
Setelah semua selesai, kami pun ke lapangan terbang Chamber Field. Disana aku memanggil sekitar 100.000 tentara angkatan laut.
Aku langsung memerintahkan para tentara itu untuk mengikuti instruksi Yamamoto.
Yamamoto dan pasukannya yang baru itu pun pergi meninggalkan lapangan ini. Lalu aku menciptakan 50 truk kontainer. 30 kontainer berisi makanan, 10 kontainer membawa senjata dan 10 lagi membawa amunisi.
Aku juga menciptakan beberapa tank amfibi dan kendaraan ringan militer, mungkin mereka akan diperlukan suatu saat. Setelah aku aku menciptakan pasukan logistik sekitar 1000 orang, ya itu untuk membantu para tentara bertugas.
Para pengguna truk langsung pergi dipimpin oleh Suigin dan Militer dipimpin oleh Manstein. Jadi sekarang di lapangan yang panas ini hanya tinggal aku dan 2 orang penjaga.
Matahari sudah semakin panas, jadi aku ke gedung terdekat.
Di dalam ruangan aku duduk sambil memainkan tabku. Bermain membangun pertahanan untuk pangkalan ini tentunya.
Memasang beberapa peluncur roket anti kapal dan anti udara. Aku juga membuat beberapa kapal perang layar dan kapal modern serta kapal pada massa perang dunia 2.
Kapal perang layar yang aku ciptakan adalah 5 Men O' War, 5 kapal Galleon, 10 Brig, dan 20 gunboat. Aku mengambil referensi kapal itu dari game tema Assassin. Karena aku kurang tau informasi tentang kapal pada masa abad pertengahan.
Kapal pada masa perang dunia, aku menciptakan. Yamato, Musashi, Iowa, Bismarck dan kapal battleship yang lainnya. Aku juga menciptakan 15 Cruiser Amerika, 25 Destroyer Jepang, 20 kapal selam U-boat.
Sedangkan kapal modern aku hanya menciptakan 5 Frigate, 7 Corvete, 3 Aircraft Carrier, 5 modern Cruiser, 5 kapal selam nuklir, 10 kapal rumah sakit. Selain itu aku juga menciptakan 8 kapal kargo dan 7 kapal ferry.
Total kapal perang yang aku ciptakan, 40 kapal dari abad pertengahan, 70 kapal dari masa perang dunia 2, 50 kapal modern. Jadi semuanya ada 160 kapal.
Sepertinya sangat sedikit ya?
Semua kapal perang telah diisi oleh tentara dan kaptennya, persenjataan dan persediaan mereka juga lengkap jadi tidak perlu khawatir. Kapal rumah sakit sudah pasti diisi oleh beberapa tentara dan dipenuhi oleh dokter dan perawat.
Sedangkan kapal kargo dan kapal ferry diisi oleh ABK yang memang profesi mereka.
Kapten kapal juga sudah diisi, seperti kapal Bismarck yang memiliki kapten bernama Erns Lindemann, Kapal Yamato dipimpin oleh Kosaku Aruga dan begitu juga kapal lainnya.
Karena agak banyak kapal yang ada jadi aku menambah 6 dermaga lagi, dan itu membuat pangkalan menjadi lebih luas. Baiklah sepertinya sudah cukup dengan angkatan laut.
Aku melihat bandara yang berada di base, lalu memperbagusnya dan menambah keamanan bandara. Para tentara sudah ingin kembali, tapi mungkin aku bisa memberi mereka pilihan untuk tinggal atau kembali jadi aku memperbarui bandara itu. Aku juga membuat beberapa hanggar dan di dalamnya sudah ada pesawat komersial.
Setalah itu semua aku pun menghubungi Alice.
"Alice bagaimana kabarmu?"
"Baik saja, disini ada tentara wanita yang menemaniku."
"Bukankah kau bilang mau di kamar? Kenapa kamu ada ditaman lagi?"
Kami melakukan video call, tentu saja aku tau karena aku melihat dibelakang Alice ada taman bunga.
"Ya aku keluar lah, aku bukan kamu yang suka di kamar terus. Bosen tau di kamar."
"Bener juga sih..."
Cowok pemalas dan cewek rajin sungguh psangan yang bertolak belakang.
"Malam ini aku tidak kembali, maaf."
"Apa kamu sangat sibuk?"
"Ya, sedikit bermasalah. Walaupun aku bisa membuat semuanya menjadi lebih cepat. Tapi urusan memimpin bukanlah gayaku. Walaupun begitu aku harus tetap ada disini untuk memimpin."
Alice terlihat mengkhawatirkanku. Dulu saat aku tinggal sendiri aku sudah tidak merasakan dikhawatirkan orang lain. Aku hanya menjadi pecandu kerja dan hobi.
"Maaf Alice, aku akan mengabarimu jika aku akan kembali."
