
Mobil mewah memasuki halaman Mansion David , tak tak tak ... suara langkah sepatu memasuki mansion .
" selamat malam tuan besar !" sambut Uncle Jo kepada Jade .
" Dimana istriku jo "
" Nyonya besar ada di dapur menyiapkan makan malam ."
Jade memasuki Dapur dan melihat istrinya sedang berkutat dengan wajannya . dia menghampiri istrinya dan memeluknya dari belakang sambil mencium leher istrinya yang ditutupi oleh hijab ." I Miss you darling "
" Honey kau di sini ? "
" hmmmmmm , bagaimana aku bisa hidup tanpa mu ! kau bersenang-senang disini membawa separuh kehidupanku . "
" tak pantas kau mengatakan seperti itu , ingat umur honey ," kata Elif meledek suaminya .
" kenapa kau yang memasak darling ? Apakah David sudah kekurangan uang sampai tidak bisa membayar koki !"
" Aku hanya ingin memasak makanan yang sehat untuk menantuku , sepertinya dia sedang hamil tapi dia belum menyadarinya , dan itu artinya keturunan mu akan bertambah !"
" Apa !!! memang Gen dari Keluarga Thomson tidak bisa diragukan lagi . "
" jadi honey untuk 9 Bulan kedepan aku akan tinggal disini dan menjadi büyükanne yang siaga untuk menyambut kedatangan penerusmu nanti ."
" No ,,, lalu bagaimana denganku Darling ? siapa yang akan mengurus perusahaan yang ada di Turki ?"
" Kau tinggal saja di Turki , aku akan tetap tinggal disini ."
" Apa kau lupa kau ini juga punya suami yang harus kau urus darling . lagipula Turki dan Kanada itu itu tidak jauh , kita masih bisa melihat mereka tiap weekend ."
David dan Key baru turun melihat kedua orang tua itu berdebat akhirnya David angkat bicara
" Assalamualaikum Uncle "Kata key
" Key kau memanggilku Uncle sedangkan kau memanggil istriku Anne , apa ini tidak terdengar lucu ! panggil aku Abba sama seperti David ."
" Kenapa kalian ribut " tanya David pada keduanya .
" Anne mu memaksa untuk tinggal disini bersama menantunya , padahal Anne mu juga punya tanggungjawab pada suaminya " kata Jade
"Gawat , ini tidak bisa dibiarkan yang ada kemerdekaan juniorku dipertaruhkan bila Anne tunggal disini selamnya ." Batin David
" Abba benar Anne , lebih baik Anne ikut pulang kami akan berkunjung kesana nanti apabila Waktunya pas , "
" Kau sengaja mau mengusirku kan ? supaya kau bisa *** *** tiap waktu sama menantu ku kan ? "
" Aku tidak mengusir Anne , lagipula Anne dan Abba harus tinggal disini sampai tiga hari kedepan untuk menyaksikan kelulusan Key , aku juga sudah menyuruh seseorang menjemput orangtua nya Key ."
" Anne , aku sangat senang jika Anne tinggal bersama kami disini , tapi bukankah Anne sendiri yang bilang kalau perempuan itu harus menuruti perkataan suaminya ?" Kata Key sambil mengelus lengan Elif.
" Baiklah kalian menang 3 Lawan 1, ya sudah kalian duduklah Anne akan memanggil kedua anak perawan itu untuk makan malam ."
Melihat Anne nya sudah menjauh David menatap Jade " Terimakasih Abba , kau yang terbaik ."
" sebenarnya apa yang mas dan Abba rencanakan , jangan bilang Mas memang sengaja ingin mengusir Anne ?" tanya key pada keduanya
mendengar pertanyaan dari menantunya Jade hanya mengedikkan bahunya sambil matanya melirik ke arah David. " mana ada seperti itu sayang , Memang Abba yang tidak bisa hidup tanpa Anne , iya kan Abba "
"Ini untuk kemerdekaan juniorku sayang " batin David