menyakitinya!
'Mom kenapa kejam sekali? jadi ansley yang segalanya bagi mom? aaaaaa~ mami jahat sama rapa ah ga suka..!'
π: Idiot, gimana kabar kalian sayang?
'Baik mami ku tersayang'
π: Yasuda kalo gitu mama tinggal tidur ya? mama mengantuk sekali, Good night sayang. Sampaikan salam mama sama ansley
'Okee maa dadah'
Tut.
panggilan terakhiri,
"Mana si dia mandi kok lama banget"
Kelvan tak sabar menahan nafsu nya karna ansley lama sekali di dalam kamar mandi.
memilih untuk melanjutkan main ps nya kembali
tak lama ansley datang dengan baju biasa yang sudah terpakai lalu duduk di samping suaminya.
"Kenapa kamu lama banget sayang?" Kelvan menyadari kehadiran ansley langsung menarik ansley ke dalam pangkuan nya.
Ansley hanya menatap bosan karna dia di pangkuan kelvan tak bisa kemana mana karna kelvan melarang nya pindah dari situ.
"Mau nyoba main?" tawar kelvan pada istrinya yang terlihat bosan
"Aku ngga bisaa" Balas ansley
"Aku ajarin, sini" Kelvan mengambil satu stick ps nya lalu memberikan nya kepada ansley.
"Kamu mau main yang mana be?"
"Aku ga paham, terserah kamu aja"
kelvan meng otak atik ps nya sampai menunjukan permainan di mulai, ansley nampak heboh sekali bermain nya. kelvan sampai di buat tertawa dengan kelakuan nya yang terlihat menggemaskan
Posisi ansley berada di pangkuan kelvan dan
kelvan sesekali mengendus rambut nya
"Ihh kok cewek nya sexy sexy gitu si, ga malu apa" Protes ansley saat melihat pemain virtual dari game tersebut
"Ya namanya game sayang, maklumin aja. menurut aku sii sexy an kamu" Kelvan memeluk erat tubuh mungil ansley terkadang ansley kesal karna dia sangat fokus pada game nya saat ini,
2 jam mereka bermain akhirnya kelvan menarik ps yang di pegang ansley lalu melemparnya ke sembarang arah
"Yahhh yahh tunggu, itu ntar mati" Ansley berusaha mengambil kembali stick ps itu namun tertahan dengan tangan kekar kelvan
"Udah ya, kamu ini tadi katanya ga bisa sekarang malah ketagihan. kamu lupa tujuan utama kita?" ucap kelvan yang membuat ansley terheran
"Tujuan utama?" ucap ansley bingung.
Kelvan menarik tubuh ansley dalam keadaan terlentang dan ansley berada di atas tubuh
Kelvan mencium bibir dan mel*mat nya
perlahan, ansley terkejut dengan apa yang di lakukan nya dan berusaha untuk pergi dari atas tubuh kelvan namun Kelvan menekan tengkuk ansley untuk memperdalam c**man mereka.
setelah lama mereka berciuman
berganti posisi kini kelvan berada di atas tubuh ansley dan melepas baju istrinya sampai polos tanpa benang terkait.
"Kamu selalu menghindar kalau aku minta jatah, jadi sekarang ga bisa lari kemana mana. pokok nya malam ini 20 ronde keatas"
Ucap kelvan sambil menautkan bibirnya ke area leher sang istri membuat sang empu bergelonjak kaget karna kelvan meminta banyak ronde.
"Hah? du-dua puluh keatas?! kamu mau aku mati kelelahan?" Ansley tak terima dengan permintaan kelvan yang menurut nya berlebihan
"Kamu tau ga, kalo liat kamu itu sering bikin aku tersiksaa sayangg" rengek kelvan yang masih mel*mat leher ansley perlahan sampai sang empu merasa geli
"Ah Kelvan hentikan...!" Ansley menggeliat seakan menolak di cumbu suaminya namun kalah telak dengan nafsu yang di miliki sang suami.
