Mr. Mafia and Ms.Container

Mr. Mafia and Ms.Container
dag Dig dug .....



setelah melakukan kegiatan panas mereka , key keluar dari kamar mandi , melihat suaminya sudah bugar dan sudah rapi " mas ,,,, gimana dengan bajuku , mas ga adil mas sudah rapi tapi aku .... " kata key sambil menunduk melihat bathrobe yang digunakannya.


cup ... David mencium bibir Key ....


" bajumu ada di ruangan samping , mas sudah menyiapkan semua keperluan mu disana semenjak kita menikah ... , mas tunggu di luar mas gak akan sanggup bila harus melihatmu seperti ini , bisa bisa kita ga kan keluar dari sini sampai pagi ."


Key segera berlari menuju ruangan yang di tunjuk David , takut akan perkataan David tadi . David hanya tersenyum melihat tingkah Key .


sampai di ruangan itu Key sampai terkesima , bagaimana tidak semua keperluannya sudah ada disana .



memang tidak seluas yang dirumahnya , tapi cukup mewah untuk di tempatkan di dalam kantor .


David keluar kamar pribadinya , dia mendapati Mark dan Kevin duduk santai di sofa .


" kami kira kau tidak akan keluar dari kamar itu " kata Kevin agak kesal pasalnya mereka berdua menunggu Kevin hampir satu jam lamanya.


" dan aku kira kau sudah tinggal nama saja " kata David menghampiri mereka duduk di sofa .


" ck ... otakku tidak sedangkal itu "


" memang tidak dangkal tapi hampir saja dia mau jadi pebinor " kata Mark


" Pebinor ? apa itu ?" tanya Kevin


" kata Louisa itu ' Perebut bibi orang ' " jawab Mark lagi.


David memandang horor Kevin " dengan cara apa kau merebutnya ?" tanya David dengan serius


" katanya dia ingin membunuh suaminya " jawab Mark santai .


David memandang Kevin dengan tajam , bukannya dia tidak melihat di dalam matanya masih menyimpan rasa cinta pada key , sebenarnya David juga merasa bersalah pada Kevin , tapi mau bagaimana sekarang key adalah istri nya dan dia sangat mencintainya dia tidak mungkin merelakan key begitu saja pada Kevin .


" Maafkan aku , ini di luar kendaliku , aku juga tidak tau kalau Key adalah gadis yang kau cari selama ini , tapi aku juga tidak bisa melepaskan dia begitu saja , aku sangat mencintainya ."


" aku tau , disini kau tidak sepenuhnya bersalah , mungkin ini adalah takdirku untuk menjaga jodohmu seperti kata Mark tadi ."


" apa Key tau kau mencintainya ? tanya David .


" hahahaha .... kau lupa David bahwa dia pernah bilang kalau key itu tidak kenal dengannya dengan kata halusnya lupa ." kata Mark mentertawakan nasib Kevin.


Kevin melemparkan bantal sofa itu ke wajah Mark ." lebih baik kau diam Mark , sebelum aku menghubungi ibumu lalu membawamu pulang ke turki untuk dinikahkan dengan Monica " kata Kevin mengancam Mark .


Mark terdiam dengan seribu bahasa " lebih baik dia tidak mengetahui , atau aku akan malu sendiri dan ini hanya antara kita bertiga saja " kata Kevin lagi.


" mungkin ini yang terbaik " jawab David


pintu kamar David terbuka dia melihat istrinya sudah segar " sayang kemarilah , aku ingin mengenalkan seorang teman padamu , mungkin kau mengenalnya " kata David pada key sambil mengulurkan tangannya dan key menyambutnya lalu duduk di samping David.


key menatap Kevin , dia lalu mengingat seorang pria yang berseteru dengannya waktu di pusat perbelanjaan .


Kevin pun sudah merasa was was dalam hatinya .


" hmmm aku ingat dia ..."


" kau mengingatku ,? betapa bahagia hati Kevin bahwa Key tidak melupakannya selama ini .


deg deg


David melihat wajah key , dia sudah takut kalau Key mengingat Kevin dengan kejadian Beberapa tahun lalu . dan meninggalkannya .( maklumi saja ya guys ...)