
kelvan menyerahkan kartu nya agar aghata yang membayar nya, lalu bergegas ke rumah sakit lagi untuk memberikan makanan itu ke pada ansley
"Sayang, makan dulu sini aku suapin" ujar kelvan ssmbari menyediakan makanan nya
"Males, gk mood gue" balas ansley dengan kata malas
kelvan pun berhenti sejenak dan menatap tajam ke arah manik mata istri nya
ansley pun menyadari tatapan itu langsung terlihat bersalah
"M-maksud nya tu aku lagi ga mood makan sayang" ucap ansley menunjukan bunny smile nya karna takut jika kelvan marah karna ia baru saja mengucapkan kata yang tidak di sukai suami nya itu, kelvan memaksa ansley untuk makan karna semenjak dari sekolah ia tak memakan apapun.
"Emm anu apa mama dan papa tidak kembali juga? ini sudah lebih dari 4 bulan" ujar ansley kepada kelvan
"aku hampir lupa, mereka tidak pulang. papa menitipkan perusahaan disini untuk ku karna papa sedang mengelola kerja sama di eropa. orang tua mu juga masih bersama" ucap kelvan
"ohh begitu kah? tapi kenapa mereka tega tidak menghubungi ku dahulu, lalu apa mereka tau kalau aku sedang hamil?" ansley menanyakan sesuatu secara beruntun
"sayang, kamu tenang aja. mereka akan aku beri tahu nanti dan yang harus kamu jaga sekarang adalah anak ku, jangan sampai karna pikiran mu itu anak ku dalam bahaya di rahim mu" omel kelvan karna tidak mau jika sesuatu terjadi pada anak nya
ansley mengerucut kan bibir kesal
"seyakin itu ini anak mu? Aku saja tidak yakin ini dari benih mu" ujar ansley dengan santai nya, kelvan yang mendengar hal itupun seketika memberhentikan aktifitas nya menyuapi ansley.
menatap ansley lekat dengan tajam,
"Berani kau bermain di belakang ku?" ancam kelvan lalu mencium bibir mungil istri nya itu
"haishh kau mencium ku, dimana bobby dan lain nya?" ansley celingak celinguk melihat teman teman nya yang tak nampak Batang hidung nya
"kenapa kamu lebih mencari pria lain di depan ku? aku menyuruh mereka semua pulang, dan kamu juga ikut pulang nanti bersamaku" tukas kelvan dengan suara yang ketus
"Istirahat lah, kamu sangat butuh istirahat aku akan membangunkan mu ketika ingin pulang nanti" ansley menurut dan merebahkan dirinya di atas kasur rumah sakit itu
******
Kelvan memapah ansley masuk ke dalam mansion mereka lalu perlahan membawa nya kekamar, "Kamu gk perlu kuliah dulu, nanti aku yang akan membereskan nya" ujar kelvan
'Ck dia saja selalu membolos bagaimana caranya membuat ku lulus? ohh aku hampir lupa kalau dia yang mempunyai Universitas itu' gumam ansley didalam hati
"Hmm baiklah kalau begitu aku tidur duluan" rilih ansley merebahkan dirinya
"baiklah, aku juga mau mandi dulu kamu duluan saja" kelvan memulai aktivitas mandi nya dan segera keluar memakai pakaian nya lalu ikut merebahkan diri di samping ansley
kelvan meraih pinggang istri kecil nya itu lalu memeluk pingangg nya erat "sudah hampir 1 tahun pernikahan kita, kapan kamu manja nya? aku cape by kalo kamu batu terus" gumam kelvan dengan suara nya yang merengek kecil
pagi hari ansley bangun terlebih dahulu, menyiap kan sarapan dan membantu para art di dapur "nona biar saya saja, nona cukup istirahat saja" ujar pelayan itu dengan sopan
namun ansley tetap keras kepala ingin membantu, toh fikir nya kandungan nya masih datar dan tidak terlalu berat untuk di bawa.
selesai memasak ansley meletak kan nya di atas meja makan, ansley berjalan ke lantai 2 untuk membangun kan baby besar nya yang masih terbaring tidur
"Hey bangun lah cepat bersihkan tubuh mu ayo kita sarapan" ujar ansley mencolek pipi suami nya itu, kelvan menggeliat dan tetap tidur menganggap ansley hanya mimpi.
ansley tak menyerah dan mulai berfikir untuk membangun kan suami nya itu "aku sudah memasak tteokbokki satu porsi mangkuk besar, apa kamu tidak ingin memakan nya?" usaha ansley kini berhasil dengan cepat kilat kelvan membuka matanya
...
