
GUYS KASIH VOTE SAMA LIKE NYA DONG :(
Steven telah siap siap untuk menemui Aulia. Di perjalanan Steven terus tersenyum.
Tok tok tok
Suara pintu diketuk, Aulia segera mebukakan pintunya dan keluar lalu ia bergegas pergi bersama Steven menuju mall. Banyak list barang barang yang mau di beli di smart phone milik Aulia.
Mereka telah sampai di Mall yang lumayan terkenal di Indonesia. Aulia dan Steven sebelumnya telah berfoto bersama dan mengupload di insta strorinya.
****
Keyla laudy. Dia adalah seorang model terkenal dia juga merelukan model majalah dewasa. Hampir semua laki laki tergila gila sama dia, dia bukan hanya cantik tapi dia juga anak dari orang yang kaya raya. Semua orang segan padanya namun di sisi lain mereka tidak suka dengan sifat yang di miliki keyla. Dia memiliki sifat yang sombong dan judes. Untung orang berada ya haha.
Keyla membuka aplikasi instagramnya dia melihat snap gram yang ada di akun instagramnya. Tiba tiba dia merasa geram karena melihat insta story dari steven.
Keyla dengan cepat keluar dari rumah mengendarai mobilnya menuju mall tempat Steven dan Aulia berbelanja.
****
Aulia dan steven kini telah berada di toko baju, Aulia memilih baju casual yang lumayan banyak.
"sayang kamu serius beli baju sebanyak ini?" tanya Steven.
"yakin lah" sahut Aul. Steven hanya bisa pasrah karena akan membawa belanjaan Aulia yang begitu banyak.
"sini aku ambilin buat bayar" tawar Steven.
"yaudah nih kartu nya" ucap Aulia sambil memberikan kartu atm nya.
"lah kok pake uang kamu, pake uang aku aja yang" tawar Steven.
"untuk kali ini aku aja yang bayar" ucap Aulia.
"yaudah sini" ucap Steven sambil membawa baju yang Aulia pegang.
Mereka berjalan ke kassa toko baju itu. Ada sepasng mata yang melihat pasangan calon tunangan itu dia adalah Keyla. Keyla sengaja memakai masker agar tidak terlihat jelas wajahnya.

keyla diam diluar menunggu Steven dan Aulia keluar.
Tudak berapa lama kemudian merma keluar dari toko baju menuju toko sepatu.
Keyla mengikuti mereka kedalam toko sepatu itu. Setelah dari toko sepatu, mereka pergi makan.
Keyla tersenyum dia telah merencanakan sesuatu.
Aulia dan steven duduk di kursi dibagian tengah. mereka pesan makanan kesukaan masing masing.
***
Keyla berjalan menuju tempat duduk Steven dan Aulia sambip memegang jus buah di tangannya. Aulia mendekat kepada Aulia lalu dia menumpahkan jus tersebut ke arah Aulia dengan sengaja. Aulia tidak sempat menghindar.
"ops sorry" ucap Keyla tersenyum lalu dia segera meninggalkan tempat itu.
"b*engs**" ucap Aulia kesal.
"udah yang biarkan dia, mungkin ga sengaja" ucap Steven menenangkan. Steven menyuruh Aulia mengganti bajunya dengan baju yang baru ia beli.
Setelah makan mereka memutuskan pulang karena mood Aulia berbelanja seketika hancur oleh wanita yang gak tau diri tadi.
****
Di parkiran Keyla tersenyum puas. "hey Aulia, tunggu saja itu baru pemanasan gue mau rebut Steven dari lo, Steven ga pantas berada di samping lo, yang pantas hanyalah gue seorang ya Keyla Laudy." ucap Keyla bermonolog.
Aulia berjalan menuju parkiran sambil menahan amarahnya pada wanita itu.
di dalam mobil tidak ada yang membuka suara seorang pun. Steven mengantarkan Aulia pulang.
****
di rumah Steven.
Steven masuk ke dalam rumahnya dan menemukan Stevy dan bundanya sedang duduk di ruang keluarga.
"hallo bun, stev" sapa Steven.
"halo Stev, kenapa cepet amat pulangnya?" tanya Ajeng.
"Aulia lagi bad mood jadi kita pulang aja" ucap steven sedih.
"buahahaha" stevy tertawa.
"pasti kaka ngelakuin kesahan kan haha" tebak stevy sambil kembali tertawa.
"jangan ngadi ngadi ya lu, bukan gue yah sumber masalahnya." balas Steven tidak mau kalah.
"lantas kalau bukan kaka siapa lagi ahahaha" ucap Stevy.
"emangnya kalo cewenya lagi bad mood semuanya salah si cowok gitu hah?" kata Steven.
"ya iyalah ingat! cewek selalu benar dan cowok selalu salah. ahahaha" ucap Stevy.
"apasih ***** lu jan ngadi ngadi ya, bukan gue yang salah tapi karena ada yang numpahin jus ke badan dia, jadi dia bad mood, karena yang numpahinnya ga minta maaf dengan tulus malahan dia ketawa ketiwi sendiri" jelas Steven.
