
MARI BERBAGI DENGAN CARA MEMENCET TOMBOL JEMPOL:) DAN JUGA VOTE YA....
Ajeng memanggil seluruh anggota keluarganya untuk sarapan, karena mereka sengaja menunda sarapannya, agar mereka bisa makan bareng Stevy. setelah makan, Ajeng, Shavyra dan juga Stevy asik bercerita. sampai tak terasa jam makan siang sebentar lagi. Ajeng meninggalkan Stevy dan Shavyra menuju dapur, dia membantu para ART memasak.
Sekarang jam makan siang, keluarga Rochana sedang di dalam perjalanan menuju rumah keluarga Danishwara. Verrel yang sepanjang jalan entah kenapa terus senyum senyum sendiri membuat meera, kendro dan juga Revano menggelengkan kepala.
Stevy yang tidak tahu akan datang keluarga Verrel siang ini, dia hanya bersantai dan bermain dengan anjing kesayangannya. Ajeng sedang menyiapkan makan siang, namun kali ini dia menyiapkan lebih banyak lagi. Steven yang sedang di Rumah Sakit telah mengosongkan jadwalnya setelah makan siang begitu juga Haryanto dia mengosongkan jadwalnya.
****
ting nong...
suara bel berbunyi, bi inah membuka pintunya dan mempersilahkan tamunya untuk masuk dan duduk di ruang tamu. bi inah adalah salah satu pembantu di rumah tersebut. bi inah berjalan menuju dapur dan dia meberitahu majikannya bahwa ada tamu yang datang. Ajeng yang mendengar itupun langsung membuka apronnya dan datang ke ruang tamu.
"hey miraa... ah sudah lama kita ga bertemu ya, gimana kabarmu" ucap Ajeng. mereka emang sudah akrab karena anaknya bersahabat dan mereka menjadi lebih dekat.
"aku baik baik aja jeng, kamu gimana kabarnya" ucap meera.
"baik mir" ucap Ajeng. mereka basa basi cukup lama. hm biasalah ibu ibu kalo udah ketemu, dahlah...
Meera dan ajeng sangat asik berbicara tanpa memperdulikan orang yang di sekitarnya dan anak anak meera yang mulai bosan. Verrel hanya celingak celinguk ngeliat kiri kanan, mungkin dia lagi nyari Stevy kali ya haha. Begitu juga Revano yang udah mulai bosan, dia memainkan game di ponselnya.
"eh jeng mana anak anak kamu" ucap meera.
"oh iya Steven lagi di jalan mau pulang, kalo Stevy dan Shavyra ada di rumah" ucap ajeng.
"ohh kalo suami kamu kemana" ucap meera.
"dia di kantor, bentar lagi mereka pulang kok" ucap ajeng.
"kita ke dalam yuk" ucap ajeng mengajak mereka menuju ruang keluarga. di ruang keluarga ada Stevy yang sedang bermain dengan anjingnya.
Verrel dan Revano yang melihat Stevy sedang bermain dengan anjingnya langsung mendatanginya.
"hai Stev" ucap Revano.
"Lah kok ada kalian disini?" Ucap Stevy.
"Oh iya ka, bunda lupa ngasih tau kamu, kalau mereka mau datang" ucap Ajeng.
"Oh" ucap Stevy singkat
"Iya ka" ucap stevy.
"gila stevv mirip banget sama lo" ucap Verrel sambil tepuk tangan.
"heh lo sini sini" Stevy mengambil remot tv yang ada si meja sebelahnya, lalu dia memukulnya ke kepala Verrel.
"rasain tuh" ucap Stevy.
"Jahat banget sih lo. Kapan tobatnya coba" ucap Verrel.
"Bodo amat, lagian lo nyebelin banget sih jadi orang" ucap Stevy.
"Lo harus sopan ya sama gue, gie itu lebih tua dari lo huuh..." ucap Verrel sambil memalingkan wajahnya.
"Baik pria tua" ucap Stevy sambil menahan senyumnya.
"Hehh lu manggil gua apaan dah?" Ucap Verrel.
"Pria tua, emang kenapa ga salah kan? Emang lo pria tua hehe" ucap Stevy.
"Ish males gue" ucap Verrel.
Revano dan Stevy tertawa melihat Verrel yang kesal. Mereka bertiga berbincang bincang dan tiba tiba datanglah Steven dan ayahnya.
"Rev..." ucap Steven.
"Eh Steven dah pulang ya" ucap Revano sambil berpelukan.
Steven dan Revano sedang berbincang bincang, begitu juga dengan Kendro dan Haryanto yang sedang membicarakan perusahaannya. Sedangkan Ajeng dan Meera sedang menyiapkan makanan.
Ajeng dan Merra manggil semuanya untuk makan siang bersama, di meja makan tersebut ada 2 keluarga. Ketika makan mereka tidak membuka suaranya.
_BERSAMBUNG_
•
•
•
SUDAH BACA WAJIB LIKE YA, JANGAN LUPA BUAT VOTE, KOMEN DAN RATENYA JUGA OK!!!