
mendengar seseorang mengetuk kaca mobil , David secepat mungkin membenahi hijab istrinya yang berantakan akibat ulahnya , Key juga mengancing kembali kemeja David lalu menyusupkan kepalanya ke dada David , supaya saat David membuka kaca mobilnya wajah key tidak kelihatan dan David pun memeluknya dengan erat .
David membuka kaca mobilnya sedikit hanya memperlihatkan setengah wajah david .
" selamat sore tuan , maaf apa yang terjadi kenapa anda memberhentikan mobil di pinggir jalan seperti ini ?"
ternyata seorang polisi yang sedang bertugas kebetulan melewati jalan yang sama dengan David , dia takut terjadi sesuatu menimpa pemilik mobil . ( padahal memang akan terjadi sesuatu hEheheheh ) . Polisi itu pun belum sadar bahwa itu adalah David Thomson karna David memakai kaca mata hitam .
" Bisakah anda menurunkan Kaca mobil anda lebih lebar , saya hanya ingin memeriksa saja ! "
David mengeram menahan Amarahnya , dengan cepat dia menurunkan kaca mobilnya lalu membuka kaca matanya , Polisi itu pun tersadar siapa orang yang diperiksanya , bukan hanya itu polisi itu juga terkejut seorang perempuan berhijab sedang duduk memeluk David .
" Tu ... an David ! " sapa polisi itu dengan gagap saat David menatapnya seperti predator ingin memakan mangsanya .
" ada apa "
" maaf tuan , bisakah anda tidak berhenti disini , biasanya disini banyak perampok yang beraksi , saya hanya tidak ingin terjadi sesuatu pada anda dan ... " polisi itu berhenti bicara tapi matanya menatap Key yang masih dipelukan David .
" Tutup matamu atau aku akan mencongkelnya keluar , ini istriku jadi jangan kau pikir yang tidak tidak "
Polisi itu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal , dia mengira bahwa David tengah bersama dengan wanita bayaran . Bukan salahnya kalau mengira itu wanita bayaran karna selama ini tidak ada pemberitaan tentang pernikahan David .
" Maaf tuan , silahkan lanjutkan perjalanan anda , tidak jauh dari sini ada hotel yang mungkin juga hotel milik tuan , permisi ... "
Setelah itu polisi itu memberikan senyuman yang di artikan David sebagai senyuman melecehkan dirinya yang berbuat mesum didalam mobil di pinggir jalan pula .
" haisss apa itu memang tuan David orang terkaya seantero negeri , apa itu juga memang istrinya ? memang orang kaya memang susah untuk dimengerti .. sudahlah , mungkin kebutuhan biologis susah untuk di tahan " Gerutu polisi itu didalam mobilnya yang semakin menjauh dari Mobil David.
Key hanya tersenyum mendengar perkataan David " Maaf mas , besok besok aku tidak akan begini lagi "
" Sayangku ini bebas meminta apa saja dan kapan saja " David menciumi gemas seluruh wajah Key. " mau lanjut disini , di hotel , atau dirumah saja ,,, jangan dirumah temanmu itu pasti sudah sampai , kita tidak akan tenang nantinya . "
" kita pulang saja mas , gak enak kalau harus membiarkan Louisa menunggu terlalu lama "
" kamu gak kasihan sayang melihat yang dibawah itu belum tidur , kan kamu sendiri tadi yang membangunkannya ! kita ke hotel bentar ya ? hanya untuk menenangkannya saja "
Key hanya mengangguk menyetujui permintaan suaminya . Mendapat sinyal positif dari Key , David langsung tancap gas menuju Hotel terdekat yang juga milik David .
" Selamat sore tuan , apa yang bisa saya bantu "
Manager hotel itu menghampiri David , setelah security memberitahunya bahwa Pemilik hotel datang .
" pergilah aku hanya ingin beristirahat sebentar bersama istriku , jangan ada yang mengganggu ku "
Mendengar perkataan David , Manager hotel itu menatap Key , " cantik , pantas saja tuan David menjadikannya istri "
" apa perlu bola mata mu itu aku keluarkan , jangan ada yang berani memandang wajah istriku , walaupun hanya 1 detik . ini berlaku untuk semua yang ada disini "
" maafkan saya tuan "
Semua karyawan yang memperhatikan David dan Key , dan juga yang sengaja curi2 dengar percakapan mereka , segera meninggalkan tempat , mereka tidak ingin terkena dampak kemarahan David . Apalagi mereka ketahuan melihat wajah istrinya.