
Pagi pagi Ansley sudah berkesiap selesai mandi dan berganti pakaian,
'Gue bangunin ga ya?' gumam ansley
'Bodo amat deh biar dia bangun sendiri aja'
gumam ansley lagi.
"Akhh.. gue bangunin aja Lah, nanti diaa ngamuk lagi sama gue" ucap ansley frustasi
"Hey, bangun dah pagi ini lo ada kelas ga?"
Ansley mencoba membangunkan kelvan, bukan nya bangun justru kelvan menarik Ansley ke pelukan nya,
"Bentar sayang, 10 menit lagi" ucap kelvan dengan mata yang masih terpejam.
Ansley terkejut karna kelvan menarik nya dalam pelukannya sehingga membuat gadis itu terjatuh di atas kelvan
"Sayang sayang palamu! Lepasin gue issh.. bau ketiak lo" Rengek ansley sembari menutup hidung nya
Kelvan membuka matanya pelan dan menatap Ansley,
"Bau bau gini ntar jugaa kamu bakal kecanduan untuk terus nyiumin" balas kelvan
dengan melepaskan pelukannya dan pergi ke kamar mandi,
Ansley hanya mendengus kesal dan pergi ke bawah untuk sarapan.
"Pagi mom" sapa ansley
"Pagi sayang" balas mama sasha
"Mana kelvan? sini ajak turun sekalian kita sarapan bareng" lanjut mama sasha
lagi lagi Ansley mendengus kesal
"Anak mama itu ley atau kelvan si?" kesal ansley
mama sasha terkekeh mendengarny
"Kenapa coba mama ketawa"
Tak berselang lama kelvan ikut turun,
"Pagi tante, pagi sayang" sapa kelvan pada mama sasha dan Ansley.
"Pagi juga nak rafa" balas mama sasha
bukannya membalas ucapan morning kelvan justru ansley mengabaikannya
"Sini makan dulu sebelum brangkat nak"
ujar mama sasha
"Iya tante" balas kelvan
mereka pun menghabiskan makanan nya dan berkesiap untuk berkampus,
kini ansley terpaksa bareng dengan kelvan yang lagi lagi di paksa mama nya..
*Skip
Setelah sampai kampus ansley memilih untuk turun dari arah sebelum kampusnya, berjalan sendiri karna tak mau gosip nya dan kelvan tersebar.
sedangkan kelvan berusaha menahan ansley tapi kalah telak karna keras kepala nya ansley.
Beberapa lama ansley berjalan akhirnya sampai depan kampus, kini style yang ansley gunakan sangat feminim dan mempesona menjadi sorotan bagi anak kampus, bisa di bilang fanboy nya
Bobby melihat ansley berjalan di lorong kampus pun langsung memanggilnya,
"An!" ujar bobby dengan melambaikan tangannya
Ansley melihat bobby pun kemudian tersenyum dan berjalan menghampiri bobby
"Kok kamu jalan kaki an? mobil kamu kemana?" tanya bobby penasaran
"emm, itu.. a-aku tadi di antar supir trus diturunin agak jauh karna ban kempes hehehe" ujar ansley dengan ketawa canggung
"Ohh,, ga cape jalan nya?" balas bobby
"Ngga kok, eh kamu udah berapa lama di kmpus?" jawab ansley memutar pembicaraan
agar bobby tidak bertanya terus tentang kejadian hari ini.
"Udah sekitar 57 menit yang lalu, tadi nya aku niat untuk ke ujung sana nyari udara segar pagi eh ga nyangka ketemu kamu disini" ucap bobby
"Eum itu, kita ke kelas yu" ajak ansley
"Baiklah" jawab bobby mengikuti langkah ansley,,
*Dikelas
"An nanti pulang mau ga nemenin aku nyari buah bentar di mall dekat sini, biasa lah untuk adik adik panti" -Bobby
Ansley tau kalau bobby adalah anak yang sangat baik dan ramah tak jarang mereka selalu ke panti asuhan yang sudah menjadi bagian dari kehidupan bobby untuk membagi hadiah dan selalu perhatian dengan anak anak itu,
"Oke. dengan senang hati" ucap ansley tersenyum, dia tak peduli dengan kelvan kini yang sudah menjadi calon suaminya,toh menurutnya kelvan bukan siapa siapa untuk sekarang
tak lama berbincang tiba tiba salah satu pria datang ke kelas nya dan menggebrak meja, sontak mahasiswa lain melihat kearah nya.
