
Pagi yang Indah, Ansley mengerjap kan mata nya. ia merasa ada sesuatu yang berat menimpa perut nya dan saat ia melihat benar saja, Ansley terkejut karna kini kelvan berada di sisi nya entah sejak kapan laki itu menatap nya
...
...
"Emmh" ansley bergumam seperti orang bangun tidur,
"Kenapa lo disini?" tanya Ansley
Tanpa menjawab kelvan langsung mengecup bibir ansley,
"Sekali lagi kamu pake gue lo pas sama aku itu artinya kamu mau di cium"
Ansley hanya menatap nya kesal, tanpa membalas ucapan kelvan kini ansley langsung beranjak dari tempat tidurnya.
namun terhenti karna ia merasakan perih yang luar biasa berdenyut pada bagian sensitif ny
"ouwch ssh"
Kelvan pun segera mendekat pada ansley yang kini terjatuh lemas,
"Kamu ga pp sayang?" ucap nya sembari membuka selimut yang ansley gunakan untuk menutupi dirinya, dengan segera ansley mencegah nya untuk tidak membuka selimut tersebut
"Kenapa kamu tutupin? Aku dah liat semua nya kok" Kelvan kembali membuka selimut tersebut dan ansley hanya diam
"Mana yang sakit?" tanya nya sembari membuka paha istri nya tersebut sampai bagian sensitif nya terekspos
"Yang ini hm?" Kelvan mengelus nya
Ansley tampak memblushing dan malu dengan melihat ke arah lain,
"Sayang kamu kenapaa diem aja sih?" Kelvan mulai geram dengan sifat ansley yang tiba tiba diam, namun tetap gadis itu tidak menggubris nya
"ck!" dengan kesal kelvan langsung menggendong ansley masuk ke dalam kamar mandi, sampai pemilik tubuh tersebut membelalak an mata
"mau ngapain?!" tanya nya dengan tatapan ke sembarang arah
"Kamu nanya sama siapa?" Kelvan geram karna ansley benar benar tidak menganggap nya,
"E-lo eh m-maksudnya k-kamu" Ucap ansley terbata bata
"Emang aku ada disitu? kamu ini kenapa sih?!" Kelvan mulai emosi dengan sifat istrinya yang aneh itu namun ansley hanya diam
"Ansley kamu kenapa si suka banget aku marah hah?!" Bentak kelvan namun tak ada jawaban dari gadis tersebut.
dengan amarah kelvan mengambil vas pajangan di samping bathup tersebut lalu menghempas kan nya dengan kasar.
prank!
Ansley terkejut dan menatap kelvan dengan heran, setelah itu kelvan langsung keluar dari kamar mandi itu membiarkan ansley sendiri..
"Ini semua karna lo van yang seenak nya ambil mahkota berharga gue, gue ga trima" Ucap ansley sembari membersihkan badan nya
sedangkan kelvan nampak menelpon seseorang tak lama ada yang datang dan mengetuk kamar hotel nya
Tok..
*Tok..
Tok*..
Dengan segera kelvan membuka pintu tersebut,
"Tuan ini baju yang anda pesan, dan ini milik nona ansley" kata pria tersebut yang tak lain adalah pak Dito yang merupakan kepala pembantu di rumah nya,
"Terima kasih pak anda bisa pergi sekarang" Ucap kelvan meraih paper bag tersebut
"Baik tuan" Pak dito pergi meninggalkan kamar tersebut
Kelvan memakai baju tersebut dan telihat tampan, kelvan hanya menaruh paper bag ansley di atas ranjang lalu pergi dari kamar tersebut karna masih kesal dengan kelakuan ansley.
Setelah selesai mandi ansley langsung keluar dengan handuk yang di lilit nya
"Kemana dia?" ucap nya melihat sekeliling namun tatapan nya terhenti saat melihat paper bag di atas ranjang tersebut
"apa ini?" karna kepo ansley langsung membuka nya
"Pasti ini punya gue" Ansley meraih baju tersebut lalu memakai nya,
Ansley nampak mencari keberadaan suami nya tersebut, karna tak menemukan dimana kelvan, ansley memutuskan untuk pulang sendiri kerumah daren menggunakan taxi
sesampainya di rumah daren mama vio nampak menyambutnya,
"Hai sayang, kamu dah pulang? kok gak bareng kelvan?" Tanya mamaa vio
'Eh dia udah pulang duluan? kok ga ngajak gue?' Batin ansley
"Itu tadi ansley yang nyuruh duluan" jawab ansley berbohong
"Ohh kirain kamu lagi marahan sama dia, karna mukanya kusut banget. sana kamu istirahat dulu pasti capek semalam kan?" ucap mama vio menggoda
"Paansi ma, yoda ansley keatas dulu" Ansley segera naik untuk masuk ke dalam kamar lama nya di samping kelvan, melihat kamar suaminya tertutup rapat namun hanya ansley abaikan dan tak peduli
Ansley masuk ke kamar nya lalu meraih ponselnya
"Bosen ah mau maen"
Tak lama ia mendapat Dm dari seorang pria berakun 'klvr.chn'
klvr.chn🐛:
Hi
Asly_jlcia🐢:
klvr.chn🐛:
Ini aku varo yang di pesta kemarin
Asly_jlcia🐢:
Ohh, hai varo
klvr.chn🐛:
Kenapa kemarin pergi? kamu ga pp?
