I'M Promise! | Bakugou Katsuki X Readers | Different World AU

I'M Promise! | Bakugou Katsuki X Readers | Different World AU
#04



...▫️▪️▫️▪️▫️...


...Ch 04 - Feelings | I'm Promise! | Bakugou Katsuki x Readers | Different world AU...


...Orang asing yang datang secara mendadak dalam hidupku,...


...siapa lagi kalau bukan kamu?...


...-Bakugou Katsuki...


(Y/n) P.O.V.


Aku benar-benar tak mengerti soal diriku sekarang...


Sebenarnya aku ini apa sih? Hari-hari ini aku kemana saja?


Aku ngapain aja?


Banyak pertanyaan yang sebenarnya aku bisa jawab, tetapi... Jawabannya itu tidak masuk akal...!


Secara 'subjektif' aku ini memang manusia,


tetapi apakah memang ada seorang yang sepertiku?


Ini pertama kalinya aku meragukan dua kepercayaan sekaligus...


Apakah kalian mengerti maksudku?


Jika kalian tak mengerti...


Biar aku menjelaskan sedikit hal yang kumaksudkan itu...


Walau sebenarnya sekarang aku terlihat baik-baik saja,


dan masalahku mulai sedikit demi sedikit selesai...


Tetapi ada satu hal yang terbesit dalam pikiranku...


Sebenarnya aku ini tinggal dimana?


Kenapa aku bisa melakukan hal yang berbeda dalam satu waktu?


Mengapa aku bisa menggambar sebagus ini di saat aku pergi ke dimensi lain?


Apakah.... Sebenarnya aku adalah orang yang jenius dalam bidang menggambar?


Mengapa bisa aku menggambar sebagus ini?


Sedangkan aku tak ingat apa-apa soal ini...!


Yang kuingat adalah...


Di saat awal aku menggambar dan di saat akhir aku selesai menyelesaikannya...


Jika kalian benar-benar bingung dengan apa yang kumaksud...


Itulah hal-hal yang sekarang aku sedang bingungkan juga...!


Sampai-sampai...


Aku tidak bisa menjelaskan secara detail 'apa yang aku maksudkan' dan 'apa yang kubicarakan'...!


Di sisi lain, aku pun merasakan kebahagiaan yang berbeda.


Dibandingkan kebahagiaan yang kudapatkan dari dunia ini...


Apakah aku harus diam dan melihat perkembangan? Apakah aku bisa melewati kedua dunia yang saling bertolak belakang ini?


Entah mengapa...


Di saat aku lari dari dunia ini ke dunia yang lainnya, itu membuatku lega dan bahagia...!


Apa yang kulakukan ini benar-benar baik?


Apa yang kulakukan ini hal yang wajar?


Apakah ada orang yang sepertiku ini?


Sebenarnya...


Aku tak tahu harus melakukan apa jika aku hidup begini terus...


"Nona (Y/n)?" tanpa sadar perawat rumah sakit ini sudah memanggilku berkali-kali. "Ah, maaf sus! Ada apa?" tanyaku padanya.


"Apa nona tak apa?" tanyanya dengan aura yang berbeda.


"Iya sus... Tapi, apa saya melakukan kesalahan?" tanyaku dengan hati-hati. Auranya kembali berubah menjadi tenang, "Tak apa kok, Nona!


Sebentar lagi dokter akan datang kesini untuk menginformasikan kondisi nona.


Jadi apa nona bisa menunggunya?" tanya perawat itu padaku. Aku mengangguk dan tersenyum ramah padanya, "Baiklah sus, trimakasih atas infonya"jawabku membalas perkataannya.


Lalu dia pergi dengan langkah kaki yang stabil itu, kemudian...


Kupandangi keadaan sekitar dan juga situasi kondisiku saat itu...


Sejak kapan ponselku ada disini?


Apa barusan aku mengambilnya?


Mengapa aku tak ingat sama sekali soal kejadian sebelumnya?


Sial...!


Selain itu, aku juga masih kepikiran soal lukisan ini dan juga saat aku pergi ke 'dunia' nya...


