Love In Bangkok Thailand

Love In Bangkok Thailand
bagian tujuh



JANGAN LUPA VOTE, LIKE, KOMEN, RATE, DAN SHARE KE TEMEN KALIAN YA♡ HAPPY READING♡


stevy telah kembali ke hotelnya, sepanjang jalan dia menggerutu karena kesal. stevy segera mandi membersihkan diri dan setelah itu stevy merebahkan tubuhnya di kasur.


"sial banget sih gue, niat mau makan malah ketemu monster gila, najis banget y. semoga ga ketemu lagi sama dia ya tuhann. najis banget kalo gue sampe suka sama tu monster amit amit" ucap stevy sambil menggidik geli.


_keesokan harinya_


revano telah janjian sama stevy buat jalan bareng hari ini. stevy sudah merias diri sebaik mungkin. revano udah nungguin stevy di lobby hotel. tidak lama kemudian stevy datang, mereka langsung bergegas menaiki mobil.


_di mobil_


"stev lo kapan balik ke jakarta?" ucap revano yabg udah mulai akrab dengan stevy.


"niat awal sih mau 1 minggu disini, tapi gue masih betah disini, harusnya sekarang udah pesen tiket pesawat dan bisa berangkat besok, tapi gue sengaja belum pesen. tapi kalau lama lama disini gue kan harus bayar biaya hotel lagi, kalau udah seminggu. jadi masih bingung buat pulang gitu ka." ucap stevy.


"oh gitu ya, menurut gue sih kalo lo udah nyaman tinggal disini, tinggalah lebih lama lagi, disini kan lo bisa dapet pekerjaan lagi, gue juga bisa bantu cari customer" ucap revano.


"iya juga sih, nanti gue pikir pikir lagi, sekalian minta izin sama ayah bunda" ucap stevy. setelah perbincangan itu, di dalam mobil tidak ada suara lagi, suasananulya sangatlah hening. beberapa menit kemudian mereka telah sampai di mall terbesar di bangkok thailand.


mereka menghabiskan waktu berdua dengan sangat bahagia, stevy membeli beberapa barang seperti baju, tas dan lain sebagainya. jam menunjukan pukul 13.24, mereka melewatkan jam makan siang karena asiknya belanja sampai melupakan makan siangnya.


"eh stev udah jam setengah dua kita belum makan, mampir dulu yu ke restoran itu" ucap revano sambil menunjukan restoran tersubut, stevy pun menyetujuinya.


setelah mereka makan, mereka langsung pulang ke tempat masing masing, karena waktu udah sore.


pa haryanto sudah mengetahui kegiatan apa saja yang di lakuin stevy selama di Thailand, karena dia mendapatkan kabar dari orang suruhannya. pa haryanto senang karena anaknya bisa bahagia di sana.


malam telah tiba, stevy menelpon bundanya. "hallo bun, apa kabar" ucap stevy di balik telpon.


"hallo stevy, bunda baik baik saja, kamu apa kabar? bunda kangen kamu stevv" ucap bundanya stevy.


"syukurlah, stevy baik baik saja kok bun, stevy juga kangen sama bunda dan masakan bunda hehe" ucap stevy tertawa kecil.


"kamu ini bisa aja, nanti bunda masakin yang banyak kalo kamu udah pulang" ucap bunda stevy.


"ahahaa bunn" ucap stevy.


"oh iya, kamu kapan pulang?"ucap bundanya.


"gini bunn, besok seharusnya stevy sudah berangkat Ke Jakarta, tapi stevy sayang bun buat ninggalin Bangkok, stefy masih betah disini, jadi stevy mau booking hotel lagi buat 1 hari atau 2 hari lah" ucap stevy.


"oh yaudah gapapa stevy, asalkan kamu disana jangan nakal ya, jaga diri baik baik." ucap bundanya. sebenarnya dia sangat tidak rela jika stevy berlama lama di Thailand, namun untuk kali ini dia mengizinkannya, karena dia udah berjuang untuk meraih mimpinya namun, ayahnya masih berisikeras agar stevy jadi dokter.


"serius bun? makasih ya bunn" ucap stevy kegirangan, bundanya yang mendengar stevy bahagia pun tersenyum.


"oh iya bun tau ga, stevy udah dapet customer lhoo" ucap stevy.


"ah customer apa? make up? serius kamu?" tanya bunda ga percaya.


"ya iyalah make up bun... stevy serius nihh, jadi kemarin aku ngerias orang yang mau tunangan dan keluarganya, itu berkat ka revan bun" ucap stevy.


"ah syukurlah, lah siapa revan stev? terus mereka puas ga sama hasil kamu" ucap bunda stevy.


"oh iya lupa belum ngasih tau hehe, dia ka revano yang udah bantuin aku buat cari customer bun, baik banget orangnya, aku ketemu sama dia waktu di taman pada hari ke tiga bun" ucap stevy. stevy menceritakan perjalanan selama di thailand.


