Love In Bangkok Thailand

Love In Bangkok Thailand
bagian lima



JANGAN LUPA VOTE, LIKE, KOMEN YA♡


natasya da shavyra sudah memasuki restoran, mereka memesan makanan kesukaan masing masing. tidak lama kemudian makanan pun datang mereka langsung menyantap makanan itu.


"vyr kamu sekarang kelas berapa" tanya natasya.


"kelas 10 mau naik kelas 11 ka" jawab shavyra. natasya pun menganggukan kepalanya.


setelah selesai makan mereka berbincang bincang, shavyra menyeritakan tentang sekolahnya, dan natasya menceritakan tentang perjalanan menjadi dokter.


terlintas di pikiran natasya, niat awal dia mengajak shavyra makan siang bersama dia hanya ingin berbuat ulah pada shavyra, namun ia mengurungkan niatnya, karena dia menemukan id le baru. natasya emang licik dalam hal beginian.


"eh vyr aku ke toilet dulu ya, mau buang air kecil dulu, kamu tunggu disini ya aku ga akan lama kok" ucap natasya sambil tersenyum.


dia pun memulai aksinya, natasya berdiri dan tiba tiba, natasya pura pura merintih kesakitan


"aduh... aah... sakittt vyraa.." teriak natasya.


"ka.. kaka kenapa? mana yang sakit ka, ko tiba tiba kek gini sih" ucap shavyra laget dan ketakutan.


"cepat telpon kaka kamu vyr aaaa......" ucap natasya sambil merintih kesakitan.


"ah iya ka sebentar" ucap shavyra, ia pun segera mengambil handphonenya di dalam tas. lalu ia segera menelpon kakanya sambil gemeteran karena ketakutan.


"halo ka! cepat bantu aku! datanglah kemari sekarang" ucap shavyra.


"kamu kenapa? apa yang terjadi padamu vyr?" tanya steven terkejut. terlihat senyum tipis di bibir natasya, dia sangat semang karena shavyra telah menelpon steven.


"ga usah banyak bicara ka, cepat datang ke restoran X" ucap shavyra dan segera mematikan telponnya.


steven pun segera keluar dari rumah sakit, dan langsung menaiku mobilnya. ia sangat khawatir akan terjadi sesuatu pada shavyra.


restoran yang di tempati shavyra dan natasya tidak terlalu ramai, karena natasya sengaja memilih tempat yang tidak terlalu ramai, karena ia takut banyak orang yang menyaksikan drama tersebut.


tidak lama kemudian steven pun tiba di restoran x, ia segera berlari mencari keberadaan shavyra, dan akhirnya ia menemukan shavyra dan natasya, steven menghembuskan nafasnya, steven sangat lega karena tidak terjadi apa apa pada shavyra.


"apa yang terjadi?" tanya steven kepada ke dua orang tersebut, tanpa aba aba natasya langsung memegang tangan steven, steven yang merasa di pegang tangannya, langsung menoleh dan langsung membantu natasya untuk bangun.


sekarang posisi mereka sudah duduk di kursi, steven duduk di kursi sebelah kanan, dan natasya yang ada di sebelah kiri dengan posisi badan terbaring, kepalnya berada di paha steven, natasya yang dari tadi merintik kesakitan, membuat shavyra khawatir, steven yang merasa kebingungan itu pun segera membopong tubuh natasya ke dalam mobil steven.


natasya sangat bahagia, karena dia bisa berada di pelukan steven. tanpa steven dan shavyra ketahui ada orang yang sengaja memotret kemesraan antara natasya dan steven. orang itu tentunya orang suruhan natasya, sungguh liciknya dia. foto itu untuk di kirim ke aulia


steven membawa natasya ke rumah sakit, dan dia segera memasuki ruangan pribadinya. steven segera membaringkan tubuh natasya.


"lo kenapa nat" tanya steven.


"gue ga tau stev, tadi gue mau ke toilet nih, terus waktu gue mau berdiri tiba tiba perutku sangattt sakit" jelas natasya.


"ko bisa? lo ga punya penyakit dalam kan?" ucap steven.


