Love In Bangkok Thailand

Love In Bangkok Thailand
bagian dua puluh dua



JANGAN LUPA BUAT VOTE, LIKE, RATE, SHARE DAN KASIH SARAN JUGA YA...


Wajib like dan jangan lupa vote, komen, rate dan share juga yaw🥰


Stevy sampai di rumahnya pukul satu lebih empat puluh menit dia segera membersihkan badannya.


"Ka..." teriak Shavyra.


"Apa..." teriak Stevy yang kini baru keluar kamar mandi.


Bruk...


Suara pintu di buka dengan kasar, stevy yang sedang memakai pakainnya terkejut.


"Kalo mau masuk ketuk dulu kek, main labrak labrak aja." Ucap Stevy marah.


"Maaf ka" sahut Shavyra.


"Ada apa" tanya Stevy.


"Ka... ada cicak di kamar Vyra..." ucap Sahvyra memelas.


"Ya elah lebay amat sih hidup lu" ucap Stevy.


"Ka... usir dong cicak nya jijik tau..."


"Gamau" tolak Stevy.


"Hm kaka.... yaudah aku panggil pa imam aja" ucap stevy. Pa imam adalah tukang kebun di rumahnya.


"Hus hus sana" usir Stevy.


Shavyra meninggalkan kamar Stevy sambil memanyunkan bibirnya.


****


Revano telah bersiap siap untuk pergi ke Thailand, sebelum berangkat ia sempat menelpon sahabatnya itu dan Stevy juga.


Di sisi lain


Verrel sedang packing untuk kepergiannya ke Amerika dia di undang ke salah satu acara international yang di selenggarakan si Amerika.


3 hari berlalu namun menurut Stevy 3 hari seperti berbulan bulan lamanya karena dia selama 3 hari selalu di rumah terus tanpa ada yang mengajaknya main.


"Si monster itu ngilang kemana ya?, hm kalo ka rev sih wajar mungkin dia lagi sibuk" gumam Stevy.


"Masa gue harus nanyain dia duluan sih?," Tanya Stevy pada dirinya sendiri.


"Eh najis banget, kenap gue mikirin si monster sih ah" ucap stevy menepis pikirannya.


Stevy memutuskan untuk menelpon sahabatnya untuk mengajaknya main.


)"Hallo rel" ucap Stevy. Stevy sedang menlpon Aurel sahabat sekaligus teman dari smp nya.


)"Hallo stev ada apa" tanya Aurel.


)"Lo lagi kosong ga?" Tanya Stevy.


)"Iya, emang kenapa. Mau main?" Ucap Aurel.


)"Yu, gue bosen di rumah mulu" ucap stevy.


)"Yaudah yu, jam berapa entar biar gue jemput"


)"jam makan siang aja rel"


Kenudian mereka menyudahi telponnya.


****


Verrel sedang berada di club malam bersama teman temannya. Verrel orangnya emang suka minum minum dan menghabiskan malamnya dengan wanita wanita malam.


"Babe, do you want to drink more?[sayang, apakah kamu ingin minum lagi]" tanya seorang waiters itu.


"Yes, baby" ucap Verrel. Kemudian wanita itu menuangkanya ke dalam gelas milik Verrel.


Verrel di kelilingi wanita yang sangat sexy, namun dia tidak merasa risih malahan dia merasa senang. "Babe, i wan't you tonight[sayang, aku mau kamu malam ini]" ucap wanita itu dengan manjanya.


"Let,s![ayo!]" Ucap Verrel dia di ikuti oleh 4 wanita malam itu menuju kamar vvip yang sudah di pesan Verrel.


Verrel mengahabiskan malam itu dengan wanita wanita malam.


****


💬"stev gue dah di depan" pesan Aurel.


💬"oke bentar rel gue ambil tas dulu" balas Stevy.


💬"iya bawel, gue keluar nihh" balas Stevy.


Stevy masuk ke dalam mobil sport milik Aurel. Aurel emang anak orang kaya raya.


Selama perjalanan Stevy tidak banyak bicara dia merasa ada yang hilang di dirinya. Aurel yang melihat Stevy banyak diam pun merasa heran karena biasanya Stevy sangatlah banyak bicara.