"hah? siapa yang numpahin stev" tanya Ajeng.
"gatau bun, karena dia pake masker dan topi jadi Steven ga kenal wajahnya, tapi kalau dari postur tubuhnya kek pernah liat gitu." sahut Steven.
"wah wah jangan jangan pelakor tuh" tevak Stevy.
"hm semoga aja bukan, dah lah lu dari tadi ngadi ngadi aja" ucap steven.
"biarin wlee" ucap Stevy.
"udah udah steven cepat sana" ucap Ajeng..
****
Hari ini adalah hari bahagia Steven dan Aulia dimana mereka akan mengadakan acara pertunangan. jam menunjukan pukul 9 malam. Acara pertunangan itu di adakan di restoran yang mewah, tempat itu sudah di booking oleh Steven sebelumnya untuk acara pertunangannya. Stevy sedang bersiap siap untuk menuju restoran yang mewah untuk mendatangai acara pertunangan kakanya dan tidak lupa ia juga membawa peralatan make up nya untuk merias Aulia. Stevy pergi kesana bersama supir pribadi keluarganya. Dia sengaja datang lebih awal karena merias wajah itu tidak lah sebentar jadi Stevy membutuhkan waktu yang cukup lama, Stevy tidak sendiri ia bersama perias rias lainnya untuk merias baju dan juga rambutnya.
acara itu di hadiri oleh kerabat kerabat dari 2 keluarga itu dan tidak lupa Steven mengundang Revanodan Verrel ke acaranya.
Keluarga Steven telah sampai di restoran itu. acara di mulai pukul 11.30 malam
Aulia sudah selesai dirias. Kemudian dia berjalan di tuntun oleh pelayan restoran itu dengan mata di tutup, kedua pelayan itu membukakan tutup mata yang melekat di kepala Aulia. Aulia membuka matanya dan dia terkejut karena lampu disana padam tambah lagi disana tidak ada seorang pun.
Aulia pikir rencananya gagal, karena tidak sesuai dengan rencana mereka dan dia takut tidak ada yang datang. sekitar 5 menit Aulia menunggu duduk di kursi yang ada disana, namun masih belum ada tanda tanda ada kehidupan di restoran itu. Aulia mulai gelisah dan dia udah mau menangis.
DUAR......
SURPRISE.....
semua orang telah kumpul disana Aulia menangis terharu. yang di khawatirkan Aulia kini telah sirna.
Steven maju ke depan dengan memengang mic.
"selamat malam semuanya, pertama tama saya ucapkan terima kasih kepada kalian yang telah datang di acara tunangan saya dan Aulia. dan untuk kekasihku mohon maafkan aku karena acara yang awal kita rencanakan tidak di laksanakan, karena ini lah rencanaku yang sebenarnya. sekarang aku ingin kamu maju ke dapan" ucap Steven.
"disini saya berdiri untuk mengungkapkan isi hati ku" ucap Steven lalu dia memegang kedua tangan Aulia.
"Kamu adalah alasanku tersenyum. Kamu adalah semangatku mencapai kesuksesan. Segala yang kulakukan adalah tentang Kamu.
Jangan buat aku hancur dengan menolakku malam ini. Jadilah istriku, jadilah matahari di dalam rumahku selamanya!" ucap Steven lalu dia berjongkok sambil memegang kedua tangan Aulia.
"maukah kamu menikah denganku?"
Aulia menangis haru sambil menganggukan kelalanya sambil tersenyum, lalu Steven menyematkan cincin itu di jari manis Aulia. semua yang ada di sana bersorak gembira. mereka berpelukan sampai di sadarkan oleh pembawa acara itu.
"selamat buat Steven dan Aulia, jangan berpelukan dulu ya di sini masih ada yang jomblo kasian kalo liat kerimantisan kalian" ucap mc itu. sontak semua orang tertawa. Stevy yang merasa jomblo pun memamnyunkan bibirnya.
"stev bibir lo kenapa?" tanya Verrel.
"kesedot sedotan" sahut Stevy.
"haha lo kesinggung kan" ucap Verrel mengejek.
"jan ngadi ngadi ya lu" sentak Stevy.
"tenang stev bentar lagi lo nemuin pria yang tepat kok" ucap revano yang ada di sebelah kiri Stevy.
"iya Stev tenang aja gue bakalan nemenin lo berdiri di pelaminan nanti, gue akan setia berdiri sampibg lo kok" ucap verrel sambil tersenyum.
"heh kalo bicara setting dulu curut" ucap Revano sambil memukul tangannya.
" lanjutin aja bertengkarnya" ucap Stevy sambil meninggalkan adik kaka itu.
"heuh.. lu sih" ucap Revano.
"apaan sih gue ga salah juga di salahin" ucap Verrel lalu mengejar Stevy yang telah pergi dan di ikuti oleh Revano.
"maaf stev" ucap Verrel.
"hm"
"stev, makan yuk" ajak Revano.
"mending sama gue stev, yuk" ajak Verrel sambil menarik tangan Stevy namun di lepaskan oleh stevy.
