Mr. Mafia and Ms.Container

Mr. Mafia and Ms.Container
Sarapan bersama



Setelah keributan di dapur , Semuanya beristirahat , tapi tidak dengan David . Dia masih gelisah dengan perkataan Louisa tadi . dia menatap punggung istrinya yang membelakangi nya tidur .


" Sayang kau tidak akan meninggalkan ku kan ! apa benar yang dikatakan Louisa tadi bahwa sayang pernah mencintai si Mafia itu ! Aku pernah dengar lho klo si Louis Arnoult itu pernah membantai 2 Klan Dalam 1 malam ! sayang pasti tidak suka dengan orang seperti itu kan ?"


mendengar suara suaminya , Key yang hampir tertidur membuka matanya dan membalik badannya menghadap suaminya


" Mafia teriak mafia , Mas aku ini sudah menikah dan aku ga kan meninggalkan mu begitu saja , memang betul dulu aku pernah menyukainya , tapi itu dulu . dan betul juga dia pernah pernah melakukan pembantaian itu , aku juga tau , tapi dia melakukan itu dengan alasan yang kuat . dia hanya melindungi orang yang disayanginya "


" kau tidak lagi mencintainya kan ? kata David memastikan perasaan Key .


" Aku tidak pernah mencintainya , aku hanya sekedar dekat dengannya dulu hingga menimbulkan kekaguman terhadapnya . lagipula sekarang aku sudah menikah dengan orang yang kaya raya , ganteng idola para wanita , aku tidak butuh yang lainnya " kata Key sambil membelai rahang kokoh suaminya yang ditutupi oleh rambut rambut halus .


David menangkup tangan Key , lalu menciumnya , " besok aku akan menemui Marco , apa kau jadi ikut ?"


" apa boleh ? bukankah besok kita ada meeting pagi ?"


David mengangguk " kita akan pergi setelah makan siang , tapi bolehkah aku minta vitaminku malam ini hanya 1 ronde saja ( katanya ) ? " kata David sambil mengelus punggung Key dari dalam bajunya .


Mengerti akan keinginan suaminya , Key hanya tersenyum . David yang melihat senyuman itu langsung melahap sang pemilik , entah bagaimana caranya piyama yang dipakai key sudah tak menempel di tubuhnya . mungkin setelah ini dia harus menanyakan pada suaminya mengenai piyama itu .


Janji yang hanya Sekali jadi berkali kali ,,,


Hu... hu.... hu .....


akh .... akh .....


Akhirnya David tumbang disamping Key , sambil mengucapkan " I love you " dia lalu mencium kening Key .


"Bagaimana aku bisa tanpamu sayang . tidurlah tapi kalau kau ingin lagi , aku selalu siap disini melayani mu Ratuku " kata David sambil mengerlingkan matanya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi hari di dapur Key dan Elif sibuk menyiapkan sarapan pagi .


" David sudah bangun Key " tanya Elif


" Tadi subuh sudah bangun terus tidur lagi Anne ."


" Pagi Anne ku sayang , pagi kakak ipar ku sayang ! " sapa Zoya sambil menciumi mereka berdua .


" seharusnya aku yang memanggilmu kakak ipar Key , kenapa nasib baik tidak berpihak padaku " kata Louisa dengan berdrama sedih ..


" Jangan banyak drama deh ..duduklah dulu dan tunggu sebentar aku harus membangunkan suamiku dulu biar kita bisa sarapan bersama " kata key berlalu meninggalkan mereka


Saat memasuki kamar , key melihat suaminya sudah selesai mandi dia lalu menghampiri nya . " aku kira mas belum bangun , sini aku bantu "


Melihat istrinya David segera membalik badannya . " aku kan sudah mendapatkan vitamin tadi malam , makanya pagi ini harus semangat " kata David sambil berjalan menuju Key .


Key dengan telaten membantu suaminya bersiap mulai mengancing kemejanya " duduklah , aku akan memakaikan Pomade nya"


David mematuhi Key ... dengan duduk di kasur sedangkan key memakaikannya Pomade .


" sudah selesai , ayo kita sarapan bersama semuanya sudah menunggu dibawah ."


David menggandeng tangan Key menuruni tangga , Louisa melihat mereka berdua mengambil ponselnya lalu mengambil gambar mereka berdua untuk dikirimnya kepada Louis. dia masih kesal karena kakaknya tidak jadi menikah dengan Key .