Tanpa kusadari pintu ruangan kembali terbuka, sosok tak asing muncul di hadapanku...


Seorang dengan tinggi 172 Cm itu datang, dengan rambut blonde ash yang berantakan bagaikan durian itu.


"Bakugou? " tanyaku seolah tak percaya.


"Nona? Apa nona baik-baik saja?"


Kemudian aku pun kehilangan sosok Bakugou yang ada di hadapanku itu, "Ah maaf... Saya salah lihat... Kenapa dok?" sial- apa yang aku lihat barusan? Kenapa aku begitu yakin itu Bakugou?


'Mungkin ini hanya angan-angan sesaat saja'


Setelah kejadianku berangan-angan soal Bakugou, entah mengapa para perawat jadi semakin memperhatikanku. Banyak juga dari mereka yang melihatiku dan juga berbisik-bisik setelahnya. Sebenarnya aku pun tak tahu apa yang aku lakukan pada mereka, di saat aku melakukan hal yang sopan... Yang ada mereka semakin mencurigaiku... Tingkah dokter kemarin juga rasanya seperti sedang memperhatikan sesuatu...


Mungkin hanya perasaanku saja... Kemudian aku mulai melukis lagi di canvas yang sudah di siapkan, apa yang seharusnya kugambar? Aku sebenarnya masih tidak tahu tentang kemampuanku... Apa bisa aku menggambar tanpa pergi ke dimensi lain?


Sekarang hal yang simpel akan ku lakukan... Bunga mawar merah, entah mengapa sekarang aku sedang menyukai bunga itu... Proporsi warna, sketsa, shading, fokus bayangan...


Entah mengapa saat ak mencampur warna merah, kembali aku teringat tentang Bakugou dengan mata merah bagaikan permata ruby.


Sepertinya itu bagus untuk referensi...


//Time Skipped : The Next Day


Sialan- Kenapa warna merah sangat susah dibuat sih... Kenapa lukisanku malah berantakan? Apa kemampuanku memang muncul di saat aku pergi ke dimensi lain? Masa begitu? Itu namanya- aku tak punya bakat sama sekali dong!


Stress ah stress! Seandainya aku bisa pergi ke taman hiburan or something just like tha-


*Switched Place// switched dimension**


He? Aku yakin aku berpindah ke dimensi BNHA... Tetapi kenapa aku malah ke taman hiburan? Sebenarnya kenapa aku di-


"HOI-- KENAPA KITA MALAH KE TAMAN HIBURAN SIALAN?! AKU MAU PULANG!" Kemudian aku mencari dimana suara itu berasal.


Pantas saja dia sempat mengiraku sebagai stalker !


"He?! Jangan begitu dong Bakubro!" Protes Kirishima yang ada di sampingnya itu.


"GAK PEDULI!!! KALIAN BELI TIKET ATAU TIDAK AK-" Kemudian dia menghentikan perkataanny karena aku berada tepat di depannya.


"Ah... Halo" ucapku canggung sambil berusaha untuk menatap matanya. Gawat... Kenapa aku disini sih? Kalau aku menghindari tatapannya nanti malah jadi masalah kan?!


3 R.d. Person P.O.V. //Jauh sebelum kejadian itu terjadi (Review kejadian sebelumnya)


Kemudian Kaminari memasuki kamar Bakugou tanpa membaca situasi kondisi, "Bakug-" ucapannya terpotong saat Bakugou melempar bantal tepat ke depan mukanya. "KETOK DULU, MUKA BODOH SIALAN!" protes Bakugou pada Kaminari.


"Santuy bro!" ucap Kirishima yang ada di belakangnya. "HOI RAMBUT ANEH?! KENAPA KAU DISINI JUGA?!" protesnya lagi melihat Kirishima yang datang. "Ya, kebetulan aku mau menyampaikan sesuatu pada (y/- Hah?! (Y/n) udah pulang bro?!" tanya Kirishima yang tersentak kaget. "Hah? (Y/n) datang?" tanya Kaminari.


