Mr. Mafia and Ms.Container

Mr. Mafia and Ms.Container
aksi key 2



" apa maksudmu hah " kata Mark dengan berteriak .


" kecilkan suaramu Mark , telingaku sakit mendengarnya " kata Key


Semua orang diruangan itu kaget karena Key berani menegur Mark . sekarang kasak-kusuk diruangan itu kembali terdengar siapa Key sebenarnya .


" Julius , katakan sekarang siapa pemilik saham terbanyak disini , agar mereka tau siapa yang harusnya mereka hormati ." suara key terdengar tegas .


" Pemilik 60% saham itu istrinya tuan David ." katanya dengan singkat .


Duar .... bagaikan terkena petir di siang bolong Rissa makin gila dengan pemikirannya sendiri " tidak mungkin tuan David sudah menikah , tidak ada pemberitaan tentang pernikahannya , kalaupun itu memang benar aku tidak peduli , aku akan menyingkirkan istrinya . batinnya


" Mark bisa kau hubungi Suamiku , tanyakan padanya , apa betul dia memang kekasihnya dan akan segera menjadi Nyonya Thomson selanjutnya ."


" Apa maksudmu Key ? " tanya Mark bingung.


" wanita itu mengaku kekasih David , walaupun aku yakin suamiku tidak akan serendah itu menerima barang bekas ."


Mark menghampiri Rissa dan mencengkeram rahangnya " Siapa kau berani mengusik kehidupan David , apa kau punya nyawa cadangan , bersiaplah menanti kehancuranmu " Kata Mark menghempaskan wajah Rissa dengan kasar .


semua orang di ruangan itu bergidik ngeri melihat nya . Mark menatap satu persatu yang ada diruangan itu " Sebenarnya perusahaan ini tidak memerlukan para investor , tapi Tuan David berbaik hati mengundang kalian untuk bergabung agar perusahaan kalian bisa maju , tapi kalian memanfaatkan kesempatan ini dengan menggunakan trik kotor dan kesempatan kalian kali ini tidak akan berlaku lagi ."


" Tuan Mark , kami tidak melakukan apapun jadi tolong jangan batalkan kesepakatan ini " kata satu orang


" Benar Tuan , Nona Rissa dan wanita itu yang dari tadu mengacaukan pertemuan ini " kata yang satu dengan pongah lagi padahal kekayaanya tidak seberapa .


" kalian tau siapa wanita itu ? " kata Mark sambil menunjuk wajah Key .


Krekkkk


Key mematahkan jari tangan Mark . " apa yang kau lakukan Key , ini benar-benar sakit "


" Aku tau siapa saja yang berkonspirasi disini , kalau kalian ingin tetap menjalankan rencana kotor kalian , jangan salahkan aku kalau kalian beserta keturunan kalian akan lenyap tak berbekas ." Kata Mark mengancam mereka .


Jangan tanya lagi , jantung mereka ketar-ketir mendengar ancaman Mark .


" kalian ingin tau siapa istrinya David ? wanita yang kalian bilang sebagai pengacau itu adalah istrinya ."


" Dan untukmu , aku bisa saja melenyapkan mu , karna dengan bangganya kau mengaku sebagai kekasih David tapi aku masih berbelas kasih mengingat kau adalah wanita ."


Sekali lagi mereka semua terdiam mendengar perkataan Mark , mereka juga tak menyangka bahwa David menikahi wanita berhijab namun tegas .


" Dasar wanita iblis , kau bersembunyi dengan balutan hijab yang anggun , tapi jiwamu bersemayam iblis , kau dengan tega menyakiti orang lemah seperti kami ini " Rissa berteriak sambil berlari menghampiri Key ingin menarik hijab yang membalut kepala Key , dia sudah tidak peduli dengan semua ancaman yang diberikan Mark dan Key .


Tapi dengan sigap Mark menarik tangan Rissa hingga jatuh terduduk di lantai .


Key tersenyum sinis mendengar teriakan Rissa .


" Jangan kau salahkan hijab ku , ini adalah agamaku , Aku bisa saja menjelma menjadi iblis dan menghancurkan siapa saja yang mengganggu ketenangan keluarga ku terutama wanita yang akan mengganggu suamiku ." kata key dengan penuh penekanan.


" untuk itu ,, jangan ada yang berani menghidupkan iblis dalam tubuhku , aku memang ****** tapi aku tidak bisa kalian tindas ." lanjut key


Key menarik nafas lalu membuangnya perlahan " Mark usir wanita itu dari sini , ambil alih saham 15% miliknya , aku tidak ingin dia berhubungan dengan Thomson Corp "


Rissa bangkit dari duduknya , dia mengambil pisau kecil yang tersimpan dalam tasnya , fikirannya sudah kotor ingin segera melenyapkan key lalu dia berlari menghampiri key ...dan


Jleb ...


akkkkkhhhhh ......