
Tak .. tak ... tak ...
Dua orang pria menyusuri lorong gelap hanya cahaya lampu di ujung lorong yang menjadi patokan langkah kaki mereka . Satu orang bos dan yang satunya lagi asistennya . Seorang pria bertubuh besar menyambut mereka lalu membuka pintu pertanda kedatangan mereka sudah ditunggu sang pemilik .
Mereka memasuki ruangan yang dipenuhi oleh anggur pilihan , terlihat seseorang duduk di sebuah kursi tunggal dengan segelas anggur ditangannya . " sepertinya ada seorang yang otaknya tidak bisa lagi berfikir "
Sang bos mendekati pria tersebut lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar " aku butuh bantuanmu "
hahahaha .... tawa pria itu menggema diantara ribuan botol anggur mewah itu " apa yang kau tawarkan untuk itu ?" dan pada akhirnya tawa pria itupun berhenti menggema .
" semua akan menjadi milikmu jika kau menjamin keselamatan ku sampai misi ini berhasil " kata si pria sambil melemparkan beberapa berkas penting ke atas meja.
" Ini belum seberapa Paolo Burner , jika saja misiku ini berhasil setengah wilayah negara K akan menjadi milikmu " lanjutnya lagi .
" Sepertinya kali ini tergetmu adalah nyawamu sendiri Juan Castello , makanya kau semakin banyak mempertaruhkan kekayaanmu padaku "
" Ini bukan masalah kekayaan tapi dendam pribadi , aku ingin menyaksikan bagaimana dia akan merasakan sakitnya di tinggal mati oleh orang yang kita sayangi ."
" apakah hanya menjamin keselamatan mu saja , apa kau tidak ingin memintaku ingin menyelidiki siapa yang jadi tergetmu "
" Tidak perlu Paolo , seseorang telah memberiku informasi bahwa ini adalah saat yang tepat untuk menjalankan rencananya ."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Dia kembali tuan "
" Mafia Italy membebaskannya " lanjut draco
" apa kesepakatannya "
" hampir seluruh kekayaan dan kekuasaannya di negara itu Tuan "
" kembali Draco , aku ingin kau mengawal istriku menjadi penjaga gelapnya " setelah memberi perintah kepada Draco , David menutup telfonnya lalu berjalan ke arah ranjang dimana istrinya sedang terlelap .
" apapun yang terjadi aku akan menjaga mu dengan segenap jiwa dan ragaku , senyuman dan hidupmu adalah tujuan hidupku sekarang "
David memeluk erat tubuh Key yang sedang tertidur , berbagai kemungkinan yang mungkin akan terjadi dimasa lalu mungkin akan kembali terulang , dan untuk kali ini fikiran David hanya tertuju pada keselamatan istrinya dan anaknya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
sekilas info tentang Draco
Draco
Draco tangan kanan David yang tinggal di luar negara mengawasi jalannya bisnis David dari jarak jauh , penembak jitu mantan tentara bagian khusus negara A . setelah keluar dari tentara Draco menjadi pengawal bayangan David , dimana ada bahaya dia selalu bagian garda depan . semenjak kejadian empat tahun silam , dia ditugaskan David dinegara dimana David membuang salah satu musuhnya sekaligus mengawasi pergerakan musuhnya itu . Sebenarnya Draco ingin menghabisi musuh David itu , tapi ada satu hal yang tidak bisa dilanggar oleh David kepada seseorang . Namun kali ini , Draco sudah mendapat perintah dimana kalau dia membahayakan istri David dan keluarganya , Draco bisa langsung menghabisinya .
Draco yatim piatu dia ditemukan oleh ayahnya David saat hampir saja meregang nyawa , Draco dirawat dengan sangat baik oleh pengawal Jade ayahnya David , sejak melihat anak laki laki yang dibawa ayahnya sedang sekarat sejak saat itu juga David sering mengunjunginya , menjadikannya sebagai temannya , tapi Draco tetaplah menganggap dirinya tidak pantas menjadi temannya David , jadilah dia sebagai pelindung untuk David . Draco belajar dengan keras dibagian militer , hingga waktunya dia siap mengemban tugas sebagai pengawal untuk keluarga David .