"gue sih ga punya penyakit stev, tapi entah kenapa gue mersa sakit di bagian ini" jelas natasya sambil menunjukan perut yang sakitnya.


shavyra yang dari tadi khawatir takut di salahkan hanya bisa diam, dia takut terjadi apa apa pada natasya, karena shavyra dan natasya dari tadi bersama.


"apa sebelumnya lo pernah ngalamin sakit kek gini nat" tanya stven.


"ga pernah stev, baru kali ini gue kek gini" ucap natasya.


"oh yaudah, gue coba cek perut lo" ucap steven sambil ngambil stetoskop.


"eh stev ga usah, ini sekarang udah baikan kok" ucap natasya sambil duduk.


"coba aja di cek dulu, takutnya kenapa napa, ga bakal lama kok" ucap steven. natasya pun menyetujui steven untuk memeriksanya, karena dia takut kalo steven nantinya akan marah.


"i.. ya silahkan stev" ucap natasya gugup.


"syukurlah, lo udah sembuh nat" ucap steven sambil tersenyum.


shavyra yang dari tadi khawatir pun merasa lega, karena dia takut bersalah soalnya dari tadi natasya sama shavyra.


"eh iya, makasih stev" ucap natasya gugup.


"gue balik dulu ya, gue harus meriksa pasien lain" ucap natasya sambil berjalan keluar ruangan stev. steven menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah natasya.


di ruangan steven tinggalah ada shavyra dan dirinya. steven mulai mengajukan dan meminta penjelasan dari shavyra. steven yang melihat wajah adiknya yang sedang menunduk seperti orang ketakutan dia segera membelai rambut shavyra lembut.


"tenanglah, itu semua bukan salah kamu vyra.." ucap steven. shavyra mengangkat wajahnya.


"ka aku takut kalo terjadi apa apa sama ka caca, soalnya dari tadi aku sama ka caca." ucap shavyra, steven pun tersenyum. menurutnya kekhawatiran sang adik kecilnya itu terlalu berlebihan, padahal shavyra tidak salah apa apa.


"kenapa tadi kamu bisa makan bareng dia" ucal steven.


"tadi aku ketemu ka caca di lobby sebelum bertemeu sama anak anak kanker, terus ka caca nemenin aku nemui anak anak kanker, terus abis itu ka caca bilang gini vyr makan siang bareng yuk, kita kan dah lama ga makan bersama." uvap shavyra.


"oh jadi amu di ajak dia? terus di antara sama siapa, pa iwan? " ucap steven.


"engga ka, aku kesana pake mobil ka caca." ucap shavyra, dan dianggukan oleh steven.


" aku mau telpon pa iwan dulu" shavyra menlpon pa iwan yang tak lain adalah supir pribadi keluarganya. beberapa menit kemudian pa iwan datang, dan shavyra langsung pulang.


_di sisi lain_


stevy sedang bersantai di depan televisinya, karwna hari ini stevy memutuskan untuk tidak kemana mana dulu.


kring... kring... kring...


nada telpon handphone stevy berbunyi


stevy langsung mengambil handphone nya yang ada di atas nakas sebelah stevy duduk.


"*hallo ka ada apa" tanya stevy.


"kamu lagi dimana stev" ucap revano.


"aku lagi di hotel kak" ucap stevy.


"oh iya, nanti malam ada acara ga" ucap revan


"ga ada emang ada apa ya" ucap stevy bingung


" gini, besok pagi kamu di suruh merias orang yang mau tunangan, kamu sanggup kan?" ucap revano.


"ha? serius? kenapa bisa?" ucap stevy kaget.


"yang tunangannya tetangga aku, jadi aku tawarin kamu sebagai leriasnya gitu. kamu bawa alat alat make upnya kan?" ucap revano.


"ohh gitu ya, aku bawa ko, maksih ka udah bantuin" ucap stevy senang.


"iya sama sama, besok pagi kamu siap siap ya, nanti aku jemput." ucap revano.


"okey" ucap stevy*.


stevy sudah punya akun instagram khusus promosiin hasil karya make up nya, dia juga memiliki followers yang cukup banyak.


_BERSAMBUNG_


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA DENGAN CARA LIKE, VOTE, KOMEN♡