
Setelah berada di lapangan mereka memulai latihan pemanasan,Wina dan Wilda pun langsung pemanasan.
dari kejauhan mereka berdua diamati oleh wawan.wawan berniat mengerjai mereka
Wawan : kalian berdua kesini dulu
Wilda : ada apa ya win? kenapa kita dipanggil
Wina : nggak tau,ayo kita kesana daripada dapat marah lagi(menghampiri Wawan)
Wilda : ada apa kak ?
Wawan : kalian bawa alat panahan ini ke lapangan
Wina : ya ampun kakak bisa kan bawa sendiri ngga usah nyuruh kita dong ( muka kesal)
Wilda : iya kakak kan bisa bawa sendiri
Wawan : jadi kalian tidak mau bawa ini
Wina,Wilda : Tidak mauuuuu( balik badan)
Wawan : ok,tapi jangan harap kalian ikut di kelas pelatihan saya paham ( muka marah)
Wina : hehehe itu lebih bagus kak
Wilda : Wina apaan sih kita bisa kena marah sama keluarga di rumah kalau tau kita tidak latihan, sebentar lagi ada lomba tau
Wina : nggak peduli ( menjauh )
tiba-tiba datang kakak kelas jurusan teknik ia merupakan pelatih tetap panahan yang baru saja ditunjuk oleh pihak sekolah untuk melatih siswa yang akan ikut lomba panahan
Wiwin Adriansyah adik Wawan.
Wiwin : kenapa kalian belum latihan masih santai saja
Wilda : gara-gara orang ini ( menunjuk Wawan)
Wawan : hei saya kan cuma minta tolong bantuin saya bawa alat panahan ini
Wilda: itu kan berat tau
Wiwin : sudah cukup kalian kelapangan
Wina : dasar laki-laki nyebelin dua-duanya sama saja muka dingin,galak pula lagi
Wilda : udah nanti kena marah lagi
sementara di lapangan siswa perempuan berhenti pemanasan mereka memandangi 2 Kakak senior yang super ganteng, mereka tau dua orang itu saudara, sementara Wina dan Wilda belum mengetahuinya.
latihan pun dimulai Wina dan Wilda sudah sangat handal dalam permainan panahan mereka hanya butuh latihan sesekali,mereka sudah sering ikut lomba dan mendapat juara.
keesokan harinya Wina tiba disekolah ia menunggu Wilda di gerbang sekolah karena hari ini tidak berangkat bersama.
namun tiba-tiba muncul Wiwin pelatih mereka kemarin Wina kaget karena Wiwin menghampirinya
Wiwin : kenapa belum masuk ini bukan tempat menunggu
Wina : bukan urusan loe ( kesal)
Wiwin : ini jadi urusan saya kamu menghalangi jalan siswa lain
Wina : heii kakak senior dingin,galak tuh masih luas untuk mereka lewati
Wina : huuu siapa suruh cari masalah dengan ku
Wilda sudah datang mereka langsung ke kelas dan mengikuti jam pelajaran.
jam istirahat
Wilda : win kita ke kantin yuk gue nggak sempat bawa makanan
Wina : ok
Wina dan Wilda pergi ke kantin bersama dengan teman-teman termasuk Rendy
Rendy : Kalian ikutan latihan panahan kemarin kan?
Wilda : iya,tapi tidak berjalan lancar gara-gara pelatihannya menyebalkan
Rendy : memangnya siapa pelatihannya bukannya Pak Rahman yang melatih kemarin?
Wilda : bukan pak Rahman menyerahkan pada ketua OSIS kita Wawan, dan juga orang gantengnya teknik lupa gue namanya
Randy : Wiwin maksud kamu
Wilda : iya itu
Randy : mereka saudara
Wina ,Wilda : What?
loe serius mereka saudara ?
Wina : pantes aja mukanya hampir sama,galaknya juga sama super dingin pula lagi huuu
tiba- tiba Wawan dan Wiwin ada dibelakang mereka
*Wawan : kalian membicarakan saya
Wina,Wilda ,Randy dan temannya kaget semua
Wilda : emang kenapa kalau gue bicarakan loe , memang kenyataannya begitu kalian Super galak
Wina: nggak usah diladenin kita pesan makanan aja
Wiwin : dasar perempuan tidak tahu sopan santun.
Wina : biarin masalah buat loe
selesai makan mereka langsung ke kelas
namun pada saat berdiri Wiwin sengaja menghalau jalan Wina sehingga Wina jatuh ke lantai.
Wina : auu sakit banget lagi lutut gue
Wiwin : itu pelajaran buat loe lain kali loe sopan sama senior
Wilda : win ayo berdiri ngga usah pedulikan
Wina dan Wilda langsung pergi namun Rendy dan temannya belum beranjak dia sangat marah melihat Wina jatuh tadi
Randy : gue peringatan sama loe jangan pernah ganggu Wina dan Wilda kalau tidak kalian tau akibatnya*
bersambung..