
" kita akan pindah , tapi setelah semuanya urusan disini selesai " David mengangkat tubuh key dan mendudukkannya di meja kerjanya .
" Abi akan menjaga mu dan Anne mu dengan seluruh jiwa , jadilah anak yang kuat untuk menjaga Ibumu kelak wanita yang kita cintai." kata David pada perut key .
Key mengelus kepala David yang berbicara pada bayi mereka yang bahkan masih sebesar biji pepaya. dia terharu melihat betapa besarnya cinta suaminya itu.
" Abi ? bukannya kemarin mas ingin disebut Daddy ? " tanya key ingin mengalihkan cerita sedih mereka .
" eh , iyakah ? mungkin mas lupa "
" jadi ingin di panggil apa ? "
" Abi aja , dan ini Uminya " kata David menunjuk dada istrinya .
" yakin ngak ingin berubah lagi ?"
" hmmmmmm , mas akan menyelesaikan semuanya secepatnya , lalu kita akan pindah dimana yang kamu mau "
" apakah aku egois mas ! "
" tidak , kamu melakukan itu ingin kebaikan kita , jika terjadi sesuatu padaku kelak , tetaplah sehat untukku dan anak kita "
" kenapa mas , bicara seperti itu ? bisakah mas jujur padaku apa sebenarnya yang akan terjadi ?"
" mas , akan menceritakan semua yang ingin kau ketahui , tapi nanti dirumah saja , sekarang kita harus pulang , sebelum temanmu itu merusak barang barang yang ada dirumah "
Key mengangguk menyetujui perkataan David walaupun masih banyak pertanyaan dalam hatinya , tapi dia tetap bersikap tenang .
" Apapun yang terjadi , mas akan melindungi kalian , kemana istri tangguhku yang tidak mengenal rasa takut , kenapa jadi lemah begini hmm . Istriku itu bahkan bisa melawan dunia yang meremehkannya "
Key tersipu malu terkena pujian David wajahnya merona . Dia merentangkan kedua tangannya agar David menggendongnya . David dengan senang hati menggendong key seperti bayi koala ." mas seperti mempunyai bayi besar "
" anggap aja latihan sebelum anak ini keluar "
mobil sudah siap untuk membawa sang tuan dan nyonya Thomson untuk pulang , " mas bisakah hanya kita berdua dalam mobil ? suruh saja supir untuk pulang dengan mobil perusahaan .
Tanpa disuruh , sang sopir undur diri , David ingin mendudukkan key di sampingnya , tapi Key menggeleng " aku ingin duduk di pangkuan mas , sambil mas menyetir biasakan ? "
David melihat key dengan wajah penuh selidik " apa ini bisa yang dinamakan dengan ngidam sayang ?"
" entahlah , keinginan ku begitu kuat untuk merasakannya "
" baiklah nyonya , mas anggap itu sebagai permintaan baby kita " David menjalankan mobilnya membelah jalanan dengan posisi yang diinginkan istrinya .
" sayang , tolong jangan bergerak , kau bisa membangunkan Anakonda yang lagi tidur ."
Aksi Key yang tidak mau diam itu membuat junior David terbangun , belum lagi sesekali Key menyesap leher David , membuat kobaran api didalam diri David semakin membara .
Key tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh David , bahkan dengan beraninya dia mencium bibir David lalu membuka dua kancing baju David bagian atasnya lalu dia memberikan tanda cintanya didada David.
" issssstttt , sayang kau yang memancingku , jangan salahkan aku bila kita harus bercinta disini " David menepikan mobilnya dipinggir jalan yang lumayan sepi .
David dengan segera menyambar bibir key , tangannya sudah bergerilya di seluruh tubuh key , perlahan Key membuka sisa kancing kemeja David , tanpa melepaskan tautan bibir mereka .
akhhhhhh ... mas .... " desah key saat tangan David meraba bukit kem.... barnya .
" keluarkan semuanya sayang ,, "
tok tok tok .....
seseorang mengetuk kaca mobil David .
Ohh shitt .....