
Sehabis dari markas David dan key pulang ke mansion mereka , sedangkan Louisa dan Zoya melanjutkan kegiatan mereka bersenang senang dengan Marco dengan Mark sebagai bodyguard mereka .
Seperti saat ini Mark sedang mengantarkan mereka berdua ke alamat yang di berikan Key pada Zoya . " Louisa aku penasaran darimana kakak ipar mengetahui tentang adanya organisasi seperti itu ya ? padahal kalau dilihat dari luar kakak ipar itu terlihat seperti anak rumahan yang taat pada orangtua ."
" Aku setuju dengan Zoya , nona Louisa kau kan lebih lama mengenal Istri sepupuku itu apa kau mau menceritakan bagaimana sebenarnya kehidupannya dia itu seperti bunglon , sewaktu-waktu bisa berubah ."
" Aku sebenarnya juga belum paham sekali dengan dia , tapi si Gilang pernah bilang sama aku untuk hati-hati dengan kakaknya , dia itu tidak sebaik penampilannya katanya sih dulu itu key adalah biangnya pemberontak , dia akan melakukan apa yang tidak bisa di lakukan teman-temannya misalnya saja melawan siapapun yang bertentangan dengan hati nuraninya . bahkan dulu dia berani melawan bahkan mematahkan tangan aparat pelindung negara dengan terang-terangan hanya karena dia membela saudaranya yang jelas-jelas bersalah . sadis ga tuh .... !
" wah aku tak menyangka kakak ipar ku sangat pemberani ."
" Dan kau tuan Mark jangan kau memprovokasi nya , kau harus tau dia itu pemegang sabuk hitam Taekwondo , dia juga ahli dalam berbagai bidang ilmu beladiri . dia juga pernah memenangkan lomba menembak jarak jauh ."
Mark hanya mengangguk mendengar perkataan Louisa . sedangkan Zoya sudah tidak terbendung lagi bahagianya " aku harus lebih banyak belajar darinya "
" kita sudah sampai " kata Mark saat mereka memasuki kawasan rumah elit yang sangat besar jauh dari keramaian .
" apa betul ini alamat nya ? kok sepi sih ... Louisa lihat dengan jelas apa memang ini alamatnya " tanya Zoya
Louisa mengangguk " ya benar ini alamatnya , Tuan Mark lebih baik kau turun tanyakan pada mereka siapa yang bernama Luca , katakan Key mengirimkan hadiah untuknya ."
Mark turun dari mobil tersebut , melihat ada yang mendekati kawasan mereka beberapa orang menghampiri Mark dengan wajah yang memiliki banyak luka dan Tato hampir seluruh tubuh mereka .
" Aku ingin bertemu Luca , ada kiriman hadiah dari Key untuknya ." kata Mark Dengan tenang .
Mendengar nama pemimpin mereka di sebut , salah satu dari mereka masuk ke dalam rumah untuk menyampaikan pesan .
untuk beberapa saat Seorang pria bertubuh tinggi besar kulitnya hitam wajahnya terdapat bekas jahitan melintang dari bibir sampai ke samping alis matanya keluar dari rumah tersebut dia lalu menghampiri Mark " mana hadiah dari gadisku itu "
Mark menatap heran pada pria itu , "bagaimana dia mengakui bahwa key adalah gadisnya jika sampai David mendengarnya mungkin kepalanya sudah tidak berada di tempatnya " batin Mark
" Tunggu sebentar aku akan mengambilnya " Mark lalu pergi ke belakang mobilnya dan membuka bagasinya , Mark menyeret Marco lalu melemparnya ke arah Luca .
" Ini ambillah , ada beberapa lagi kau bisa menyuruh anggota mu mengambilnya , aku tidak mau sampah memenuhi mobil mahal ku ." kata Mark menyombongkan diri .
" Hadiah yang bagus , katakan pada Key ucapan terima kasih ku , aku akan selalu menunggu kedatangannya "
" Apa hubunganmu dengannya " kata Mark tidak tahan untuk bertanya .
" Aku tau kau itu bukan siapa siapa nya . kau bukan seleranya jadi kau tidak berhak mengetahui apa hubungan kami , yang perlu kau tau dia itu orang yang spesial untukku ."
" APA MAKSUDMU HAH ....... "