
Banyak mata karyawan yang menatap kagum akan keberanian Monic untuk mengatasi perempuan yang mengaku mengenal CEO mereka , karena mereka tidak tau siapa Key.
Tapi ada juga yang merasa kasihan terhadap nasib Monic nantinya karena mereka tau siapa Key sebenarnya termasuk Julia .
Mark mengawasi Monic yang sedang menghina Key dari jarak yang tidak terlalu jauh . Hingga ia sadar bahwa Key melihatnya , lalu dia mendekat ke arah mereka . Monic melihat Mark mendekat segera ingin mencari muka mungkin dalam benaknya " tak ada rotan akar pun jadi "
" Tuan , wanita ini mengaku mengenal tuan David , dan memaksa ingin masuk ."
" kenapa kau sangat tidak yakin dengan nya "
" melihat penampilannya , tidak mungkin Tuan David mengenalnya dia terlihat tidak berkelas , bahkan walaupun dia menyodorkan dirinya , Tuan David tidak akan bernafsu melihatnya " dengan percaya diri Monic menjawab perkataan Mark .
Dengan kondisinya yang lagi hamil , membuat emosi Key naik turun , dia menatap tajam ke arah Monic , lalu menatap ke arah Mark " Antarkan wanita berkelas itu ke ruangan suamiku sekarang Mark , aku ingin dia melihat siapa aku disini "
Mark memanggil security untuk menyeret Monic menuju keruangan David sesuai perintah Key . Monic memberontak " Tuan Mark , lepaskan saya , aku tidak bersalah disini , aku hanya ingin mengusir wanita murahan itu mendekati tuan David "
" Tunggu .... Bawa dia ke Aula , kumpulkan semua karyawan disana semuanya , aku tidak ingin semuanya hadir , tanpa terkecuali " Suara Key kembali terdengar dengan tegas .
Security itu memandang Mark seakan meminta persetujuan , setelah melihat Mark mengangguk mereka membawa Monic ke aula .
" kau mau di antar Key " Mark mengikuti Key dari belakang .
" Tidak usah , lebih baik kau urus saja karyawan mu itu , periksa bagian personalia , seharusnya orang yang bekerja di perusahaan ini adalah orang yang berpendidikan tinggi dengan menjunjung tinggi sopan santun ."
" Baiklah nyonya , aku akan mengurusnya " Mark berbalik arah meninggalkan Key.
" tunggu , , ,"
" ada perintah lagi "
" hmmmmm , bolehkah aku minta tolong lagi Mark "
" sepertinya permintaan yang sulit " Mark menatap curiga pada Key .
" tidak , aku cuma ingin kau menjemput Louisa , nanti malam di bandara "
" jadi kau ngak mau menjemputnya ?" tanya Key lirih ..
Melihat wajah sedih Key , Mark tidak bisa lagi menolak ." baiklah ... akan aku kerjakan , bilang sama David untuk menambah bonusku nanti "
" Cuih perhitungan sekali . "
Key berlalu meninggalkan Mark .
" Assalamualaikum mas " sapa key pada David saat memasuki ruangan David .
David menoleh ke arah Key dan menjawab salamnya " Wa ‘alaikum salam wa rahmatullahi wabarakatuh "
key berjalan ke arah David mencium tangan David , kemudian dia duduk dipangkuan David .
" Ada apa hmmm " kata David sambil mengelus kepala Key .
" Tidak apa apa .. aku hanya ingin bermanja sama mas saja "
" aku sudah menyuruh Mark menjemput Louisa ke bandara nanti sore , tidak apa-apa kan ?"
" kau bisa melakukan apapun sayang "
" apapun !"
David menatap wajah key , " apa sebenarnya yang kau mau sayang "
" aku ingin mas , mengenalkan ku pada seluruh dunia kalau aku ini istri dari seorang David Jade Thomson "
" bukannya aku tidak ingin memberitahu dunia kalau kau istriku , tapi bisakah kita tunda itu sampai kau melahirkan ? apa kau sudah siap dengan segala resikonya sayang ? aku tidak ingin mengganggu masa kehamilanmu dengan datangnya musuh yang menginginkan kehancuranku ."
Key merenungkan kata kata suaminya , entah kenapa saat ini Key menginginkan itu dari suaminya , padahal saat dia menikah dia tidak mempermasalahkan hal itu .