
Hai para reader sekalian , bukannya memberikan PHP pada pembaca , memang beberapa waktu kebelakang , Othor lagi ada kegiatan yang memang mengganggu pemikiran untuk melanjutkan Novel ini , semoga Para pembaca sekalian sehat selalu dan ...
Minal aidzin wal Faidzin , mohon maaf lahir dan batin dari Othor sekeluarga .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah sholat subuh Key melihat suaminya pergi ke ruangan tidak biasanya suaminya keruangan gym pada hari kerja , makanya dia ingin bertanya .
" Mas hari ini tidak ke kantor "
melihat istrinya David segera memeluknya " Tidak , aku ingin menemani mu seharian ini dirumah "
" bukannya aku tidak mau mas , tapi hari ini Louisa ingin aku menemaninya pergi berbelanja untuk keperluannya selama beberapa hari disini , mas gak lupa kan ?"
" Mas lupa kalau si perusuh itu tinggal disini , baiklah kalau begitu mas akan kekantor , ingat kalau mau keluar harus bersama supir yang di ikuti oleh beberapa bodyguard "
Sebelum Key sempat menjawab David , terdengar bunyi ponselnya David .
" aku sudah sampai , kapan aku mulai kerja ?"
" lakukan sekarang , karna istriku akan keluar sebentar lagi"
David menutup panggilan nya , lalu menatap wajah istrinya yang seakan akan penuh dengan pertanyaan .
" kami hanya ingin berbelanja bukannya mau pergi perang mas "
" Ada beberapa hal yang belum mas katakan , mas harap istri kesayangan ini mendengarkan perkataan suaminya ."
" Tapi aku nggak ingin banyak pengawal mas itu terlalu mencolok dan mengundang banyak perhatian "
" Mas , jamin dia tidak akan menampakkan dirinya , dia hanya menjadi bayanganmu saja "
Key mengangguk mengiyakan perkataan suaminya .
" Sekarang , bisakah istriku ini membantuku untuk bersiap .?"
David menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya , sedangkan Key menyiapkan pakaian suaminya .
Melihat David keluar dari kamar mandi dan sudah memakai pakaiannya Key memasangkan dasinya David , " selesai " kata key sambil menepuk dada atas David .
" Bisakah istriku ini memberiku vitamin pagi ini ?"
" Akhirnya kalian turun juga , hampir saja aku menyuruh pengawal itu untuk mendobrak pintu kamar kalian ."
" Sekalipun kau meletakkan bom di depan pintu itu , pintu itu akan tetap utuh ." kata David sambil berjalan melewati Louisa yang sedang menggerutu.
" Duduklah Louisa , kita sarapan bersama " ajak key .
" Maaf Kaka ipar , aku sudah selesai sarapan , kalian terlalu lama "
" Dia bukan Kaka ipar mu , Dia istriku bukan istri mafia itu " sewot David
" Mafia teriak mafia , sebelum jadi istrimu Key itu adalah Kaka ipar ku " Jawab Louisa sembari meninggalkan mereka berdua .
" Mas , sudahlah jangan berdebat dengannya , dia disini ingin mencari ketenangan , mas malah memarahinya saja "
" Aku nggak suka selalu menyebutmu Kaka ipar , itu membuat darahku mendidih , aku cemburu sayang "
" Apa yang membuat mas cemburu ? Aku ini sudah seutuhnya milik mas , ingat di dalam sini akan ada anakmu mas , jadi jangan terlalu membenci seseorang , mas nggak ingin kan anakmu nanti seperti Louisa "
" mana ada seperti itu sayang , Mas yang buatnya denganmu sayang ? masa iya mirip dengan Louisa "
" Itu mitos dinegara ku mas , banyak yang terbukti lho "
" itu hanya mitos sayang , kecuali istrinya selingkuh dengan orang lain !"
mendengar perkataan suaminya , Key merasa tertuduh ( maklumlah ibu hamil ).
" Jadi maksud mas , aku selingkuh gitu "
Sadar perkataan nya menyinggung perasaan sang istri , David memeluk Key " mas nggak bermaksud seperti itu sayang , mas hanya menyambung perkataan mu dengan logika mas saja , jangan cemberut begitu nanti yang ada anak kita cemberut juga "
" Key apakah sudah siap , kita berangkat sekarang " Suara Louisa menghentikan drama suami istri itu .
Key melihat wajah suaminya untuk meminta izin , David mengangguk " Berhati hatilah sayang , jangan terlalu lelah ingat ada satu nyawa lagi yang berada dalam tubuhmu ."
Key mengangguk mendengar perkataan suaminya , David mencium kening Key berlalu hingga sampai di hadapan Louisa , " kau masih ingat apa yang aku katakan kan "!
Louisa pun hanya mengangguk tanpa memberikan jawaban , tidak seperti biasanya .