"mereka sangat puas bun dengan hasil tangan aku, stevy sangat bahagia karena mereka puas" ucap stevy. ajeng sangat bahagia karena stevy bahagia disana. tidak terasa mereka telponan udah 1jam karena mereka banyak cerita. setelah itu stevy memutuskan panggilannya.


stevy melihat notif di hand phone nya, dia melihat banyak telpon ga di jawab dari revano, stevy kaget, karena revano nelpon sudah 6 kali ga di jawab jawab, stevy pun langsung menelpon revano.


"halo ka, maaf ga ke angkat, tadi gue lagi telpon sama bunda gue" ucap stevy.


"gue di izinin buat tinggal disini ka, besok gue mau booking hotel lagi"


"ohh syukurlah, besok kita ketemu yuk" ucap revano.


"iya ayo, jam berapa ka?" ucap stevy.


"jam makan siang aja lah, biar sekalian" ucap revano.


"okedeh" ucap stevy.


****


revano telah menyerahkan segala urusan yang ada di Jakarta ke pa Kevin, karena revano masih ingin di Thailand dan dia juga masih ingin membantu stevy. karena di perusahaan yang ada di Jakarta tidak ada meeting meeting yang sangat penting, jadi masih bisa di wakilkan oleh asisten pribadinya.


****


jam makan siang sudah tinggal beberapa menit lagi, stevy dan revano sudah berada di dalam mobil untuk menuju ke rumah makan. di dalam mobil tidak ada yang bersuara sampai akhirnya revano lah yang membuka suara.


"stev gimana kalo lo main ke rumah gue hari ini, buat makan malam?" ucap revano.


"engga ah ka rev, stevy malu, orang baru kenal satu minggu yang lalu" sahut stevy.


"ga apa apa stevy, lagian ga bakalan ada yang ngelarang kok kalo lo main ke rumah gue." sahut revano.


"oh gitu yah, gimana nanti aja ka rev" sahut stevy. tidak lama kemudian mobil telah sampai di rumah makan, mereka berdua turun dan segera memasuki rumah makan tersebut, mereka memesan makanan cukup banyak.


"ka kalo boleh tau, kaka besar di thailand apa di indo?" ucap stevy.


"oh gini, gue mau ceritain nih, gapapa ya" sahut revano.


"cerita aja ka, hehe" sahut stevy.


"gue sebenarnya besar di Indo karena mama gue pengen tinggal di Indo waktu itu, jadi papa gue nurutin keinginan mama gue, terus gue kesini cuma 1bulan 1 kali lah atau kalo ada libur panjang kita ke Thailand. oh iya kita sempet pernah pindah kesini buat beberapa tahun karena papa gue sibuk banget dengan pekerjaan yang ada di sini, jadi kita tinggal disini 2 tahun, waktu gue kelas 2 sd. setelah itu gue ngelanjutin sekolah sd sampe kuliah di Indo. gitu" ucap revano.


"oh gitu, terus sekarang ka rev disini tinggal sendiri?" tanya stevy.


"disini gue sama keluarga, karena papa juga ada urusan bisnis yang harus di selesaikan dalam kurang lebih 1 bulan, jadi kita tinggal disini untuk sebulan dan gue juga harus ngebantuin papa. setelah sebulan kita mau pindah lagi ke Indo." ucap revano. stevy hanya mengangguk anggukan kepalanya tanda mengerti, stevy tidak mengajukan pertanyaannya lagi karena makanan sudah datang.


"makan dulu ka nanti lanjut ceritanya" ucap stevy. mereka makan dengan lahapnya. makanan telah habis, setelah makanan stevy mulai membuka suara.


"kapan kaka pindah lagi ke Indo?" ucap stevy memecahkan keheningan.


"emm paling 3 harian lagi lah." sahut revano.


"oh iya gue dari smp punya sahabat sampe sma. dia orangnya baik banget, suka belain gue kalo gue lagi masuk ruang bp haha, terus dia pokonya the best lah, gue dah lama lost contack sama dia, dia dari sd pengen banget jadi dokter. mungkin dia udah jadi dokter sekarang" ucap revano sambil tersenyum membayangkan sahabatnya itu.


"kenapa bisa lost contack ka" sahut stevy.


"karena kita beda universitas, dan beda jurusan juga, jadi kita sibuk dengan kerjaan masing masing, nah waktu pertama kuliah sih masih ada waktu buat bertemu, telponan, tapi setelah handphone gue ilang, dahlah ga bisa telponan lagi, dan dia juga ga tau kalo gue ilang hand phonenya. kangen banget sama dia" ucap revano sedih.


"mungkin pertanyaan ini agak terlalu penting tapi gue penasaran banget, emang siapa namanya?" tanya stevy.


"steven" sahut revano.


_BERSAMBUNG_


PLEASE JANGAN LUPA DI LIKE, KOMEN, DAN VOTENYA YA GUYSSS♡♡