*Tink..
pesan notif masuk ke dalam milik hp kelvan, entah sejak kapan ia menyadap nya, kelvan meraih ponsel nya lalu melihat notif dari Sosial media ansley dengan segera ia membuka pesan tersebut
"Apa apaan ini? apa dia ngediemin gue karna varo?" Kelvan kesal dengan obrolan itu
Asly_jlcia🐢:
Aku ga pp kok, makasi ya buat semalam
tink..
"SEMALAM?!! APA YANG MEREKA LAKUKAN? Dia nuduh gue selingkuh tapi sendirinya kek gini!! awas kamu syg" Kelvan segera keluar dan masuk ke kamar ansley kebetulan pintunya tidak di kunci
ia melihat ansley sudah memakai baju rapih dan terlihat feminim
"Mau kemana kamu?" Kelvan menatap nya tajam
lagi lagi ansley diam dan melanjutkan aktifitas nya
"aku na-nya! kamu mau kemana, jangan diemin aku terus Ley!! apa kamu mau jalan sama varo?" ulang kelvan dengan nada penekanan
ansley membelalak an mata, ia tak tau dari mana kelvan tau itu. ansley mengiyakan ucapan varo untuk mengajak nya jalan karna ia bosan dirumah dan kelvan juga selalu mengekang nya
"Kenapa diem? bener hm?" Kelvan mengeluarkan aura dingin nya
"Mau aku jalan dengan siapapun itu gada urusan nya sama kamu!" Ucap ansley membuat kelvan geram
Kelvan meraih tangan istrinya lalu menarik nya kedalam kamar kelvan,
"Tunggu sini aku ikut! gada penolakan!"
Ucap kelvan
ansley bingung harus bagaimana dan akhirnya ia hanya menurut, setelah berganti pakaian ia langsung pergi bersama kelvan untuk menemui varo, tapi saat di lokasi kelvan tak bersama ansley karna ia ingin melihat sejauh mana varo kemampuannya
Ansley duduk di hadapan varo yang kini sudah menunggu nya sedari tadi, namun belum sempat ia duduk terlihat seseorang memakai masker dari kejauhan yang tak asing bagi ansley
...
...
Ia nampak terkejut namun varo membuyarkan kefokusan nya,
"Hai?" sapanya
"Hai" balas ansley tersenyum
'Dia ada disini? Benarkah itu dia? atau gue salah orang' gumam ansley dalam hati
"Kamu dah lama disini?" tanya ansley
"Belum terlalu sih hehe" Ucap nya terkekeh
Kelvan kesal saat melihat varo yang sok asik dengan istringa, ingin sekali menonjok nya tapi rencana nya akan gagal nanti.
"Mau pesen?"
"Boleh"
Varo memanggil pelayan kafe tersebut lalu pelayan tersebut memberi varo buku menu,
"Aku ingin Caramel dan makanan stick ringan saja, bagaimana dengan kamu ley?"
Ansley yang melamun pun segera tersadar
"A-ah aku mau udang rebus, stick dan Strawberry juice" ucap nya asal
"Baiklah tunggu sebentar nona, tuan" kata pelayan tersebut
"Tuan apa yang ingin anda pesan?" tanya pelayan di meja kelvan
"Aku ingin susu caramel saja" jawab nya
"Ada lagi?" tanya pelayan itu memastikan
"Tidak"
"baik lah tunggu sebentar tuan" pelayan itu pergi untuk membuatkan pesanan
bersambung....
.
.
.
Penasaran sama cowok itu? author akan mengungkap kan nya di eps selanjutnya, berikan like, komen, Bintang dan vote jangan lupa. terimakasih telah mendukung karya ini
thx for reading❤