My Husband Is A Possessive Badboy

My Husband Is A Possessive Badboy
#Bahas pernikahan



"Dasar kekanak kanakan" ucap mama vio


Kelvan dan papa nya kini masih beradu mulut dan saling tak mau kalah,


"Ma lihat suami mu ini!! Dia sedang menggoda calon istriku!!" protes kelvan


"Papa tidak menggodanya hey! papa hanya ingin mengobrol dengan calon mantu papa, kamu saja yang cemburuan" ucap papa chris tak mau kalah


"SUDAH!! kalian berdua tidak malu apa? disini masih adaa ansley dan kalian masih bertengkar ke kanak kanak kan seperti ini!! cepat ke intinya saja, kita bicarakan masalah pernikahan untuk besok malam untuk kamu dan ansley" Ujar mama vio


"Nah!! Papa dari tadi mau ngebahas itu tapi Rafa benar² tak dapat menahan Envy nya"


ucap papa chris


"Rafa cuma ga mau papa natap calon istri rafa lebih dari 2 detik!" jawab kelvan


"Kelvan cukup!, kamu harus berprilaku sopan santun dengan papamu! jangan ke kanak kanakan kayak gini issh" kesal ansley


"Tapi yang," ucap kelvan terpotong dengan ucapan ansley


"Ssst gada tapi tapian!" ansley membungkam bibir kelvan dengan jari telunjuk nya


"Bagus nakk!! papa suka dengan cara mu menegurnya" puji papa chris


"Papa!!!, sudah ku bilang jangan ganggu ansley!, dan sekarang kamu menyukainya?!!" protes kelvan tersulut emosi.


"BISA BERHENTI TIDAK" Kesal mama vio dengan mengangkat vas di depan meja untuk mengancam mereka diam.


Sontak kelvan dan papa chris diam, begitupun dengan ansley.


"Maaf ya sayang kalau mama terlihat galak, itu karna rafa dan papanya sering bertengkar dari rafa kecil sampai sekarang tak pernah akur" ujar mama vio


"Eumm,, ga papa tante hehehe" Ansley menangguk lalu tersenyum canggung.


"Jadi begini, besok kalian sudah di ambil cuti dari kampus untuk 4 hari. mama dan papa ansley juga sudah mengetahuinya, besok siang kalian datang ke butik zoya untuk memilih baju pengantin disana mengerti?" ucap mama vio menjelaskan


"Papa dan Om robert juga sudah mempersiapkan pernikahan kalian di gedung hotel ternama, kita mengundang banyak orang orang besar termasuk teman papa, bagaimana dengan kalian? apa kalian ingin mengundang teman kalian juga?" tanya papa chris


"Rafa mau, tapi tidak tau dengan ansley" ujar rafa


'Duh kalo temen temen gue di undang juga ntar pada heboh dan bobby bakal menjauh, jadi ga enak kan' Gumam ansley dalam hati


"Ansley bagaimana sayang?" tanya mama vio


"Kalo ansley mau aja tante tapi.." ansley menggantung kata kata nya


"Tapi apa yang?" tanya kelvan kepo


Ansley melirik kelvan sekilas lalu meneruskan ucapannya


"Tapi yang diundang kawan deket ansley aja" lanjut ansley


"Baiklah tidak apa apa nak itu terserah kalian berdua saja, oiyaa tante sudah ijin sama keluarga valerie untuk mengijinkan mu menginap disini. kamu ingin tidur di kamar mana nak? biar nanti di bereskan" tanya mama vio


"Di-" belum sempat ansley berbicara namun sudah ada yang memotongnya


"Sekamar rafa aja!" ucap cepat kelvan


Ansley membelalak an matanya terkejud dengan apa yang kelvan ucap kan,


"Tidak!! mama tidak mau ansley sekamar dengan mu! jangan macam macam kamu rafa sebelum hari pernikahan mu" ujar mama vio


Ansley membuang nafas lega karna tak jadi sekamar dengan kelvan,


"Ley dimana aja tante yang penting nyaman" kata ansley


"Lagian kan rafa ini calon suami nya kenapa ga boleh? kalo gitu biarin ansley di kamar samping kamar rafa" protes kelvan


"Bi,, Tolong rapihkan kamar di samping kamar rafa untuk nona ansley" lanjut mama vio


"Baik nyonya" balas pelayan itu


"Gimana rencana kamu untuk rumah tempat tinggal kamu dan ansley sesudah nikah?" tanya papa chris


"Rafa sudah menyuruh anak buah rafa untuk menyiapkan nya" jawab kelvan


"Bagus" balas papa chris


Lama mereka berbincang bincang tiba tiba wirawisma tadi datang,


"Nyonya kamarnya sudah siap" ujar pelayan itu


"Baiklah, antarkan ansley ke kamar nya" balas mama vio


"Baik nyonya, mari nona ansley." kata pelayan itu sembari menunjuk jalan yang ingin di tunjukan.


Ansley mengangguk dan berpamitan untuk ke kamarnya,


"Tante, om ansley ke kamar dulu ya,, good night" sapa ansley


"Iya nak, tidur yang nyenyak ya" balas mama vio,


Kelvan hanya membuntuti ansley ke atas untuk masuk ke kamar masing masing,


Mama vio dan papa chris sudah masuk ke kamar mereka juga untuk beristirahat,


"Ini nona kamarnya, kalau begitu saya permisi dulu nona" Pelayan itu sedikit membukukan badan ke depan dan berpamit pergi


"Baik, terima kasih" ujar ansley lalu di angguki pelayan tersebut,


Ansley Hendak masuk ke kamar tersebut namun dengan segera kelvan mencegah nya dengan merentangkan tangan


"Bentar dulu yang" kata kelvan


Ansley mendengus pelan,


"Kenapa lagi?"


"Night kiss?" balas kelvan dengan menujuk pipinya


"No! minggir, aku mau tidur. capek!" kesal ansley, kelvan benar benar tak bisa menahan hal gila nya


"Gaak, ga mau pegi kalo kamu ga nyium aku!" Kelvan melipat kedua tangannya diatas dada, dengan muka melihat ke arah lain seperti sedang ngambek


"Isssh ngeselin banget si, yauda ni" Ansley segera mencium pipi kelvan karna tidak mau memperpanjang perdebatan dengan nya


"Makasi sayang, mwah" Kelvan sontak senang dan mencium bibir ansley lalu pergi begitu saja ke kamarnya


Ansley menyentuh bibirnya yang terkena ciuman kelvan tadi, dan ia tersadar untuk segera masuk ke dalam kamar nya juga,



*Visual kamar yang ansley tempati


"Rapi banget" perlahan ansley berjalan ke arah kasur nya dan membuka style celana jeans juga cardigan milik nya.


merebahkan dirinya di kasur tersebut dan memejam kan mata untuk segera tidur.


(Dukung terus karya ini, jika ada kesalahan mohon di maafkan. author akan merevisi sedikit nya. memerlukan saran, like dan koment mu untuk mengembangkan semangat up cerita ini)


Thx for reading❤