
JANGAN LUPA DI VOTE, LIKE, KOMENš„°
setelah Revano mengantarkan stevy pulang, Revano langsung bergegas untuk pulang kerumah ayahnya, setelah sampai di rumah, Revano langsung memasuki kamarnya, dan dia melupakan sesuatu.
ya ampun kenapa gue ga minta nomer ponselnya ya, besok gue harus kembali kesana.
namanya Stevy, nama yang indah.
guman revano sambil senyum senyum.
dia cantik juga kalo dari dekat, semoga aja cepat putus tuh sama cowonya.
****
setelah chatingan sama Reiino, Stevy menangis tersedu sedu, bisa bisanya dia di khianati oleh sang kekasih yang kini telah menjadi mantan kekasih.
jam memnunjukan pukul 7 malam, Stevy memesan makanan, dia makan malam sendirian, tiba tiba terlilntaslah di pilirannya tentang Revano.
"lah kok jadi kepikiran dia sih, tapi kalo di ingat ibngt lagi dia orangnya baik hati, tampan lagi, huh idaman sekali." gumam stevy.
"eh kok gue jadi mikirin dia sih, apaan dah"
stevy pun melanjutkan maknnya sambil menonton film. setelah makan malam, nonton film, Stevy plangsung beranjak tidur karena dia merasakan kelelahan, mungkin dari tadi dia nangis terus.
****
_di kediaman papa revano-
"kenapasih gue susah banget tidur, mana udah jam segini"
ketika revano mulai memejamkan matanya, terlintaslah di benaknya wajah stevy. tanapa ia sadari di tersenyum mengingat wajah stevy.
****
_Indonesia_
jam menunjukan pukul 6 pagi di mana para pembantu di rumah tersebut sudah melakukan aktivitasnya masing masing.
Steven sudah terbangun dari tidurnya, ia langsung mandi dan turun kebawah untuk sarapan. setelah sarapan Steven berangkat ke rumah sakit.
****
_DI RUMAH SAKIT_
"hi Steven" tanya seorang wanita.
"hi juga nat" jawab Sreven.
wanita itu bernama Natasya, dia seorang dokter di rumah sakit itu juga, natasya menyukai steven sudah lama, steven tahu bahwa Natasya menyukainya, namun Steven sudah memiliki kekasih, kekasihnya bernama Aulia. meraka pacaran sudah 3 tahun lamanya.
meskipun Natasya tau kalau Steven sudah memiliki kekasih namun, tetap saja Natasya selalu ngejar Steven, dia selalu melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan sang pujaan hatinya.
keluarga Aulia dan Steven sudah saling mengenal satu sama lain, mungkin tidak lama lagi mereka akan menajlin hubungan suami istri. orang tua Steven ingin secepatnya memiliki menantu, begitu juga orang tua dari Aulia.
kring... kring... kring...
suara telpon dari hp mikih steven, steven pjn segera mengangkat telponnya.
"hallo sayang" ucap Aulia dari balik telpon.
"hallo, tumben nelpon ada apa?" ucap Steven.
"mamaku nyuruh kamu datang ke rumah buat makan malam, kamu bisa kan yang?" tanya Aulia.
"oke, aku akan datang, aku ajak orang tua aku ga?"tanya steven balik.
"boleh, ajaklah" ucap Aulia.
"ya udah aku mau kerja dulu, sampai ketemu nanti sayang, i love u" ucap Steven.
"love u too" ucap Aulia.
Steven mematikan telponnya, dan segera menghubungi orang tuanya, untuk memberi tahu.
"hallo bun" ucap Steven.
"ya ada apa?" tanya bunda.
"tadi Aulia nelpon, terus Aulia ngajak kita makan malam bersama di rumahnya, bunda dateng yah, steven ga bakalan pulang ke rumah dulu, steven bakalan langsung kesana." ucap steven.
"baiklah bunda sama ayah akan datang" ucap sang bunda.
"terima kasih bun, sampai jumpa" ucap Steven.
Steven pun mematikan telponnya lalu kembali bekerja.
****
Shavyra sedang chatingan dengan Andra. Ya Andra adalah lelaki yang di ceritakan waktu itu ke Stevy. Shavyra dan Andro menceritakan tentang kakanya, begitu juga dengan Andro, mereka saling bertukar cerita.
****
_Bangkok Thailand_
Stevy keluar hotel dia sedang menunggu taksi, tiba tiba Revano datang dengan mobil sprot mewah miliknya, dia datang menghampiri stevy.
