
Akhhhhhh ......
Teriakan Rissa menggema diruangan itu , pada saat Rissa ingin mengarahkan pisau itu pada Key , dengan sigap key menangkap pergelangan tangan Rissa yang memegang pisau itu lalu membalik tangannya hingga tangannya terpelintir hingga pisau jatuh kelantai.
" Aku bisa saja menancapkan seluruh bagian pisau itu kedalam perut indahmu itu , tapi ini adalah kesempatan terakhir mu untuk berubah jika kau melakukan hal nekat lagi , jangan salahkan aku jika tubuhmu yang cantik itu tapi menurutmu akan jadi santapan buaya Mark " kata Key
Mark menyeret Key keluar ruangan , setelah itu mereka melanjutkan meeting dengan tenang . Semuanya memuji keahlian Key dalam memimpin kali ini walaupun Key terbilang baru dalam hal ini tapi kemampuannya tidak bisa dianggap remeh . memang pantas menjadi pendamping penguasa dalam benak mereka . Bahkan Mark merasa tersisih dan tidak di perlukan untuk di mintai bantuan .
" Baiklah kalau memang tidak ada yang perlu kalian tanyakan kita akhiri pertemuan hari ini , aku tidak ingin ada hal-hal yang akan merugikan perusahaan ini maupun perusahaan kalian , bermainlah dengan jujur kalau kalian ingin selamat dunia akhirat . Selamat siang ."
Key keluar ruangan ingin segara cepat sampai kerumah , dia yakin kalau dirumah David pasti sedang gelisah . setelah sampai di luar perusahaan Supir David sudah menunggu Key dia langsung membuka pintu mobil agar Key masuk dengan hati hati , karena sebelum berangkat tadi , David sudah memberi perintah agar sang supir melayani istrinya dengan baik karna sedang mengandung penerusnya .
Sengah jam kemudian mereka sudah sampai ke mansion David , Key langsung menuju kamar mereka .
Klekkk ...
Key membuka pintu kamar , dia melihat David tersenyum ke arahnya dengan kacamata dan Laptopnya berada di pangkuannya. Key berjalan ke arah David " Kenapa bangun , apa badannya sudah enakan mas "
" hmmm , aku merindukanmu wanita hebatku , maafkan aku , seharusnya aku yang bekerja untukmu " David melepaskan kacamata nya dan menyimpan laptop nya di laci nakasnya lalu memeluk Key dan meletakkan wajahnya di leher Key .
" Dengan senang hati aku akan membantu suamiku , Karena suamiku ini sedang sakit ". kata key sambil mengelus punggung David .
" Tidak perlu mandi sayang , aku senang dengan wangi tubuhmu yang seperti ini , sangat mengundang gairah ku ." ucap David dengan suara serak sambil membuka hijab key .
" kau menginginkan aku mas ? " David menjawab dengan anggukan dengan posisi tangannya membuka kancing baju bagian depan Key .
" apakah mas sudah sehat "
" aku akan sehat jika kau memberikan obatku ini " kata David menunjuk pabrik asi key
Key hanya diam karena memikirkan kesehatan suaminya walaupun sebenarnya Key menginginkan sentuhan suaminya . Melihat Key terdiam David segera pergi kekamar mandi untuk berendam air dingin karena mengira Key menolaknya .
Key melihat perubahan pada wajah David dapat di pastikan bahwa dia sedang merajuk . Key menghampiri David ke bathroom dan melihat suaminya sedang berendam bathtub dengan air dingin sedang matanya tertutupi dengan lengan kanannya .
Key langsung merubah suhu air yang di pakai David berendam ,
" apakah mas ingin aku menjadi janda kaya raya yang akan di sebutkan kaum muda diluar saNa ? "
David membuka matanya sambil menunjukkan Amarahnya . bukannya David tidak tau bahwa istrinya masuk ke bathroom bahkan istrinya turun dari ranjang pun dia tau , instingnya sebagai the king of Mafia tidak diragukan lagi .
" apa maksudmu berkata seperti itu hah ?"