
" Maaf Nona aku menginginkan ini juga , dan lagipula kau belum membayar nya kan ? aku lihat dari penampilanmu aku ragu kau mampu membayarnya "
" apakah seseorang bisa dinilai di
dari penampilannya , mungkin saja seseorang memakai pakaian mahal hanya untuk pamer atau untuk menipu orang lain padahal aslinya Zero . Banyak sekarang penipu berlagak sok kaya padahal hanya kedok saja ." jawab key ketus .
" Apa kau sedang menuduhku seperti yang kau katakan tadi ? aku tak menyangka mulutmu sangat berbahaya nona . Aku bahkan bisa membeli tubuhmu dan harga dirimu ! sebutkan saja berapa yang kau inginkan ."
" lebih baik kau pergi dari hadapanku sebelum aku mengeluarkan lidahmu dari tempatnya supaya tidak bisa lagi menghina orang lain lagi dan ini ambillah aku tidak membutuhkan nya , suamiku pasti lebih suka memakai barang yang aku beli dengan ikhlas , daripada merebut milik orang ." Key melemparkan kemeja itu ke arah pria itu lalu pergi dari tempat itu .
" ternyata kau tidak berubah , aku senang melihatmu lagi , sepertinya aku harus lebih extra untuk memperjuangkanmu walaupun itu harus memisahkan mu dari suamimu ! " batin pria itu dengan wajah tersenyum .
Key menuju ke tempat Anne dan kedua wanita yang gila akan shopping itu dengan wajah menahan amarahnya , Elif dapat melihat wajah Key seperti ingin marah langsung menghampirinya ." Ada apa sayang , kenapa wajahmu seperti itu ? mana barang yang kau beli tadi ?"
" Aku tidak jadi membelinya Anne ! seseorang membuatku kesal apa Anne sudah selesai belanjanya ? aku sudah lelah Anne ."
" Ya sudah kalau begitu kita makan siang dulu di bawah ."
" Zoya ... apakah kalian masih lama ? Kakak ipar mu sudah lelah , belanjanya nanti lagi dilanjutkan kita makan siang dulu ."
" Baiklah Anne ,,,"
" Zoya ayo temani Anne ke kamar mandi , Anne ingin membasuh muka lebih dulu . biarkan Louisa menemani Key ."
" Aku saja Anne yang menemani , aku juga ingin buang air ." tawar Louisa .
Elif mengangguk lalu menggandeng tangan Louisa untuk berjalan bersama .
" terserah kau saja Zoya , yang penting aku ingin minumnya Lemon tea panas ."
Saat Zoya membawa pesanan Key , dia berpapasan dengan Kelly .
" oh ternyata kau disini juga ya ? apa kau itu sedang bersenang-senang dengan uang David ? pasti iya dong ? aku yakin kau itu hanya ingin uangnya saja kan ? secara kau itu orang yang tidak mampu ! "
" Aku heran dengan benalu tidak tau malu sepertimu , mau aku menghabiskan uangnya kekasihku itu tidak ada hubungannya dengan mu . karena apa ? apapun yang di miliki oleh kekasihku adalah milikku juga ."
" Cuih ... siapa yang tidak tau malu sekarang , kau itu bagaikan seorang pengemis yang meminta minta pada orang kaya seperti kami ini ." kata Kelly dengan sombongnya .
" Siapa yang pengemis ? tanya Elif , dia menghampiri Zoya saat mendengar suara Zoya sedang bertengkar di dalam restoran.
" kau mengemis pada siapa Zoya ? apa Uncle Jade dan Anne Elif sudah jatuh bangkrut sampai ke akar akarnya ? kelakar Louisa memanas manasi Zoya .
" Anne dia yang bilang kalau aku ini pengemis karna aku meminta uang kekasihku David ." kata Zoya memainkan dramanya .
Louisa membisikkan sesuatu ketelinga Elif , membuat Elif mengerti keadaannya sekarang .
" Oh ternyata ini ibumu ! seharusnya sebagai orang tua bisa menasehati anaknya , tapi ini malah ikut ikutan sama anaknya menghabiskan uang orang lain . memang buah itu jatuh tak jatuh dari pohonnya ."
" Seharusnya kau berhati hati nona , lihatlah apa yang akan terjadi padamu Sekarang . Habislah kau " Kata Louisa menakuti Kelly
Kelly menatap Elif , kenapa dia merasa wajahnya tidak asing ? pakaiannya memang sederhana tapi di lihat dari modelnya dan bahannya bisa di pastikan harganya hanya kalangan berduit yang mampu membelinya . memikirkan perkataan Louisa tadi Kelly merasa dirinya dalam bahaya sekarang . tapi pemikiran itu di tutupi dengan ke sombongan yang melekat dalam dirinya .