Kirishima mengangguk, "Tadi Si Gadis Lulusan RSJ itu baru pulang dengan teleportasinya itu" jawab Bakugou dengan tenang. "Ehm baiklah" ucap Kirishima dengan canggung. "Btw Bakugou, kau jadi ikut kan besok?" tanya Kaminari. "Hah? Yang waktu itu bukan?" tanya Bakugou langsung to the point.


"Ikut ya?" tanya Kirishima. Bakugou yang tak berpikir panjang itu pun bersikap tidak peduli, "Terserah" jawabnya dengan singkat.


Lalu terlihat ekspresi wajah yang cerah dari mereka berdua, "Kalau begitu apakah kita harus mengajak (y/n) juga?" tanya Kirishima. "Kalau pun kau mau mengajak si gadis RSJ itu, dia pasti akan datang tanpa disuruh" ucap Bakugou dengan jujur sambil kembali membuka buku Kimia.


"He? Memangnya dia akan begitu?" tanya Kaminari dengan sedikit tidak percaya. "Entah mengapa perasaanku juga mengatakan begitu, kalau begitu kita pesankan saja tiketnya" kata Kirishima kepada Kaminari.


'Memangnya mau kemana sih mereka? Sampai pesan tiket-tiket segala? Sudahlah, aku tidak terlalu peduli' batin Bakugou.


'Untung kita gak ketawan sama sekali mau ngapain' batin Kaminari. 'Entah mengapa aku merasa ini tidak akan bertahan lama' batin Kirishima. "Kalau begitu kami keluar dulu ya, bro!" ucap Kirishima sambil memasang senyum dan mendorong Kaminari keluar.


"Woi! Jangan dorong gw kek gitu juga kali!" protes Kaminari. "Sut ah!" ucap Kirishima yang tetap mendorongnya keluar lalu menutup pintu kamar Bakugou.


'Aneh' batin Bakugou. 'Ah sudahlah, aku harus kembali produktif... Jadwalku tertunda karena aku kurang siap' batinnya lagi.


Sedangkan itu di luar...


"Bro, kau yakin besok akan baik-baik saja?" tanya Kaminari dengan sedikit panik. Kirishima yang serba salah itu mengangkat bahu dan menggeleng-gelengkan kepalanya. "Aduh~! Terus gimana dong?! Kalau kita belikan tiketnya terus dia gak main gimana?! Nanti kita yang rugi sendiri ******!?!!!~" ucap Kaminari dengan nada ciri khasnya itu.


"Ya... Semoga aja (y/n) bisa mengatasinya" balas Kirishima dengan nada merendah. Kemudian Kaminari yang mendengar itu langsung sadar, "Eh iya juga, bro! Kamu jenius! Dengan begitu kita tak perlu takut rugi!!!" pekik Kaminari kegirangan.


"Ya tapi itu bergantung dengan (y/n) sih... Entah dia datang atau-" ucapan Kirishima terpotong oleh protesan Bakugou yang keluar dari kamarnya.


"KALIAN KALAU MAU NGOBROL JANGAN DISINI SIALAN!?! NGAPAIN SIH NGOMONG DI DEPAN KAMAR ORANG?! GW MAU BELAJAR KIMIA JANGAN GANGGU GWWW ***!?!" protes Bakugou kepada mereka berdua. Kemudian dengan keadaan 'mau gak mau', mereka berdua meminta maaf. Dan pergi meninggalkan Bakugou yang sedang ambisi belajar saat itu, 'apa sih mereka' batin Bakugou yang saat itu tidak tahu apa-apa.


Kemudian waktu pun berjalan tanpa terasa, hingga hari esok tiba... Bakugou yang saat itu sudah menyetujui pergi jalan-jalan bersama squadnya sejak seminggu yang lalu itu... Diperhadapkan dengan kenyataan yang membuatnya kesal, dan lagi saat itu mereka pergi ke Disney Land Tokyo...


Hal itu membuatnya kesal, merasa terkhianati, terbohongi... Karena baginya 'taman hiburan seperti disney land' hanya akan membuang-buang waktunya.


