
Zoya dan Louisa memasuki halaman Mansion David .
Anne ... Anne ....
suara Zoya menggema dalam Mansion . Elif , David dan Key baru saja menyelesaikan makan malam. mereka langsung ingin melihat siapa yang datang . " Biar Anne saja yang lihat , itu pasti Zoya , bukankah seharusnya dia sampai lusa ? "
"Pergilah Anne , sebelum dia memecahkan semua barang-barang yang ada dengan suaranya yang membahana itu!" kata David
" Aku akan menyusul Anne setelah membersihkan ini " kata Key lagi
Elif pun menghampiri Zoya ..
"Zoya , kenapa harus berteriak , seharusnya kau mengucapkan salam dulu "
" Aku sudah terlalu kangen sama Anne " kata Zoya cengengesan sambil memeluk Elif
Elif melihat Seorang perempuan wajahnya murung sedang berdiri didepan pintu .
" kau membawa teman ? kenapa kau tidak menyuruh nya masuk ? "
" Oh iya , aku hampir melupakannya . Louisa kemarilah , kenalkan ini Anne ku "
" Louisa Tante " katanya sambil menyalami Elif
" Oh ini yang namanya Louisa , sejak Zoya bertemu denganmu dia tidak habis-habisnya menceritakan tentang mu ! Kenapa dengan wajahmu , kau habis menangis ?ayo duduk ceritakan siapa yang membuat kau menangis .!"
Louisa hanya tertunduk , air matanya menetes . lalu Zoya berinisiatif menceritakan semua kejadiannya .
" ya sudah , nanti kita cari bersama "
saat mereka sedang mengobrol mereka mendengar suara gelas pecah dari arah dapur .
" Anne apa itu kakak ipar ku ?" kata Zoya karna dia melihat dari jauh sepasang manusia berada di dapur .
" ya pasti kakakmu mengganggu nya ," apa kalian sudah makan , kalau belum ayo ke dapur tadi Kakak iparmu masak banyak dan enak ."
" Sayang kau tak perlu melakukan ini , banyak pelayan disini yang akan mengerjakannya , kau tinggal memanggil mereka saja " kata David sambil memeluk pinggang Key yang lagi mencuci piring .
" Mas menjauhlah , aku lagi cuci piring nanti ini pada pecah "
Pranngggg .... benar saja gelas yang di pegang key jatuh karena dia harus menahan geli akibat suaminya terus menciumi lehernya yang ditutupi hijabnya .
" apa yang kalian lakukan disini ? " kata Elif
" Aku hanya membantu key , tapi Key memecahkan gelasnya " kata David membela dirinya
" Bohong Anne mas David menggangguku dari tadi " kata Key tanpa membalikkan badannya dan melanjutkan pekerjaan nya.
Louisa mendengar suara Key di balik tubuh David , dia bergerak maju untuk melihatnya .
" Key , kau kah itu " kata Louisa penasaran walaupun dia pasti tidak salah mengenali suara nya .
" Louisa Kau disini ? bukankah datang lusa ?"
Louisa memeluk Key , kemudian dia tersadar akan sesuatu , lalu dia mencubit pinggang key dengan kuat .
" auhhh .... kenapa kau mencubit ku ?
dengan bertolak pinggang Louisa mengomel " dari tadi aku menangis khawatir dengan keadaan mu , tapi ternyata kau hidup enak disini ! kenapa kau tidak mengangkat telponku hah . kau masih menganggap aku sebagai sahabatmu atau tidak ! tunggu dulu , jangan bilang kau sudah menikah dengan Kakaknya Zoya ? Astaga .... kalau seperti ini , itu artinya kau tidak akan jadi kakak ipar ku ? tapi tidak apa apa , kau tidak mencintai nya kan ? kau bisa bercerai dengan nya , setelah itu lalu kau menikah dengan kakakku ! dia pasti tidak keberatan dengan status mu sebagai janda muda ! apalagi sekarang Janda itu semakin di depan !"
hahahaha ....... Elif dan Zoya tertawa mendengar slogan nya Louisa .. tapi jangan ditanya wajah David sudah memerah menahan amarahnya .
" Apa yang kau katakan ! sampai kapanpun aku tidak akan berpisah dengan istriku , memangnya siapa kau ,siapa kakakmu ? pasti hanya pria yang mengandalkan kekayaan orang tuanya ! "
" jangan asal bicara tuan , bahkan kekayaan kakakku melebihi kekayaanmu , kakakku Louis Pemimpin kartel mafia terbesar di Spanyol ! dan asal kau tau tuan kakakku dan Key pernah saling mencintai "
Dag .... Dig ... Dug ...
Seketika jantung David berdetak kencang takut kehilangan . David baru teringat tentang informasi yang diberikan Mark beberapa waktu lalu .