...
"Akhirnya bangun juga, ayo nanti keburu dingin" ucap ansley
"benarkah ada tteokbokki?" tanya kelvan dengan antusias
"iya aku memasak nya karna aku tau kamu menyukai nya" kelvan bangun ke kamar mandi dan setelah nya menyusul istri nya ke lantai dasar.
berjejer makanan yang menurut nya enak,
Kelvan meneguk saliva nya kasar lalu mulai mengambil sepasang sendok dan sumpit, langkah nya terhenti saat ansley melakukan hal yang sama "mau apa kau?" tanya kelvan dengan tatapan intimidasi
ansley yang merasa tidak di perboleh kan makan pun merengut kesal "eh kembalikan" ujar ansley
"Apa kamu lupa kalau kamu sedang hamil? makanan ini terlihat pedas dan berminyak itu tidak baik untuk anak ku, makanan mu biar aku saja yang pesan" kelvan meraih ponsel nya dan mulai mengetik sesuatu di dalam sana
"tapi ini aku yang masak masa kamu tega sih" ansley mulai menunjuk kan mata nya yang berbinar binar
"jangan tunjukin wajah mu yang sok imut itu nanti aku hilaf tidak jadi memakan ini dan beralih memakan mu" ucap nya frontal
"Sayang..." rilih ansley namun kelvan segera mengangkat telfon berbicara disana.
tak lama bell mansion berbunyi dan salah satu pelayan menghantar sebuah box paket "tuan ini dari orng di luar ia bilang bahwa ini pesanan tuan" ujar pelayan itu
"letakkan disamping istriku" pelayan itu menurut dan menaruh nya di atas meja makan samping ansley
"Nona ini" ansley meraih nya dan menatap kelvan heran "buka saja" ucap kelvan
ansley terkejud saat mendapati isi nya, banyak sekali buah buahan dan satu porsi bubur ayam "makanan apa ini, seperti orang sakit yang benar saja" protes ansley seperti tak suka dengan makaann ituu
"makan saja, atau aku akan menyuapi mu dengan mulutku?" kelvan memaksa ansley memakan makanan pemberian nya karna ingin anak nya tumbuh sehat di dalam sana.
ansley pun akhirnya menurut dan memakan nya,
'kenapa akhir akhir ini dia galak sekali? bukan kah dulu sangat manja?' gumam ansley di dalam hati sembari melirik kelvan yang sedang melahap habis masakan nya 'Dia sangat tidak adil' oceh ansley masih di dalam hati
selesai makan hp kelvan terus berdering dan tidak berhenti, kelvan pun geram lalu mengangkat nya
📱"hallo" ucap kelvan dengan malas
📲 'Van nongki kuy gue sama aland lagi sama cewek nih'
📱"lo gila? gue dah punya istri, bodoh"
📲 'Haish anj*r ngebucin ye, eh btw gimana kemarin? lo tau kaga anak orang masuk rumah sakit karna ulah lo'
📱 "bodo amat lah suruh saha dia ganggu bini gue"
📲 'jadi nongki kaga nih?'
📱 "gak b*go"
📲 'yaudah kalo gitu gue mau lanjut party dulu, byee'
📱"hm bye"
panggilan pun berakhir dan ansley masih berada di meja makan "siapa?" tanya ansley
"Devian" singkat kelvan
ansley mengangguk paham, tak lama hp kelvan kembali berdering.
bersambung....
*******
jangan lupa mampir ke novel author
saya sudah mengganti cerita "My posessive mafia" dengan "cinta dingin seorang ceo".
beda cerita yaa dengan posessive mafia
.
.
.
(terima kasih sudah mau mendukung author dengan berikan like, bintang, vote dan saran)
see you reading ❤