My Best Friend

My Best Friend
Episode 6 : Apa yang akan terjadi?



Sesampainya di kelas, semua orang menatap mereka berdua. Anna dan Eve menelan ludah. Tak ada tatapan bersahabat dari semua pandangan. Yang ada hanyalah tatapan tajam yang menyeramkan. Seolah ingin menelan mereka berdua.


"Guys! Si maling udah dateng nih!" ucap Jess menatap rendah pada Anna. Anna hanya bisa menelan ludah.


"Awas, hati - hati. Jaga uang kalian, jangan sampe hilang! Untung aja kemarin gue berhasil membujuk orang tua gue buat ngirim lagi uangnya. Kalau nggak bisa bahaya nih, " sambung Jess.


"Sebenarnya bukan aku yang mencuri... Kenapa sih kalian nggak mau percaya," ucap Anna.


"Masih untung aja tuh Jess nggak suruh buat kembaliin uang yang lo curi dari dia! Masih nggak mau ngaku lagi. Jess tuh kasihan sama elo yang miskin makanya sampe nyuri!" Ucap Violina, teman Jess.


"Makanya kalo miskin yah nggak usah sekolah di sini!" yang lain menyahuti.


"Beneran bukan Anna! Anna yang ceritain sendiri kalo bukan dia yang mencuri... Sebenarnya tuh Anthony dari kelas sebelah yang masuk ke kelas ini pas kita semua lagi di kantin kecuali Anna yang sendirian di kelas buat baca buku. Bukan Anna yang mencuri... Tapi Anthony. Anna yang jadi saksinya," bela Eve.


"Beneran? Gue nggak percaya! Mentang - mentang lo sahabat Anna jadi lo ngebela dia! Udah deh. Mendingan lo ikut kita aja, kita bakal nerima lo dengan senang hati. Lo kan cantik, kaya, cerdas. Tuh, sampe Si Chris yang ganteng itu tuh suka sama elo! Mendingan lo ikut kita aja deh! Daripada sama Si Anna itu tuh... Yang nggak cantik, nggak kaya pula! " ejek Jess.


Eve menelan ludah.


...


Eve dan Anna berjalan bersisian. Keduanya dengan kepala tertunduk dengan wajah sedikit lesu. Mereka dipanggil oleh guru BK. Sebenarnya hanya Anna saja yang dipanggil. Eve hanya menemani dan menunggu di luar ruangan. Mereka sudah berdiri di depan ruangan. Eve menepun pundak Anna dengan lembut. Membuat Anna tersadar dari lamunannya. Ia berjalan sambil melamun.


Eve tersenyum. Tanda memberikan semangat. Di dalam sudah ada Miss Clarissa. Salah satu guru ter-killer di sekolah mereka. Miss Clarissa memperbaiki kaca matanya yang padahal masih terlihat rapi. Miss Clarissa mempersilahkan Anna duduk.


" Anna, bisa kau ceritakan bagaimana kronologinya? " tanya Miss Clarissa. Wajah Miss Clarissa tampak dingin.


" Begini, Miss. Waktu itu, aku sedang sendirian di dalam kelas, Miss. Tidak ada orang, hanya ada aku. Aku sedang membaca novel yang kupinjam dari dari Eve. Keadaan di kelas sepi, Miss. Semua orang saat itu sedang di kantin. Aku sebenarnya diajak ke kantin oleh Eve sebelumnya. Tapi, aku memilih sendirian di kelas untuk menyelesaikan bacaanku."


" Lalu? "


" Setelah itu ada seorang anak lelaki yang memakai seragam yang sama. Aku sebenarnya tak melihat dengan jelas wajahnya. Anak laki - laki itu berjalan sambil berjongkok - jongkok dan menghindari tatapan mataku. Awalnya aku berusaha untuk tidak peduli. Tapi aku merasa tal tenang. Lalu aku menoleh dan tatapan mata kami bertemu. Dan... dia adalah Anthony."


" Anthony? Dia beda kelasd denganmu kan? " tanya Miss Clarisss. Dahinya nampak berkerut.


" Iya, Miss. Dia dari kelas B," ucap Anna.


" Terus? "


" Dia membuka tas milik Jess. Yang katanya berisi uang bulanan karena orang tuanya sedang berada di luar kota. Anthony mengancamku. Dia bilang kalau aku berani membongkar bahwa dia yang telah mencuri... dia akan mempermalukanku."