Mr. Mafia and Ms.Container

Mr. Mafia and Ms.Container
Bermesum ria ?



Stop ...


Louisa apa yang kau lakukan ???


"Jangan mengganggu kesenanganku Zoya , aku belum selesai dengannya ."


" kau jangan serakah Louisa , aku juga ingin ambil bagian atau kau akan kirim kembali ke tempat asalmu ! "


" Ada apa dengan kalian berdua , lelaki seperti itu saja di perebutkan , apa kalian tidak melihat aku disini ? " kata Mark melerai perdebatan mereka berdua .


" apa ka Mark mau menggantikan posisinya untuk aku mutilasi , dengan senang hati aku akan melakukanya " kata Zoya dengan menyeringai ke arah Mark .


" Ternyata kau sudah mengikuti jejak kakakmu itu , jejak psikopat . ! kata Mark ngeri dengan senyuman Zoya itu .


"kami itu satu darah , apa ka sudah amnesia ya ?? apa perlu aku membenturkan kepalamu ke tembok agar kau mengingat siapa kami ini ?' kata Zoya menakuti Mark


"sebelum kau melakukan itu , aku akan mengikatmu terlebih dahulu lalu membuangnya ke kolam buaya milik kakak mu"


" Apa kau sudah bosan hidup Mark ? aku akan senang hati menghabisi nyawamu sekarang juga , lalu mengirim jasadmu kerumah ibumu ! dia pasti senang kalau aku sudah menghilangkan beban hidupnya ." Suara David menggema di ruangan itu , emosinya naik saat Mark berkata ingin membuang adiknya , biarpun Zoya nakal , tapi dia sangat menyayangi adiknya itu .


Key yang melihat suaminya emosi langsung mengelus lengan nya . Mendapat perlakuan seperti itu David langsung mengambil telapak tangan istrinya lalu menciumnya .


Key yang di marahi seperti itu hanya diam , sambil menatap laki-laki yang di dirantai keadaannya sudah sangat memprihatinkan . " kau apakan dia Louisa ? sepertinya kau mempunyai dendam kesumat padanya , hingga wajahnya tak berbentuk seperti itu ."


" ini belum seberapa Key , aku masih mau mengebiri dia , , , lebih baik kau pulang saja dengan suamimu itu , aku yakin kau tidak ingin melihat nya dan suamimu tidak akan mengijinkanmu untuk melihat senjata pria lain kan !"


" Louisa , , , aku sudah bilang kan kalau sekarang giliran ku , Kakak ipar , tolong bilang pada temanmu ini agar dia diam sekarang . dari tadi dia saja yang bermain , aku belum dapat giliran ." kata Zoya memelas pada Key .


" Louisa , biarkan Zoya yang memberikan pelajaran padanya , baru kau yang mengakhirinya ." kata Key datar


" Key , kenapa kau sekarang ketularan kejamnya mereka ? biasanya kau paling tidak tega melihat orang teraniaya , sekarang malah kau mendukung kami untuk menyiksanya , sepertinya suamimu sudah mencuci otakmu." kata Louisa heran dengan Key .


" Aku hanya menghukum orang yang pantas untuk di hukum , apalagi orang seperti itu . bukan hanya ingin melecehkan aku , tapi hampir semua wanita yang bertemu dengannya dia lecehkan bahkan dia tega menjualnya dan menjual organ dalam nya kalau wanita itu tidak berguna lagi untuknya , maka dari itu hukuman matipun jauh lebih ringan untuknya , mending kalian buat dia hidup tapi ingin mati , tapi jangan buat dia mati dengan mudah .!"


" kakak ipar memang is the best ..." kata Zoya mengacungkan 2 jempol nya .


" Aku tak menyangka ternyata istriku ini jiwanya sangat keras ." kata David sambil memeluk istrinya dari belakang dan meletakkan dagunya di leher istrinya .


Mark yang mendengar perkataan Key , hanya meneguk Salivanya " pasangan yang cocok sama sama Kejam , entah apa lagi yang akan terjadi padaku di masa depan "