My Best Friend

My Best Friend
Episode 12 : Sadar



"Maafkan aku telah melukaimu..."


"Aku sudah memaafkanmu, Rembulan."


Rembulan selesai mengobati manusia setengah kera itu.


"Kau... kau cantik sekali."


"Terima kasih telah memujiku," ucap Rembulan disertai iringan senyuman.


"Mengapa kau ada dihutan ini? Sangat berbahaya sendirian di hutan ini. Ada banyak hewan buas. Mengapa kau hanya sendirian?" tanya Gemintang sedikit keheranan.


"Aku ingin mencari Paman dan Bibiku. Mereka menghilang dan tak pernah kembali. Aku khawatir dengan keadaan mereka..."


"Memangnya mereka kemana?"


"Mereka pergi menuju ke arah istana. Tapi sudah lama mereka tak kembali. Aku khawatir sekali. Dan Aku ingin mencari mereka. Semoga mereka baik - baik saja," ucap Rembulan. Matanya berkaca - kaca.


"Kau yang sabar, Rembulan..." ucap Gemintang.


"Aku mungkin bisa membantumu."


"Benarkah?" tanya Rembulan. Wajahnya tampak sangat bahagia.


"Aku... adalah pangeran Gemintang. Putra mahkota dari kerajaan Bintang kejora yang dinaungi oleh kerajaan langit."


"...Aku dikutuk oleh pamanku sendiri. Dengan begitu teganya dia membuangku di bumi. Dia membuangku di hutan belantara ini. Dia mengutukku menjadi menjadi manusia kera."


"Kemudian dia menjadi raja bumi. Dia menjadi raja yang tamak dan sombong. Kerajaan bumi masih dinaungi oleh kerajaan langit..." ucap Gemintang.


"Lalu mengapa dia mengutukmu?"


"Dia ingin menjadi raja. Dia mengutukku dengan menyiramkan ramuan yang bisa mengubah seseorang menjadi manusia kera. Seketika aku berubah. Lalu keluargaku menjauhiku karena takut melihat rupaku seperti ini. Akupun dibuang,"


"Raja kerajaan bumi adalah saudara dari dari kerajaan bintang kejora. Kakekku, adalah raja dari kerajaan besar langit. Pamanku hanya diberi bagian sebagai penasehat kakekku yang sebagai raja, karena kakekku melihat tanda ketamakan dan keserakahan pada sosok Pamanku... Kerajaan bintang kejora, kerajaan bumi, kerajaan matahari, kerajaan bulan, itu adalah kerajaan dibawah pimpinan kerajaan besar langit. Begitulah Rembulan," jelas Gemintang panjang lebar.


"Dia mengutukku, lalu membuangku. Setelah itu memfitnah pamanku yang menjadi raja di kerajaan bumi yang telah membuatku seperti ini. Dia menaruh botol racun yang ia gunakan untuk menyihirku dan menaruh di bawah bantal pamanku, raja di kerajaan bumi. Kerajaan bumi adalah kerajaan yang besar dan indah, namun tak ada apa - apanya dibanding kerajaan bintang kejora. Ayahku marah besar akan hal itu, sedangkan aku sudah dibuang olehnya dan tak ada yang tahu dimana keberadaanku..."


"... Ayahku menghukum paman bumi dengan memenjaranya seumur hidup di kerajaan paman bumi sendiri..."


"Itu menyedihkan sekali," jawab Rembulan.


"Apakah sudah mendingan?" tanya Rembulan.


"Aku sudah merasa mendingan. Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan. Aku akan menemanimu..." ucap Gemintang seraya tersenyum.


"Terima kasih Gemintang... Kau baik sekali. Padahal aku sudah melukaimu..."


Gemintang berdiri, ia menegakkan tubuhnya. Sudah agak mendingan, Gemintang adalah orang yang kuat.


Rembulan tersenyum.


Mereka melanjutkan perjalanan.


Rembulan terus menekuri jalan, beriringan dengan langkah kaki Gemintang. Mereka berjalan seperti nada do re mi. Sesuatu mulai tumbuh di hati seorang gadis cantik bernama Rembulan.


Perjalanan mereka belum seberapa, masih belum menyentuh setengah perjalanan. Tapi hal itu tak akan menyulutkan semangat Rembulan yang terus bertekad demi memperjuangkan ambisi pribadinya. Hal yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.


Ia harus bisa menunjukkan pada dunia, bahwa wanita itu tidak bisa disebut sebagai 'hanya'. Seorang wanita itu patut disanjung, bukan untuk dicampakkan. Bukan untuk disakiti.


Dan semua orang harus sadar akan hal itu...


**TINGGALKAN JEJAK SEBANYAK - BANYAKNYA YAH GUYS! JANGAN JADI SILENT READER LHO! JANGAN LUPA BUAT FOLLOW, LIKE, COMMENT, VOTE, AND RATE 5 YAH! SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT NULISNYA... JEJAK KALIAN ITU SANGAT BERARTI BUAT AUTHOR!


ARIGATOU GOZAIMATSU


Author


Dianna Bee**