Love In Bangkok Thailand

Love In Bangkok Thailand
bagian dua puluh tiga



UDAH BACA? LIKE YAA!!! DAN JANGAN LUPA VOTE NYA YANG BANYAK BIAR SEMANGAT NULISNYA :)



#maaf ketinggalan fotonya yang di bagian dua puluh dua.


itu foto yang ada di insta storynya Verrel dengan caption "with you♡♡♡"


****


Pagi hari di Amerika.


"Ah kepala gue sakit bener" ucap Verrel meringis kesakitan.


Verrel melihat ke samping dia melihat ada wanita. "Lah?" Tanya Verrel bingung.


Verrel mengingat ingat kejadian pada malam hari saat dia berada di club malam, setelah selesai bermain dengan para wanita malam di sana, Verrel mengajak temannya untuk pergi ke hotel dan terjadilah... hm...


"Ya tuhan... gue ngalakuinnya lagi" ucap Verrel. Verrel yang melihat tubuhnya tidak memakai apa apa pun segera memunguti pakain di bawah lantai itu.


Verrel bergegas mandi, kenza yang mendengar ada suara percikan air itu pun terbangun. Wanita itu adalah Kenza.


Mereka melakukannya secara tidak sadar karena ulah minuman keras.


Sama halnya dengan Verrel, Kenza juga terkejut melihat keadaan tubuhnya yang polos tanpa sehelai benang pun namun dia bahagia karena ini baru pertama kalinya dia melakukan bersama Verrel yang selama ini ia tunggu tunggu.


****


Verrel dan kenza sedang sarapan.


"Sayang, aku mau selamanya bersamamu" ucap kenza manja, sambil bergelayutan di tangan Verrel.


"Ga, gue tuh orangnya sekali pake jadi kalo udah melakukan ya buang." Ucap Verrel santai.


"sayang... kenapa gitu" ucap Kenza sedih namun Verrel tidak memperdulikannya.


" jam 8 gue harus pergi ke kantor." Jelas Verrel.


"Jadi lo pulanglah" tambah Verrel. Kenza memajukan bibirnya tanda dia cemberut.


****


Di Indonesia


Malam hari di rumah Stevy.


Aurel sedang berada di rumah Stevy. Ia sengaja menginap di rumah Stevy marena udah lama juga mereka tidak tidur bareng.


"Stev lo tau ga?" Tanya Aurel.


"Ngomong tuh yang jelas. To the point aja lah" jelas Stevy.


"Ish kalem dong, gue udah punya pacar" ucap Aurel kegirangan.


"Hallah bacot, paling cowonya cuma morotin duit lo aja" ucap Stevy.


"Aih mulut lu tuh harus di jaga yah. Nih yah dengerin cowo gue yamg baru ini orangnya kaya bangeeeettt ganteng terkenal pula ugh idaman para cewe cewe dah..." ucap Aurel.


"Terserah lo aja yang penting lo bahagia. Yaudah cepat siapa siapa" ucap Stevy penasaran.


"Kepo ya.... satu... dua... tiga... pacar aku namanya.... cha...cha... chanyeol ahahaha, tau ga sih dia tuh ganteng banget ***** ga kuat, tapi sekarang dia lagi ga di Indo, jadi gue ldran dehhh, nih kalo lo ga tau lrangnya yang mana gue tunjukin dah" ucap Aurel berangan angan.


"Dahlah gue males dengerin haluan lo, yang ga ada maju majunya." Ucap Stevy.


"Iya iya" kata Stevy terpaksa.


"Eh by the way si Rei masih ngejar lo gak" tanya Aurel penasaran.


"Gatau dah, lagian dia juga mantan gue dan gue ga mau baikan lagi sama dia. Iwh..." ucap Stevy sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


"Oh iya si rei kemarin lusa ngechat gua" ucap Aurel.


"Serius lo? Ngechat apa dia" tanya Stevy penasaran.


"Dia nanyain kabar gue terus tiba tiba perhatian banget tapi gue cuekin aja karena gue udah punya cy unch" ucap Aurel.


"Hih awas aja kalo lo sampe jadian sama tu cowo. Amit amit deh ih" jelas Stevy.


"Heem bener tuh mending lo setia aja tu sama cy ahaha" tambah Stevy.


"Amit amit. Mimpi buruk gue jadian ama dia. Tapi stev gue keknya ga bisa setia sama cy minggu depan gue mau ganti lagi hehe" ucap aurel.


"Serah lu dah."


3 hari kemudian.


Revano telah pulang ke tanah air kemarin. Hari ini Revano pergi ke kantor agak siang karena tidak ada meeting di kantornya.


Revano berencana mengajak Stevy main ke mall namun Stevy menolak. Lalu Revano mencoba mengajak Stevy menuju tempat wahana bermain dan Stevy setuju.


"Stev kita harus makan dulu sebelum naik wahana" ucap Revano.


"Oke ayo, kita mau makan dimana" tanya Stevy.


"Kita ke rumah makan sebrang situ aja stev" jawab Revano.


"Okay" stevy setuju.


Mereka sampai di salah satu rumah makan sederhana namun sangat terkenal akan rasa dan harga yang begitu fantastis. Rumah makan itu sangatlah ramai karena banyak orang, bukan hanya orang dalam negri saja yang datang melainkan turis turis juga ada disana.


"Stev maaf ga ngabarin kamu waktu aku di Thailand" ucap Revano. Mereka telah memesan makanan kesukaan masing masing tinggalah mereka menunggu pesanan itu siap.


"It's oke ka hehe" sahut Stevy.


"Oh iya nanti kamu pulang ke rumah aku dulu ya, soalnya aku udah beliin kamu oleh oleh loh buat ade, sama ayah bunda kamu sekalian.


"Wah... ka rev ga usah beliin oleh oleh segala buat kita kali, pasti itu nyisahin ka rev kan?" Ucap Stevy malu malu.


"Engga ko stev, ga ngerepotin malahan aku seneng bisa ngasih itu ke kalian."


Mereka berdua melanjutkan makannya. Stevy seperti biasa dia makan sangatlah banyak sampai belepotan di daerah mulutnya.


Revano mengambil tissu yang ada di mejanya dia menghapus noda yang ada di mulut Stevy.


Stevy bengong sambil menatap wajah tampan Revano.


*deg deg deg* jantung stevy berdegup kencang sama halnya dengan revano. Mereka saling menatap sampai akhirnya mebgalohkan pamdangannya ke arah yang lain.


Disana mereka saling diam tidak banyak bersuara.


_bersambung_


SUDAH BACA LIKE YA... DAN JANGAN LUPA JUGA BUAT VOTE, RATE, SHARE YA♡


maaf ya karena kali ini jarang update🙏🙏🙏