
Semua orang sudah berkumpul dalam aula perusahaan . Dalam benak mereka ada masalah apa sampai mereka dikumpulkan .
tak tak tak ...
David dan Key memasuki ruangan . semuanya menatap ke arah mereka berdua , terlihat David yang mengenakan masker sedang menggandeng pinggang ramping key .
David dan key berdiri di depan seluruh karyawan " disini saya tidak akan banyak bicara , saya hanya ingin mengenalkan seseorang yang sangat besar pengaruhnya dalam hidup saya Istriku Mutia Chayra "
*jadi tuan David sudah menikah ..
Aku kira itu kekasihnya ...
tuan David yang arrogant itu sudah mempunyai pawangnya .
Aku yakin wanita itu yang menggoda tuan David
heh bodoh , kau lupa kalau tuan David itu punya penyakit OCD pada wanita , mana mungkin istrinya itu wanita sembarangan.
Kau hanya iri pada wanita itu* .
masih banyak lagi bisik bisik para karyawan dalam ruangan itu .
" Bawa masuk wanita itu " kata David lagi .
kedua security itu membawa seorang wanita yang penampilannya sudah acak-acakan.
semua orang menatap jijik pada Monic .
" sekarang berlutut dan minta maaflah pada istriku yang sudah kau hina " kata David dengan suara yang tegas
Monic menatap wajah David lalu wajah Key .
" maafkan saya nyonya " monic mengucapkannya dengan nada pongah . Key hanya mengangguk saja tanpa mengeluarkan suaranya .
" hari ini kau boleh menang , aku akan membalas semua penghinaan ini nyonya " batin Monic .
Seseorang berdiri di sudut ruangan sambil memperhatikan semuanya , tangannya memegang telpon sambil menghubungi seseorang " sudah dapat "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mark sedang berada di bandara menunggu kedatangan Louisa , hampir saja dia pulang dengan tangan kosong jika saja dia tidak mengingat perkataan Key " jangan pulang sebelum kau membawa Louisa bersamamu , atau aku akan meminta David mengirimmu kembali ke Turki "
" apa kau berani tuan Mark " suara Louisa terdengar meremehkan Mark.
" Akhirnya yang ditunggu-tunggu sudah muncul , darimana saja kau hah , tidak taukah kau sudah 1 jam aku menunggu mu , bukankah pesawatmu sudah dari tadi mendarat "
Louisa memperlihatkan deretan giginya pada Mark " maaf ya aku tadi ketiduran "
Mark mendengus kasar lalu meninggalkan Louisa , " cepatlah , atau aku akan meninggalkanmu disini "
" Tidakkah kau ingin menolongku membawa koperku ! ini sangat berat "
" menyusahkan saja " tapi tetap saja Mark membantunya .
didalam mobil Louisa yang tadinya riuh hanya diam menatap keluar jendela , Mark heran melihatnya .
" kau sedang sariawan nona "
Louisa menatap Mark sambil menggelengkan kepalanya . " terus kenapa mulutmu diam saja ! kau ada masalah "
Louisa hanya diam saja , dia tidak ingin menceritakan masalah nya dengan orang lain . Melihat kebungkaman Louisa , Mark akhirnya memilih diam .
Di kantor David
" apa mas masih lama " key menghampiri suaminya yang masih berkutat dengan banyaknya berkas.
" kenapa ? apakah sayangku ini merasa bosan ! tanya David sambil mendudukkan Key diatas pahanya dengan posisi menghadapnya .
" sebentar lagi Louisa akan sampai di mansion , aku ingin menemuinya ."
" mas , bolehkah kita pindah ke Indonesia ? kita bisa memulai hidup baru disana "
David menegakkan badan key yang menyender di dadanya sambil menatap manik mata istrinya itu , dia melihat kekhawatiran disana .
" ada apa ? kenapa tiba-tiba ingin pindah ? apa ada yang membuat mu ngak nyaman di sini ?"
Key mengangguk membenarkan perkataan David " aku merasa sesuatu yang besar akan terjadi pada kita mas , bukannya aku nggak percaya sama mas kalau mas bisa menjaga kami berdua , tapi entah mengapa aku mengkhawatirkan yang aku belum tau ada apa."
David hanya diam memikirkan perkataan istrinya , sebenarnya dia juga merasakan hal sama , tapi dengan pindah ke tempat tinggal itu juga tidak bisa menyelesaikan masalah , yang ada masalah itu akan terus mengikuti .
Hehehehe maaf ya readers yang Budiman , othor ini lagi mager , makanya lama tidak up , tapi insyaallah Othor akan menyelesaikan novel ini walaupun waktunya tidak menentu .