My Best Friend

My Best Friend
Episode 21 : Bertemu kembali



Developing a hobby has many twists and turns. so, for the sake of this literacy world, Author will always try to do anything. Because Author likes reading, watching, and a book predator.


Eve memasuki gedung perpustakaan yang sepi dan dingin. Sekolahnya adalah sekolah yang mewah dan ternama. Untuk perpustakaan memiliki gedung sendiri. Gedung laboratorium, gedung kesenian, gedung music, gedung olahraga, semuanya dibedakan masing – masing. Gedung perpustakaan yang sangat luas, dengan desain arsitektur Eropa klasik. Dominan dari warna catnya adalah coklat, hitam, dan kuning keemasan. Bau buku – buku tercium, menyeruak ketika pertama kali memasuki ruangan. Semua yang ada di dalam ruangan ini tampak terawat dengan baik.


Ini adalah tempat favoritnya. Karena kesukaanya membaca membuatnya mudah untuk mencintai perpustakaan ini. Ia adalah orang yang sangat mengedepankan pendidikan. Ia tetap menekuni hobi sambil belajar, ketika waktunya sedang senggang. Baginya perpustakaan adalah rumah kedua.


Perpustakaan mengingatkannya tentang Anna.


Anna adalah gadis yang rajin. Wajahnya tak cantik, namun tak bisa juga dibilang jelek. Tubuhnya mungil. Ia


berasal dari keluarga yang biasa – biasa saja. Ayahnya adalah seorang pramusaji di sebuah restoran, sedangkan ibunya adalah seorang karyawan di sebuah toko sepatu.


Ia selalu dipaksa orang tuanya untuk belajar bahkan hingga larut malam. Orang tuanya berharap ia bisa membawa


harapan baru untuk mengubah nasib keluarganya yang semula biasa – biasa saja menjadi luar biasa. Ia dituntut untuk selalu bangun pagi – pagi buta untuk membereskan kamar,menyapu, lalu membantu membuat sarapan. Lalu belajar lagi sebelum pergi ke sekolah.


Hingga akhirnya, ia mendapatkan beasiswa masuk di Sebuah Sekolah Menengah Atas ternama.


...


Assalamualaikum.


Makasih yah buat para readers yang udah sudi meluangkan waktu kalian untuk membaca cerita Author. Jangan lupa buat follow, like, comment, rate 5, and vote yang banyakkkk, Ingat! Jangan jadi silent readers, Membuat cerita itu nggak gampang, banyak lika - likunya. Vote yah sehabis membaca.


Cerita Author ini murni hasil jari - jemari pemikiran Author, original karya dari otak Author langsung. Author Dianna sangat senang bisa tetap menulis di sela - sela kesibukan Author. Author berterima kasih banyak atas dukungan dari kalian selama ini. Author sangat senang sekali bisa sempat menulis. 


Author akan terus mengembangkan tulisan Author agar bisa menjadi lebih baik. Author berusaha untuk memperbaiki kekurangan - kekurangan dari tulisan Author. Yang mau promosi juga silahkan, tinggalkan comment sehabis selesai membaca. Author minta maaf kalo telat mampirnya. 


Yang mau kenal lebih lanjut dengan Author silahkan, bisa melalui bergabung untuk masuk di grup chat Author Dianna Bee. Kalo ada yang kurang jelas dari tulisan Author... silahkan kalian komen sehabis membaca yah. Nggak usah malu - malu buat komen. Author tunggu kritik dan saran dari kalian. Supaya cerita Author berkembang dan menjadi lebih baik lagi. Author masih penulis pemula, masih amatiran. Jadi butuh bimbingan dari yang lebih memahami tentang dunia kepenulisan.


Jangan lupa yah buat follow, like, komen, rate 5, and vote yang banyakkk... Saranghae buat pembaca semua. Don't forget to eat, rest, and take care of your health. Health is expensive you know ... And don't forget to be happy always.