Ansley kenal siapa pria itu yang tak lain adalah kelvan..
*KELVAN POV
Setelah menurunkan Ansley kelvan terus mengikutinya hingga sampai kampus dan melihat ansley sudah masuk kelvan pun ikut masuk ke dalam dengan memarkirkan mobil sport merah nya dulu, lalu berjalan dari arah taman kampus
Banyak fans gila yang melirik ke arah kelvan dan membicarakan ketampanan nya.
"Wah ciptaan mu Indah sekali ya tuhan"
"Gue mau daftar jadi pacar kelvan"
"Whaa ganteng bangett, jadi kesem sem aku bang"
"Demi apa ada makhluk seindah ini"
banyak ucaan pelontaran dari siswi siswi kampus nya
Kelvan tidak peduli dan bergegas masuk untuk menempuh kelas nya namun saat perjalanan ke kelas, kelvan mengkap sosok calon istrinya sedang berbincang dengan pria lain. kelvan tak tau bahwa itu bobby, kelvan geram dan marah melihat mereka begitu asik bercerita sampai tak sadar ia menonjok dinding kotak di depan nya, wajah nya merah padam menahan emosi,
lalu kelvan mengikuti kemana Ansley dan bobby pergi sampai di kelas ansley. kelvan mendengar cowok itu mengajak Ansley pergi jalan ke mall, kelvan diam di balik dinding dekat pintu dengan wajah menahan emosi namun lebih emosi lagi ketika mendengar ansley menyetujuinya..
Tanpa pikir panjang akhirnya kelvan masuk ke dalam dan melampiaskan amarah nya dengan memukul meja sehingga membuat para siswa terkejut dan menoleh ke arah nya, tapi kelvan tak peduli dengan itu, dia hanya meluruskan pandangan ke bobby dengan mata tajam seperti elang sedang menerkam mangsanya
"Gue ga suka lo ganggu ansley lagi!!!" ucap kelvan dengan menekankan intonasi bicaranya
bobby hanya terpaku bingung dengan ucapan kelvan
"Maksud lo bro?" tanya bobby
"Sekali lagi gue liat lo deket sama ansley, lo bakal berhadapan dengan kelvan rafaelo!!!"
kemudian kelvan pergi meninggalkan mereka begitu saja
Bobby menatap heran dan bergidik ngeri karna kelvan yang terkesan badboy dan galak nya baru kali ini ia lihat secara live khusus untuk nya
Ansley kaget dengan ucapan kelvan yang terdengar tegas dan menakutkan, Ansley takut bobby akan tersinggung dan marah kepadanya
"Bob, sorry ya soal kelvan barusan"
ucap ansley yang tetaut wajah takut bobby akan menjauh darinya
"No problem" Bobby tersenyum pada ansley
Ansley Merasa lega karna bobby tidak memasukan hal itu kedalam hati.
"SLEYYY! ANSLEY!!" Seru Jennie dan aghata secara bersamaan memanggil ansley dengan berlari lari seperti di kejar kuyang
"Apaan si brisik kalian" jawab ansley
"Lo tau tadi?" ucap aghata yang masih dengan nafas yang tak beraturan
"Tadi gue liat kelvan marah² sepanjang jalan dan ini! ini Jennie korbannya" balas aghata jarinya menunding ke arah jennie
Jennie mengangguk cepat mengiyakan
"Iya woi, sumpah! serem galaknya secara live"
lanjut jennie
"I know" balas ansley singkat
seketika aghata dan ansley saling berpandangan lalu membelalak an mata,
"Lah? lo tau?" ucap aghata
"Iya, dia marah sama gue"
lagi lagi jennie dan aghata terbelalak kaget
"Serius a*jrot" seru aghata
"Lo ada masalah apa sama kelvan?"
