
Dirumah sakit .....
Elif yang sudah di pindahkan keruangan VVIP mencari keberadaan Key , namun dia tidak melihatnya , , ,
" suster dimana wanita yang membawa saya tadi , tolong panggilkan dia "
" Maaf nyonya , dia sudah pergi , katanya dia ada urusan penting , kalau urusan nya sudah selesai dia akan datang kemari lagi , mungkin dia ikut turnamen beladiri antar negara nyonya , nyonya bisa melihat acaranya secara langsung di TV sekitar 10 menit lagi ."
" Saya permisi nyonya " kata suster itu dengan sopan sambil berlalu keluar ruangan Elif .
Ceklek .... pintu kamar inap Elif dibuka , tampaklah Seorang pria paruh baya dengan wajah bule nya yang panik mendengar kabar dari rumah sakit nya , bahwa istrinya terluka .
" Honey , , , siapa yang melakukan ini ! aku akan memotong tangan yang sudah melukai mu , mulai hari ini kemanapun kau pergi harus membawa bodyguard , tidak ada bantahan .! kata David tegas , sambil memeluk istrinya .
" aku hanya terluka sedikit , tidak usah berlebihan Jade ! "
" Aku tidak ingin melihatmu seperti ini lagi , jiwaku seakan pergi dari tubuh ku melihatmu seperti ini . Apalah aku tanpa dirimu ."
" Hentikan rayuan mu itu , hidupkan TV nya sekarang , aku ingin melihat calon menantuku ."
" Calon menantu ? siapa ? apakah dia seorang artis makanya harus melihatnya di TV ! " Kata David sambil menghidupkan TV nya dan mengganti Channel TV yang menampilkan Siaran Drakor ...
" Kenapa kau menonton Drakor ? aku ingin menonton turnamen beladiri Dunia , Calon menantu ada disana " kata Elif sambil memukul lengan suaminya .
Jade dan Elif menyaksikan TV dengan serius , tiba saatnya nama key Di panggil , , ,
" Jade , itu dia ... namanya Mutia Jade , , , aku sudah menentukan pilihan ku Jade . Dia yang akan jadi menantuku !
" Terserah padamu honey ! "
Selama Mereka berdua menyaksikan pertandingan Key , bibir Elif tak lepas dari senyuman, sampai akhirnya pertandingan itu di menangkan oleh Key .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sesampainya di rumah sakit Key bertanya kepada bagian Administrasi dimana Elif di pindahkan , Suster itu memberikan no kamar inap Elif , langsung saja key berlari menuju ruangannya ,Key takut jika tidak ada satupun keluarga nya yang menemaninya .
Ceklek ...
Elif menoleh ke arah pintu , dia sangat bahagia melihat kedatangan Key ...
" kau sudah datang sayang ? kemarilah , apa ada yang sakit , kamu pasti lelah habis bertanding langsung kesini . kita makan malam bersama ya ?
" Ehhhhmmmm , bagaimana dia menjawab pertanyaan sebanyak itu honey ! apa kau tidak mau mengenalkan nya pada suamimu ini !"
" Kemarilah duduk di sampingku , tidak usah dengarkan orang tua itu . Sekalian ya sayang ambilkan makanan yang di meja itu , kita makan bersama . Kau belum memberi tau namamu sayang "
" panggil saja aku Key Aunty , aku baik-baik saja , sini biar aku yang menyuapi Aunty . Apakah lengannya masih sakit ?
" Tidak terlalu , kau menginap di sini kan ? tanya Elif kepada Key sambil mengunyah makanan yang disuapi Key ."
" Tidak bisa Aunty , ini saja aku harus segera kembali , apalagi sudah ada Uncle ... " perkataan Key terputus tatkala ia lupa menanyakan nama keduanya.
" Panggil saja Uncle Jade dan kau bisa memanggilku Aunty Elif ," Jawab Elif seakan mengerti kebingungan key .
" Baiklah kau boleh pergi , besok kau berjanji akan datang lagi kan ! "
" Insya Allah Aunty " saya permisi ..
Key baru saja sampai ke hotel tempatnya menginap , lalu ia bertemu pelatihnya di lobby , pelatihnya mengatakan mereka harus segera kembali , karna kemungkinan besar besok bandara tutup karna prediksi cuaca akan ada badai .
Sejak saat itu mereka tidak pernah lagi berkomunikasi , Elif bahkan sering meminta suaminya mencari Key sampai ke negaranya , tapi suaminya berkata " kalau memang jodoh Allah akan mempertemukan kalian lagi ".
Terbukti bukan .......
Flashback off ...