Mr. Mafia and Ms.Container

Mr. Mafia and Ms.Container
Masalah Study



" Sayang , apakah sebelum ini kau sudah mengenal Anne ?"


" Hmmm , 2 Tahun lalu kami bertemu di Turki , waktu aku mengikuti turnamen beladiri dunia , Anne mengatakan padaku dia ingin aku menjadi menantunya , tapi aku nggak tau dengan anaknya yang mana aku mau dinikahkan ! "


" Pantas saja dia merasa sangat senang karna Sekarang keinginannya terpenuhi .! "


" Mas , dimana ponselku , aku mencarinya dari pagi ."


David baru teringat bahwa ponselnya Key sudah dilemparnya entah kemana , karna suara ponsel Key berdering terus , mengganggu kegiatan mereka malam tadi.


" Entahlah sayang , mungkin terlempar ke arah balkon , coba lihat disana , kalau tidak ada nanti mas belikan yang baru ." jawab David enteng


Key tidak mendengarkan ucapan suaminya , dia berjalan ke arah balkon melihat ponsel nya . dan jelaslah sudah ponselnya ada disisi balkon dengan posisi hampir melakukan terjun payung . Key langsung mengambilnya ,dan melihat banyaknya panggilan masuk mulai kemarin.


Key melihat panggilan masuk dari Jason , teman magangnya sekaligus adiknya Mark kemudian dia menelepon nya balik , mungkin ada sesuatu yang penting , mengingat sudah 3 hari dia tidak masuk kantor .


Tut .... Tut ....


Jason :. Halo Key , kau kemana saja . . . bukankah seharusnya kemarin kau mempresentasikan hasil kerjamu ? bersyukurlah bahwa Tuan David juga kemarin tidak masuk , tapi sebagi ganti nya besok kau harus datang ke kantor .


Key. :. Besok aku akan masuk , , , terimakasih atas informasinya .


Jason. :. besok kita bertemu di kantor .


" apa kau sudah merasa sehat ? " tak usah khawatir masalah meeting itu , berikan saja berkasnya sama mas , Sekarang kau adalah istriku , jadi kau hanya fokus saja sama suamimu ini ya ?" tidak usah kuliah atau magang kau dirumah saja .


" Tidak bisa gitu dong , masa magangku Belum selesai , aku harus secepatnya menyelesaikan semuanya agar aku segera wisuda , Apa mas tidak mengijinkan aku untuk menyelesaikan studyku ?"


" Bukannya begitu , tapi mas nggak ingin kamu terlalu lelah . "


" Ya sudahlah , mungkin ini memang nasibku ! Aku akan menelpon Ayah mengatakan padanya kalau aku berhenti kuliah supaya ayah tidak terlalu kecewa karena mimpi nya melihat aku wisuda di negara ini tidak terwujud."


Deg ... David baru ingat , dia harus menghubungi ayah mertuanya untuk mengabari keadaan Key sekarang. lalu apa yang akan terjadi kalau sampai Ayahnya Key tau bahwa ia melarang key melanjutkan studinya? tidak ... tidak .... dia baru saja menikah , bagaimana kalau dia tidak mendapatkan Restu dari ayahnya Key ? Ayahnya Key bisa saja menyuruh nya pulang dan meninggalkannya .. memikirkan nya saja David sudah tidak sanggup . Dia ingin bicara dengan istrinya namun dia sudah melihat Key buru-buru keluar dari kamar .


Key menuju meja makan , dia sudah sangat lapar . jam makan siang sudah terlewat akibat keinginan suaminya untuk dilayani lebih dulu .


" Sayang , maafkan mas ya ? maafkan atas keegoisan mas ."


Key hanya diam , tapi tangannya tetap mengambilkan makanan untuk suaminya , melihat key seperti ini , David jadi merasa bersalah ...


Elif keluar kamarnya ingin mengisi air minum dia melihat anak dan menantunya di dapur " kalian sudah turun , Anne kira kalian sudah kenyang di kamar "


Elif melihat ada raut kesedihan di wajah key , secepat kilat dia menatap David yang pastinya adalah tersangkanya ! David hanya tersenyum kaku dilihat Anne nya begitu ..." Tamatlah riwayatku " dalam batin David.