"hai stev, mau kemana?" tanya Revano.
"mau ke pasar chatuchak ka" jawab Stevy.
"bareng aja yu, kamu masuk sini" ucap Revano.
"gapapa emangnya? tanya Stevy.
"gapapa kok cepet naik" ucap Revano.
"oke thanks" ucap Stevy dan di balas dengan senyuman oleh Revano.
Stevy pun masuk kedalam mobil tersebut, Revano segara tancap gas ke pasar chatuchak.
"gimana kabarmu?" tanya Revano.
"kemarin malam, setelah kita bertemu, Reino nelpon ka" ucap stevy.
"siapa Reino?" tanya Revano, karena dia tidak tahu nama kekasih Stevy.
"oh belum tau ya, Reino tuh pacar aku ka, kemarin dia nelpon" jawab stevy.
"terus gimana?" tanya revano.
stevy pun menceritakan apa yang terjadi ketika mereka telponan, revano dengan seria mendengarkan cerita stevy.
"baguslah kalau udah ga ada hububgan lagi, dia tuh cowo ga bener, dia selingkuh di belakangmu" ucap revano.
"hm iya ka" ucap stevy.
stevy teringat masa masa selama sma bersama reino, tanpa terasa dia punn menitikan air matanya, stevy hanya melihat ke arah jendela melihat suasana di kota Bangkok.
revano yang mengetahui stevy menangis pun, dia tidak bisa apa apa, menurutnya lebih baik diam.
"stevy, kamu mau beli apa kesana?" tanya revano tiba tiba, stevy segera menghapus air matanya, revano yang melihat wajah stevy yang basah, dia memberikan tisue.
"makasih ka" ucap stevy, stevy pun merapihkan wajahnya.
"stevy mau nyobain makan di sana ka, dan mau belanja" ucap stevy, revano hanya mengangukan kepalanya.
setelah 15 menitan mereka sampai di pasar chatuchak, jan menunjukan puku 12 siang, waktunya makan siang. mereka berdua memutuskan makan dulu, mereka makan berbagai macam makanan mulai dari yang asin hingga manis, ada gurita goreng pedas, es krim kelapa, cha tru mue tea, dan masih banyak lagi.
setelah selesai makan, stevy membeli berbagai macam baju, tas dan lain lain.
mereke keliling pasar chatuchak berjam jam, mereka mulai kecapean. siapa sih yang ga cape kelililing pasar chatuchak, pasar terbesar di Thailand.
waktu dudah sore, mereka memutuskan untuk pulang. Revano mengantarkan pulang stevy.
"stev boleh aku minta nomer ponsel mu?" tanya revano.
"oh iya boleh ka, 08***" ucap stevy.
"makasih ya, besok kamu mau kemana lagi?" tanya revano.
"gatau ka nanti pikir pikir lagi, makasih ya ka buat hari ini hehe" ucap stevy.
"aku keluar, hati hati ka" ucap stevy langsung keluar, revano hanya menyunggingkan senyumannya.
setelah mobil revano tak terlihat oleh stevy, stevy pun masuk kedama hotel, ia langsung berjalan menuju kamar hotel, ia bergegas buat mandi karena badannya yang sudah lengket.
****
malam sudah tiba, waktunya makan malam, steven segera berangkat ke rumah aulia. setelah sampai di rumah aulia, steven di sambut hangat oleh penghuni rumah tersebut, orang tua steven belum datang.
papa aulia merupakan seorang pengusaha yang lumayan sukses, namun lebih sukses pa haryanto di banding pa heru. ya pa heru adalah papanya aulia.
steven memasuki ruang keluarga, dan sambil menunggu orang tua steven datang, mereka sedikit berbincang bincang tentang pekerjaanya.
orang tua steven telah sampai di rumah aulia, mereka menyambut kedatangan orang tua steven dengan hangat, mereka langsung lergi ke ruang makan, untuk makan malam bersama.
"hei sin tumben ngajak makan malam bareng, ada apa nih" tanya ajeng kepada mamanya aulia sinta.
"mau ada yang kami bicarakan jeng hehe" ucap ajeng.
"sudah sekarang makan dulu nanti kita bahas" ucap heru.
mereka pun makan malam bersama, tanpa ada yang bersuara.
JANGN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA GUYS, DENGAN CARA LIKE, VOTE YANG BANYAK, DAN KOMENā”ā”ā”