"udah ayo kita bertiga makan bareng, ribet amat sih kalian" ucap Stevy sambil berjalan dan di ikuti oleh kedua pria itu. orang tua Stevy dan Revano yang melihat adegan lucu itu pun tersenyum.
"stev lo mau apa biar gue ambilin" tawar Verrel namun dengan cepat Revano mengambilkan makanan kesukaan Stevy.
"makasih ka rev"
"ish" verrel cemberut.
"rel kenapa lo ga makan" tanya Stevy.
"gue lagi bad mood kalian aja yang makan" uvao Verrel sintak Stevy dan Revano tertawa melihat tingkah laku Verrel.
jam menunjukan pukul 00.45 tapi acara tersebut masih belum kelar. mereka makan makan dengan sangat happy dengan di iringi musik.
Karena Verrel salah satu penyanyi terkenal di Thailand dan juga di Indinesia. dia ingin pamer dengan kakanya yang tidak bisa nanyi dia menyanyikan lagu itu untuk Stevy.
Perhatian biar lebih asik kalian sambil dengerin lagunya ya "tolong-budi doremi"

"saya disini mau nyumbang lagu untuk kalian semua terutama untuk dia" ucap Verrel sambil menunjuk ke arah stevy. Stevy tersipu malau ketika semua orang meliriknya.
Lirik
Kurasa 'ku sedang jatuh cinta
Karena rasanya ini berbeda
Oh, apakah ini memang cinta?
Selalu berbeda saat menatapnya (hu)
Mengapa aku begini?
Hilang berani dekat denganmu
Ingin 'ku memilikimu
Tapi aku tak tahu
Bagaimana caranya?
Tolong katakan pada dirinya
Lagu ini kutuliskan untuknya
Namanya selalu kusebut dalam doa
Sampai aku mampu
Ucap maukah denganku
Kurasa 'ku sedang jatuh cinta
Karna rasanya ini berbeda
Oh, apakah ini memang cinta?
Selalu berbeda saat menatapnya hu
Di sini aku berdiri
Menanti waktu yang tepat
Hingga akhirnya kumampu
Katakan padamu oh
Tolong katakan pada dirinya
Lagu ini kutuliskan untuknya
Namanya selalu kusebut dalam doa
Sampai aku mampu
Ucap maukah denganku
Tolong katakan pada dirinya
Lagu ini kutuliskan untuknya
Namanya selalu kusebut dalam doa
Mungkinkah dia tahu
Cinta yang kumau oh oh
Tolong katakan pada dirinya
Lagu ini tuliskan untuknya
Namanya selalu kusebut dalam doa
Sampai aku mampu
Ucap maukah denganku
Ho oh maukah kau dengan aku
prok.. prok... prok...
semua orang bersorak karena suara Verrel sangat lah bagus dan lembut.
"lo kenapa nunjuk ke arah gue *****" ucap Stevy ketika Verrel telah datang.
"gapap dong gue mau nanyiin lagu itu buat lo, biar gue ga bad mood lagi" ucap Verrel.
"apa hubungannya coba, gue juga tahu lo mau pamer sama gue kalo lo bisa nyanyi ye kan" tebak Revano.
"abang gue emang hebat, benar sekali tebakan lu bang" ucap Verrel.
"hillih, dasar curut, gue sih bodo amat lo mau pamer suaro lo ke gue, yang penting gue punya otak, gue leibih pintar di banding lo" ucap revano gamau kalah.
"udah deh semua orang itu punya kelebihan dan kekurangan" ucap stevy melerai perkelahian itu.

#itu foto Stevy di rumahnya sebelum betangkat ke acara tunangan kakanya.
"baik mungkin sampai sini acara pertunangannya semoga kedua pasangan itu bisa lancara sampai nanti. semoga kalin menjadi pasangan yang awet dan sejahtera. salam manis dari kami. selamat malam dan terima kasih" ucap mc itu.
mereka semua sudah pulang ke tempat tinggal masing masing.
_bersambung_
**JANGAN LUPA BUAT LIKE, KOMEN, VITE, DAN RATENYA JUGA YA♡♡♡
MOHON MAAF KARENA 5 HARI KE BELAKANG TIDAK ADA UP, DI KARENANKAN AUTHOR ADA ACARA. DAN MOHON MAAF BILA PARA READERS TIDAK MENGERTI DENGAN PENULISANNYA MOHON KETIK DI KOLOM KOMENTAR OK! DAN JUGA MOHON MAAF BILA ADA KATA KATA KASAR YANG MENGGANGGU KALIAN🙏🙏🙏😭
JANGAN LUPA KASIH KRITIK DAN SARAN BUAT NKVEL INI SETELAH BACA YAA. TERIMA KASIH UNTUK YANG SUDAH BACA, LIKE, KOMEN, VOTE, DAN RATE NYA YA.
TUNGGU KELANJUTAN CERITANYA YAA!!!
SALAM MANIS DAEI AUTHOR: NAZWA NAPISA.
BILA KALIAN BERMINAT BERKENALAN DENGAN SAYA BISA DM YA HIHI...
@NAZWA.NAPISA**