
Semua sudah hadir menunggu kedatangan Pemilik saham terbanyak , tidak terkecuali Rissa Oxborn , yang mempunyai segudang rencana untuk mendapatkan David Thomson penguasa negara itu .
Key masuk ke ruangan meeting tanpa Mark , karena Mark masih menerima telpon dari seseorang dan tampak semuanya terkejut melihat kedatangannya .
brak ...
" Siapa kau , beraninya kau duduk di kursi itu "
Rissa Oxborn menggebrak meja saat Key duduk di kursinya David .
" nona sebaiknya kau berdiri dari situ , dan pergi dari sini , disini bukan tempat untuk berkhotbah " kata yang lain .
Key hanya menatap mereka dengan tatapan datar . lalu key melihat seseorang yang menunjukkan rasa hormatnya saat melihatnya.
Key pernah melihatnya dirumah David saat mengurus masalah pembangunan hotel David yang bermasalah dengan masyarakat setempat , jadi Key menyakini bahwa dia adalah pengacara yang dipercayai suaminya
Mereka memang belum tau siapa pemilik saham 60% itu , yang mereka tau David membeli saham itu .
" Memangnya siapa kalian yang menyuruhku pergi dari sini , Tuan David saja tidak keberatan dengan aku duduk disini . dan kau siapa kau nona dengan berani berteriak di hadapanku " kata key dengan Tegas .
" Aku adalah kekasih Tuan David dan sebentar lagi akan menjadi istrinya ." jawab Rissa dengan sombongnya .
Orang yang diruangkan itu berbisik , apa betul yang dikatakan Rissa Oxborn itu . kalau memang benar mereka harus berhati hati dengannya .
Key tersenyum miring melihatnya , " berapa persen sahammu nona !" tanya key .
" 15% untuk apa kau bertanya , memangnya kau tau apa tentang saham hah "
" Tuan ... bisa aku tau siapa namamu dan apa jabatan mu di perusahaan ini " tanyanya pada pengacara David itu .
Sebelum pria itu menjawab Key , Rissa memotongnya " sebaiknya kau tidak perlu tau semua urusan kami yang ada disini ."
" Saya Julius Caesar nyonya , saya pengacara tuan David ."
" Apa maksudmu hah " gertak Rissa
" Aku tidak ingin perusahaan ini di huni oleh orang licik yang menggunakan cara kotor untuk memperoleh keuntungan sendiri "
Rissa merasa tersinggung dengan perkataan Key , dia menghampiri key dan mengangkat tangannya untuk menampar key ... namun
Hap ...
Key menangkap tangan Rissa dan memelintir nya , lalu mendorong nya ke belakang , tubuh Rissa limbung ke lantai . Key mengambil hand sanitizer lalu menyemprot telapak tangannya seakan dia habis memegang sesuatu yang penuh dengan kuman .
" Aku bisa saja membuat hasil operasi plastik yang ada di bokong mu itu rusak parah apabila kau masih bersikap buruk padaku ,
atau aku akan menyebarluaskan video saat kau memuaskan para lakilaki yang jadi korban mu . "Key berjongkok di depan Rissa sambil berbisik
Rissa terdiam saat mendengar perkataan Key bagaimana dia bisa tau tentang rahasia yang bahkan orangtua ku tidak tahu , ini tidak bisa di biarkan aku harus segera menyingkirkan wanita ini sebelum semua rencana ku gagal . fikir Rissa
" kalau kau tidak percaya coba saja ." seakan Key bisa membaca fikirannya.
ceklek ....
Semua yang ada di ruangan melihat Mark masuk langsung tegang , bagaimanapun mereka sangat tau siapa Mark itu .
" Ada apa ini " kata Mark Tegas .
Melihat Mark masuk , Rissa memasang wajah sesedih mungkin " ini saatnya membalaskan wanita itu " batinnya .
" Tuan Mark , wanita ****** ini membuat kekacauan dan membuatku terluka "
Mark menunjukkan wajahnya yang menahan amarahnya . Rissa merasa menang melihatnya " Sepertinya rencana ku berhasil " batinnya
Kita lihat saja besok apakah memang rencana mu berhasil nona Rissa . karna disini umak ini yang mengatur skenarionya . hahahhaaa