"Ya, tetap semangat oke. Saat kamu kembali aku akan menyambutmu."
"Terima kasih, Alice. Oh ya aku ingin minta bantuanmu."
"Ada apa?"
"Tolong sampaikan pada para tentara untuk memilih tinggal atau kembali. Jika ingin tinggal maka keluarga mereka akan dibawa ke pulau dan jika ingin kembali, persilahkan mereka kembali. Bandara sudah aku perbarui dan pulau melayang juga sudah aku rendahkan tingginya."
"Aku mengerti, tapi kenapa pulau melayang itu cuman kamu rendahkan tingginya?"
"Ah aku lupa itu. Baiklah aku akan melakukannya."
"Terima kasih sekali lagi Alice."
"Sudah tidak apa-apa, sudah menjadi tugas istri untuk membantu suaminya. Kembalilah bekerja."
"Baik sampai jumpa lagi."
"Ya sampai jumpa."
Panggilan pun berakhir dan aku meletakkan tabku di meja. Setelah itu aku pergi keluar berniat untuk mencari udara segar.
Aku meninggalkan barangku di ruangan itu dan menuju pelabuhan. Karena agak jauh dari gedung tadi jadi aku menggunakan mobil. Tentu saja itu mobil yang baru aku ciptakan haha.
Hanya mobil sedan biasa, bukan mobil sport. Jujur saja, aku tidak bisa membawa mobil sport. Selama di bumi aku hanya melihat mobil-mobil sport saja dan kebetulan juga teman kerjaku adalah orang kaya jadi dia punya mobil sport.
Walaupun aku pendiam dan bersikap tidak pedulia pada sekitar, aku juga sering berkumpul dengan teman kerja. Ya itu untuk kehidupan sosial.
Kita lewati saja, sekarang aku berada di pelabuhan. Banyak tentara yang berlari di dermaga. Mungkin mereka lagi latihan.
Aku memakirkan mobilku dan memakai sebuah jaket kulit hitam. Ya jaket itu baru saja aku ciptakan karena aku kesini tidak membawa pakaian ganti. Aku juga menciptakan kaca mata hitam dan menggunakannya.
Setelah itu aku keluar mobil dan melihat-lihat dermaga. Sekarang juga sudah mulai sore, jadi pemandangan dermaga jadi sedikit lebih indah.
Aku pun ke dermaga 13 disana ada kapal Gerald R Ford dan disebelahnya ada kapal Yamato. Sebuah pemandangan yang sangat hebat bagi penggemar kapal perang sepertiku.
Tanpa pikir panjang aku langsung masuk ke dermaga.
Saat ingin masuk aku di hentikan oleh dua orang penjaga. Mungkin karena aku menggunakan kacamata dan jaket ini jadi tidak diketahui olehnya.
Salah satu tentara itu memberikan hormat padaku dan berkata.
"Maaf pak, ini adalah area terlarang. Apa Anda memiliki keperluan?"
"Tidak ada, aku hanya ingin melihat saja."
Seketika tentara itu menatap tajam ke arahku. Sepertinya dia mencari tau tentangku dan mencurigaiku.
Ia lalu melihat temannya dan mengangguk sedikit. Sepertinya itu sebuah kode.
"Apa Anda memiliki identitas? Setiap orang yang berada di base ini akan memiliki nomor identitas."
"Nomor identitas?"
Sejak kapan ada identitas disini oi!
Saat aku menciptakan kalian perasaan tidak ada nomor identitas dah. Walaupun ada kalau aku mengatakan diriku adalah Frantz seorang Raja, dia mana percaya. Aku saja tidak bawa penjaga.
"Sepertinya Anda tidak memilikinya, tolong ikuti kami."
"Baiklah aku akan mengikuti kalian."
Kenapa jadi begini??? Aku hanya ingin melihat-lihat kapal. Dan kenapa suaraku terdengar sangat arogan?
Aku pun di bawa tentara itu ke kapal Gerald R Ford. Kami menumpang sebuah mobil huumvee yang ingin dimuat ke kapal.
Mereka terus membawaku hingga sampai di anjungan kapal. Disana ternyata ada Yamamoto yang sedang melihat peta. Apa sedang ada sesuatu?
"Lapor pak, kami membawa orang yang mencurigakan!"
Tentu saja itu membuat semua orang memperhatikan kami. Begitu juga Yamamoto, tapi setelah dia melihatku, ia langsung terkejut dan tersenyum tipis.
"Yang Mulia, selamat datang di kapal bendera dari Armada nomor 1, Gerald R Ford."
Yamamoto langsung berlutut dihapadapanku. Apa nih orang mengerjaiku?
Orang-orang yang melihat Yamamoto sangat terkejut, apalagi kedua tentara yang membawaku kesini. Sepertinya ia terkena serangan jantung.