Mr. Mafia and Ms.Container

Mr. Mafia and Ms.Container
hukuman Key



"apa maksudmu berkata seperti itu hah ?"


"bukankah sudah jelas mas ingin meninggalkan ku , sedang sakit malah berendam di air dingin seperti itu" Key berjalan ke sudut ruangan membuka semua pakaian nya lalu bergabung dengan suaminya.


David yang melihat istrinya berjalan ke arahnya hanya memakai pakaian ********** saja langsung meneguk Salivanya , baru saja juniornya hendak tidur malah di hadapkan dengan pemandangan yang Wow ...


Key mengambil sabun cair lalu menuangkannya ke telapak tangannya , dengan gerakan lambat menggoda key menggosokkan telapak tangannya di dada bidang David , banyangkan bagaimana frustrasi nya David menahan gairah yang membuncah akibat sentuhan tangan istrinya itu , tapi dia masih menahan Egonya agar dapat melihat bagaimana usaha istrinya itu untuk dapat membujuknya .


" Balikkan badannya mas "


David menuruti perkataan Key , tanpa menjawabnya , key hanya geleng-geleng kepala melihat suaminya menahan nafsunya itu . Key menggosok punggung David dengan cepat . lalu keluar dari bathtub , Lalu mengambil bathrobe untuk suaminya .


" Mas , ayo bangun sudahi berendamnya "


namun David tak kunjung berdiri dari tempat nya hingga memunculkan Amarah Key .


" Baik , , , kalau itu mau mu mas , mas merajuk tanpa alasan dan sekarang Nggak mau mendengarkan aku bicara , "


David mendongak melihat ke arah Key dengan wajahnya yang datar , tapi mulutnya masih tertutup dia ingin melihat seberapa jauh key marah . Key membuang nafasnya dengan kasar . " mulai sekarang uruslah sendiri urusanmu mas sebagaimana kau tidak punya istri aku anggap diammu tidak menginginkan ku lagi " Key berlalu meninggalkan David .


David dengan cepat menyambar bathrobenya lalu menyusul istrinya , bisa gawat kalau istrinya meninggalkannya . David mencari keberadaan istrinya di dalam kamar namun dia tidak menemukannya . lalu dia menuju ke ruangan tempat penyimpanan pakaiannya dia melihat istrinya sudah rapi sambil menjinjing tas lamanya . dia panik pasti istrinya hendak pergi meninggalkan nya karena kebodohannya .


David berjalan ke arah key mengambil alih tas yang di pegang Key " Sayang , kau mau kemana ? Kau tidak akan meninggalkanku kan ? "


Key hanya diam sambil berjalan meninggalkan key , melihat Key tak peduli terhadapnya David meninju Cermin besar yang ada disebelahnya .


Krakkkkkk ...


Punggung tangan David di penuhi dengan serpihan kaca , , ,


" kau bilang kau mencintaiku Key , tapi kau ingin meninggalkanku " teriak David


Key berbalik , melihat banyaknya darah yang mengalir dari tangan David tapi dia tetap diam menatap David dia ingin memberi pelajaran pada David dengan diam tidak akan bisa menyelesaikan masalah.


" maafkan aku , mungkin aku memang egois dan ingin di mengerti ini bukan sifatku , tapi kalau dengan pergi dariku bisa membuatmu bahagia pergilah "


" bagaimana rasanya di diamkan ? ngak enak bukan ? "


David menatap Key dengan penuh tanda tanya.


" kau mengerjaiku "


Dengan tersenyum Key menuntun David ke arah ranjang , lalu mengambil kotak P3k mengobati tangan David yang terluka .


" apa mas yakin mau melepaskan aku , dan hidup bahagia tanpa aku ? bagaimana bila ada laki-laki lain yang ingin menikah denganku misalnya ..."


belum sempat Key bicara , David langsung membungkamnya dengan bibirnya ******* bibir Key dengan kasar tanpa ba-bi-bu David mengangkat tubuh Key diatas ranjang dan menindihnya . " aku akan membunuh semua laki-laki yang berani mendekatimu ."


Dengan kasar David merobek yang melekat pada tubuh Key tanpa memperdulikan pemiliknya marah . " Mas itu baju mahal "


" aku akan memberikan pabriknya untukmu "


" akhhhhhh mas pelan pelan , ingat anakmu yang ada di dalam " kata key saat David dengan kasar menerobos benteng pertahanan nya .


David tersadar bahwa dia terlalu menggebu gebu dalam menggauli istrinya .


" Maafkan Daddy sayang , ini hukuman untuk mommy mu karna membuat Daddy khawatir "


Ahhh .... akhhh...


mas cukup aku , sudah lelah ...


sebentar lagi sayang ....


Akhhhhh....


David akhirnya tumbang di sebelah Key .


"Tidurlah .... ini belum seberapa sayang , kau masih harus menerima hukumanmu sampai waktu yang tidak bisa aku ditentukan " kata David sambil mencium kening Key ,