lanjut jennie
"Udah, bahasnya nanti aja. gue mumet ah"
jelas ansley lalu di angguki jennie dan aghata
"kamu ga papa kan an?" tanya ansley
"Ga kok, seharusnya aku yang nanya. kamu ga pp?" tanya ansley
"hmm, ga papa" jawab bobby dengan senyum
'kenapa si tu anak suka banget ceplas ceplos kaya gitu!' gumam ansley
kelas pertama sudah selesai, kini ansley, aghata, jennie dan bobby tengah duduk di kantin kampus menikmati makanan nya
sedangkan kelvan, saat keluar dari kelas ia memutuskan untuk membolos. itu sudah menjadi kebiasaan nya, pergi ke rooftop untuk tidur
Aland dan devian kini tau sahabatnya itu sedang marah karna berita kelvan melabrak bobby sudah sampai ke satu kampus
"Van! bangun kelas pertama udah selesai! ayo ke kantin, laper ni!" ujar aland
"Ga, gue mau disini aja" balas kelvan datar dengan mata yang masih terpejam
"Yahh gada yang bayarin kita hari ini dong dev" jawab aland dengan perasaan kecewa dan muka yang cemberut bak seperti anak kecil yang sedang ngambek
"Lo yakin ga mau kekantin? tadi gue liat Three cecan disana" ucap devian, kelvan hanya mendengarkan nya lalu tetap diam
"Tapi... kenapa ada si bobby itu yaa gabung samping ansley?" devian menatap kearah langit seolah² berfikir
Dengan sigap Kelvan membuka matanya dan menatap tajam ke arah devian
"Apa lo bilang? Ulangin!" serius kelvan
"tadi bobby ikut sama geng ansley dan duduk disamping ansley" ulang devian
Kelvan langsung beranjak meninggalkan devian dan aland yang sedang menyusulnya,
kelvan berlari ke arah kantin.
"Ansley lo belum cerita ih soal tadi!" seru aghata
"Kenapa si? kepo amat dah kalian" jawab ansley santai
"Dih, kita emang kepo isssh buruan" desak jennie
bobby hanya diam menatap ansley dengan santai nya,
"oke oke ni gue cerita! jadi masalahnya tu gini, gue tadi-"
bugh..
Belum selesai ansley bercerita seketika bobby sudah tersungkur ke tanah dengan satu tonjokan keras di pipi nya,
Ansley, aghata, jennie pun sontak terkejut dan Ansley berniat membantu bobby bangun, belum sempat tangannya menyentuh bobby,,,, kelvan duluan menarik tangan ansley.
"Apa apaan kamu? mau bantu dia hah?" kesal kelvan
"Lo yang apa apaan! kenapa mukul dia? dia ada salah sama lo? ga kan!" pekik ansley
"Salah dia karna udah berani lancang dengan ucapan ku ley! Aku ga suka kamu deket dia!!" kelvan marah karna gadisnya membela bobby itu
"Emang lo siapa si hah? lo nyakitin orang sembarangan emang nya lo siapa gue ngatur ngatur!" teriak ansley kesal
"Kamu mau tau aku siapa hm?" kelvan memanggil smua siswa disana untuk memperhatikannya sedangkan ansley bingung dengan apa yang ingin kelvan lakukan.
"Perhatian! Mulai hari ini dan mulai detik ini! gue, kelvan alfaero adalah calon suami dari Jolicia ansley!! jika ada yang berani mengganggu atau menggodanya. kalian harus siap menerima resiko dari gue!"
ujar kelvan ketus memberitahu seluruh siswa kampus.
Aghata, jennie, aland, devian, bobby dan teman lainnya shock mendengar pernyataan kelvan.
banyak yang patah hati karna ini, termasuk fans gila kelvan dan ansley.
Kelvan dengan sigap menarik ansley dari kerumunan siswa kepo di kantin dan membawanya pergi jauh dari area sana,
"Eh eh tolong yaa jagain bobby, bawa ke rumah sakit untuk memeriksanya oke? gue titip dia ke kalian" teriak ansley kepada teman temannya karna tangannya sudah tergenggam erat oleh kelvan.
aland dan devian terdiam takjub akan ke galak an kelvan,
Kelvan menarik Ansley ke arah taman kampus,
"Lepasin! kelvan lepasin bisa ga sih, sakit tangan gue" brontak ansley
kelvan pun membuka genggaman nya