
"Huaa ley!!!,, gue ga nyangka lo nikah sama Kelvan si badboy itu" Pekin aghata yang secara tiba tiba datang kearah ansley bersama jennie
*Visual Jennie dan aghata
"Kapan kalian dateng? kok gue ga tau?" tanya ansley mendelik pada aghata dan jennie
"Dari tadi lah,, gue pantau lu dari jauh sama si cewek mencurigakan itu juga ada disana"
kata aghata sambil menunjuk ke arah wanita yang sedang memerhatikan kelvan dengan ekspresi yang tak dapat di artikan
"Iya, gue rasaa dia suka sama kelvan deh, soalnya dia kayak ga suka gitu pas akad lo"
sambung jennie
"Bodo amat lah, mau dia ga suka kek gue ga peduli. lagian pernikahan ini bukan dari kemauan gue" Walaupun ansley marah tapi ia menyembunyikan nya agar tak terlihat
"Yakin lo ga peduli sama tu pelakor? kalo dia ngerusak acara ini gimana?"
"Gue gibeng ntar" Sewot ansley
Tak lama cewek itu seperti memanggil kelvan untuk mendekat padanya,
lalu kelvan tanpa ragu ia mendekatinya.
kini kelvan sudah berganti pakaian sama seperti ansley pun sudah berganti bajunya juga namun kelvan belum melihat baju ansley yang sesudah berganti itu.
Mereka tampak asik mengobrol sampai tertawa senang, ansley yang melihat itu pun segera mengajak aghata dan jennie pergi menjauhi area itu. tak ingin hatinya bertambah perih lagi melihat hal itu meski kini ia sedang berusaha menutupinya.
"Kenapa kita pindah ke sini?" tanya jennie
"Iya kenapa ley?" Lanjut aghata
"Ga kok, ga papa. eh gue tinggal bentar ya mau sapa teman papa mama dulu, kalian tunggu di sana aja ntar gue nyusul. byee" Ansley pergi begitu saja meninggalkan aghata dan jennie
"Lah tu anak kenapa dah? tadi narik kita kesini sekarang ninggalin" ujar aghata protes
"Udahlah kita kesana aja yuk namanya juga pengantin baru" sambung jennie dan di ikuti aghata
Ansley pergi menyapa beberapa tamu namun tiba tiba pelayan yang membawa minuman tidak sengaja menabrak ansley hingga terjatuh, tidak sampai lantai ansley merasa ada yang menangkap nya. ia pikir itu kelvan namun dugaan nya salah, Laki itu menatap kearah ansley hingga mengundang perhatian para tamu,
"Wah bukannya itu pengantin baru nya? siapa pria itu?"
"Apa itu selingkuhan nya?"
"Bukankah ia istri kelvan?"
"Mereka tampak begitu* serasi"
Banyak lagi tanggapan para tamu tersebut,
laki itu tersenyum pada ansley yang masih terbengong
"Nona apa kau baik baik saja?" ucap pria itu
"Ah, aku baik baik saja. terima kasih" Jawab ansley yang tersadar dan segera bangun dari pelukan pria tersebut.
Kelvan yang melihat istrinya berpelukan dengan laki laki lain dan mendengar bahwa mereka serasi itu pun langsung mengeraskan rahang nya.
Kelvan ingin menghampiri mereka berdua namun di tahan wanita yang bersama nya tadi,
"Van, kita jarang punya waktu kangen kangenan" ucap nya manja
"Tapi nya" ucap kelvan terpotong
"Apa kamu ga kangen aku?"
"Baiklah aku temani kamu sebentar"
'Kelvan, kamu akan menjadi milik ku. ah aku harus berterima kasih pada pria itu karna datang tepat waktu. Aku, Anya kinara bakal rebut kelvan yang belum sempat aku miliki dulu'.
Laki itu menatap nya intens.
"Siapa nama mu?" tanya pria itu
"A-a.. an-" belum selesai ansley menjawab kelvan lebih dulu menghampiri mereka bersama anya.
"Ngapain kalian disini?" ucap nya dingin
"Hey van, bagaimana kabar mu?" tanya laki tersebut basa basi
"Ga usah bertele tele, sebut aja intinya!" kesal kelvan
"Hahaha, kau ini ga pernah berubah. gue dapet undangan lo mau nikah jadi gue sempetin dateng ke sini" jawab laki tersebut
"Apa ini istri lo? cantik ya tapi sayang menurut gue 99% lebih cantik wanita yang di samping gue ini" lanjut pria tersebut sambil menge wink kan matanya ke arah ansley,
ansley terlihat malu malu
"Hai" sapa anya
"Hai juga, apa kamu istri kelvan? jika benar selamat ya" ucap nya mengulur tangan
Anya membalas uluran tersebut dan tersenyum.
'Ck dasar ular' gumam ansley
Kelvan jengah dengan kelakuan pria itu seperti mendekat ke samping ansley namun ansley seperti senang hati mengijinkan nya,
Jujur saja kelvan tak suka melihat ansley mengganti baju seperti ini walaupun menurutnya tertutup tapi lehernya sangatt menggoda dengan rambut yang di gulung ke atas
"Oh iya perkenal kan nama ku Kelvaro chen, bisa panggil aku varo" ucap nya memperkenalkan diri pada anya dan ansley
"Anya kinara" jawab anya
"Lalu kamu siapa nona?" tanya nya varo
"Jolicia ansley" balas ansley
"Nama yang Bagus, cocok untuk wanita cantik seperti mu" puji varo
"Terima kasih" jawab ansley sembari menunjukan bunny smile nya
"Woi jaga mata lo!!" Kelvan yang dasarnya tak bisa menahan emosi kini mulai membuka suara
"Kenapa lo? gue ga ganggu istri lo gini. gue cuma mau dekat dengan wanita ini" ucap varo
'Ga ganggu lo bilang? itu lo ngegoda dia dasar br*ngsek' gumam kelvan kesal
'Aduh kayaknya kelvan dah marah ini bisa abis gue' gumam ansley ketika melihat kelvan menatapnya dengan tatapan elang yang sedang mencari mangsa
"Eumm,, itu.. gue pamit dulu yaa, mau ke toilet" ansley pamit
"Mau aku anterin?" ucap varo
"Ngga, ngga usah makasi. kalo gitu duluan ya, varo semuanya"
Kelvan yang sadar ansley pergi pun mengikutinya dari belakang.
Ansley berjalan cepat ke arah kamar nya.
Bersambung...
(Dukung terus karya ini, jika ada kesalahan mohon di maafkan. author akan merevisi sedikit nya. memerlukan saran, like dan koment mu untuk mengembangkan semangat up cerita ini)
thx for readingā¤