"Diam sayang, kamu mau bikin aku mati karna kesiksa gara gara ini hm?" ucap kelvan sambil menunjuk benda kenyal milik ansley dengan bibir nya yang memuncung kedepan
"Kamu juga bakal bikin aku mati kalo nyiksa aku smpe 20 ronde ke atas" Sewot ansley
"Aku main halus baby" Kini kelvan melancarkan aksinya dengan mel*mat benda kenyal ansley seperti bayi, dan tangan kiri nya sudah memegang ke area yang sama di sebelah nya
'Mmmh.. gue harus jalanin kewajiban jadi istri yang baik dengan kaya gini?' Gumam ansley yang merasa reaksi dari suami nya yang sedang menyetubuhi nya saat ini
"Keluarin aja sayang jangan di pendam" ucap kelvan menyuruh ansley untuk mengeluarkan suara penikmat nya.
"Ahh van" desah nya saat kelvan meraba area sensitif nya
"Dah basah be, Aku kunjungin boleh ya?" Kelvan melepaskan pakaian dan celana jeans nya lalu membuang ke sembarang arah,
Membuka sel*ngk*ngan ansley hingga terpampang jelas bagian sensitif nya yang sangat mulus bagi nya
Kelvan mengelus adik kecil nya bertepatan dengan mahkota sang gadis yang ada di depan nya.
Perlahan tapi pasti, kini kelvan berusaha memasuki alat tempurnya ke dalam milik ansley dengan pelan namun tetap saja ansley berteriak dan tangan nya reflex meremas rambut sang suami, kelvan semakin menjadi jadi saat mendengar desahan dari istrinya.
Ansley mendesah begitu kuat namun suaranya terdengar sangat imut itulah yang membuat kelvan tergila gila pada nya malam itu.
kelvan berusaha membungkam bibir ansley dengan bibir nya sedangkan tangan nya sudah menjalar ke area lain seperti ke area squisy dan benda kenyal menurut nya, ansley masih meremas punggung suaminya sedangkan kelvan meremas benda kenyal milik nya
Kelvan memaju mundurkan pinggul nya dan merasakan sensasi yang begituu menggairahkan,
"Sayanggg..." panggil kelvan dengan suara berat
"Hmmmh?" gumam ansley sembari mendesah
"Thank you babe" bisik kelvan di telinga nya dengan posisi yang masih menggerakkan pinggul nya dan merasa alat tempur nyaa seakan tidak ingin keluar dari sarang nya.
Mereka benar benar melakukan nya sesuai ronde yang kelvan ingin kan sampai ansley benar benar kelelahan menahan nafsu suami nya yang amat besar.
Melewati malam panas berdua dan di akhiri saat kelvan benar benar sudah puas,
Ansley tertidur namun tak tenang karna benda yang sedari tadi menusuk di bagian bawah nya membuat nya risih,
Melihat ke belakang dilihat nya kelvan sedang tertidur nyenyak dalam keadaan memeluk perut nya namun alat tempur nya tak mau di lepas kan dari dalam milik ansley.
Berusaha ansley memajukan tubuh nya agar melepaskan benda yang menusuk nusuk nya itu namun seketika tangan kekar itu menarik kembali ansley sehingga alat tempur itu pun kembali masuk ke dalam seperti semula
"Biar begini dulu sayang" ucap kelvan dengan mata yang masih terpejam
"Risih van lepasin itu kamu dari milik ku" Protes ansley
"Kamu tega biarin adik ku ke dinginan?" Balas kelvan lagi
"Tapi.."
"Sudah diam atau kita akan melakukan nya sekali lagi?" Ucap kelvan memejam kan kembali matanya dan memeluk tubuh mungil itu dengan erat..
ansley pasrah dan kembali tidur dengan perasaan yang tak tenang namun ia paksa agar terpejam.
.
.
.
Bersambung...
(Berikan like, Bintang, vote dan saran)
Thx for readingβ€