"Stev lo galau mulu, lo kenapa? Gaya lu ga cerita sama gue" ucap Aurel.


"Apaan sih gu ga galau juga" sahut Stsvy.


"Jangan bohong lu, gue juga tau" ucap Aurel.


"Yaudah kalo udah tau diem aja" sahut Stevy sebal.


"Yaelah lo lagi pms?" Tanya Aurel.


"Brisik" tegas Stevy. Aurel dan stevy hanya diam seribu bahasa sampai mereka sampai di mall.


Di mall


"Gue mau lunch dulu" ucap Stevy.


"Okey let's go!" Sahut Aurel.


"Eh by the way lo gimana tuh hubungannya sama Verrel?" Tanya Aurel. Aurel sudah tahu banyak tentang kehidupan stevy, karena Stevy juga yang menceritakannya kepada Aurel sendiri.


"Hubungan apasi ah" sahut Stvy.


"Lo udah punya perasaan kan sama Verrel? Ya kann" ucap Aurel menggoda.


"Eh atau ga sama itu tuh kakanya, Revano ya kan?" Aurel kembali menggodanya.


"Udah deh rel, mereka berdua tuh dah ngilang sejak 3 hari kebelakang gue juga ga tau kenapa mereka ga ngabarin gue." Jelas Stevy.


"Kalo Ka rev sih lagi kerja di Thailand, tapi kalo Verrel gue juga ga tau dia kemana" jelas Stevy.


"Ohh... jadi ini yang bikin lo galau ya kann ahahaha chat dong kan ada tuh nomorny jabgan gengsi gengsi gitu ah" ucap Aurel.


"GA!" Tegas Stevy.


"Kapan kelarnya kalo kek gini hadeuh..."


Stevy hanya cuek sambil memainkan ponselnya tanpa memperdulikan sahabatnya yang sedang mencerjtakan tentang drama korea itu.


Tiba tiba Stevy membuka suaranya. "Cihh..."


"Woy, lo dari tadi dengerin gue ngga, tiba tiba berdecih aja lo liat apa sih sinii" ucap Aurel lalu merebut hand phone milih Stevy.


Aurel menganga mulut nya terbuka lebar.


"Tutup woy mulutnya, nanti gimana kalo burung masuk" ucap stevy santai.


Aurel pun menutup mulutnya. "***** stev si Verrel punya cewe lagi?" Tanya Aurel tidak percaya.


"Ga usah di tanya lagi rel dia kan playboy sukanya cewe malam." Ucap Stevy.


"Yang sabar ya sis" kata Aurel. Tidak lama kemudian makanan yang mereka pesan telah datang. Selerti biasa Stevy memesan banyak makanan seafood kesukaannya.


Tidak butuh waktu yang lama semua makanan yang ada di piring habis di makan oleh Stevy, Aurel yang melihatnyapun bengong meskipun dia sudah tau kalua Stevy itu sangat rakus kalau lagi makan.


Stevy memanggil pelayan restoran itu kemudian lelayan itu menghampirinya.


"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya lelayan itu.


"Mm aku mau pesen desert lagi dong mba" ucap Stevy.


"Boleh, mau apa aja" tanya pelayan itu.


Kemudian Stevy memesan banyak desert. Lagi lagi Aurel hanya melongo melihat Stevy yang memesan begitu banyak.


"Lo masih waras kan stv, gu takut jalo.lo dah ga waras lagi" ucap Aurel.


"Mm gue masih waras kok emang kenapa" tanya Stevy polos.


"Lo pedan makanan sebanyak itu buat siapa aja *****?" Ucap Aurel.


"Buat gue lah buat siapa lagi coba emangnya lo mau, kalo mau pesen aja sana" sahut Stevy.


Mungkin karena efek galau kalo ya haha, biasanya orang yang suka makan dan dia gaalu dia akan menghabisakn banyak makanan. Ya ga sih haha? Kaya author contohnya hehe.


_bersambung_


SUDAH BACA, WAJIB LIKE YA :)