"Nanda- kore wargh-" kata Bakugou dengan nada bicara yang rendah dan kasar itu. Kemudian sikapnya yang liar seperti saat ia menjadi juara pertama di festival olahraga kelas 1 itu kembali ada...


"INI KITA DIMANA SIALAN?!" protesnya dengan suara keras. Hal itu membuat para pengunjung disney land melihat ke arah mereka, "KALIAN PARA EXTRA BODOH?! KALAU KALIAN MAU NGEBUCIN JANGAN AJAK AKU SIALAN!?!" dia protes seperti itu dikarenakan saat itu Jirou juga ikut bersama mereka.


Author Naration P.O.V.


Hal yang membuat jirou saat itu ikut adalah karena Kaminari diajak melakukan double date bersama Kirishima... Dan tentunya yang membuat ide gila itu adalah sero, sedangkan sero sendiri dia tidak memiliki pacar ataupun gebetan sama seperti Bakugou...


Lalu kenapa Bakugou menyetujui tanpa mencurigai mereka?


Jika kalian menjawab mereka menyembunyikannya dari Bakugou... Jawaban kalian benar-benar sangat tepat! Seperti yang kita ketahui, Bakugou benar-benar tidak menyukai hal-hal yang membuatnya membuang-buang waktu. Saat itu dia menyetujuinya dikarenakan dia sadar bahwa dia butuh hiburan untuk menghilangkan stress dan keadaan Burn-out yang dialaminya saat itu.


Tetapi saat itu dia tidak menyangka sama sekali kalau teman-temannya itu mengajaknya untuk pergi ke disney land.


Keadaan Burn-out yang kita ketahui akan membuat performa seorang menurun dari biasanya... Hal ini membuat Bakugou tidak berpikir dua kali soal itu, karena Bakugou adalah seorang yang irit dan mampu mengatur keuangan... Salah satu faktor lainnya adalah karena perjalanan saat itu akan ditanggung semuanya oleh Kirishima dan Mina... Hal itu membuatnya berpikir... Kalau ada kesempatan yang tidak menghabiskan uang, kenapa nggak?


Dan mungkin saja mereka tidak akan membawanya ke tempat wisata yang mahal seperti Disney land...


3 R.d. Person P.O.V.


'Aku kira mereka akan mengajak shopping atau makan-makan... LAH INI?! APA MEREKA GILA?! MASA KITA KE DISNEY LAND?! MEMANGNYA MEREKA ANAK KECIL?! BOROS SEKALI MEREKA SIALAN!!!!' batin Bakugou kesal.


"HOI-- KENAPA KITA MALAH KE TAMAN HIBURAN SIALAN?! AKU MAU PULANG!" teriak Bakugou sekali lagi. Hal itu membuat keadaan sekitar bergosip dan tertawa.


'Begini nih kalau sembunyi-sembunyi dari dia! Resiko!' batin Kirishima, Kaminari, dan sero secara bersamaan. 'Mereka ini ada-ada aja... Bisa-bisanya mereka cari masalah sama Bakugou' batin Mina dan Jirou yang saling bertatapan itu.


"He?! Jangan begitu dong Bakubro!" Protes Kirishima yang ada di sampingnya itu. "GAK PEDULI KALIAN BELI TIKET ATAU TIDAK AK-" Kemudian Bakugou terhenti karena adanya (y/n) yang ada di hadapannya.


"Ah... Halo" ucap (y/n) dengan canggung. 'Gawat... Kenapa aku disini sih? Kalau aku menghindari tatapannya nanti malah jadi masalah kan?!' batin (y/n).


'(Y/N)! Kau memang penyelamat~!' batin Kaminari dan Sero. 'Tapi apakah ini akan berhasil?' batin Kirishima.


***


"Kau- KENAPA DISINI SIALAN?!" protes Bakugou pada (y/n). "Eh-? Seperti biasa aku...." (y/n) menghentikan perkataannya karena bingung. Kemudian Kirishima yang menganggap ini sebagai kesempatan emas, "(Y/n)! Untunglah kau disini!" ucap Kirishima. "HOI JANGAN POTONG PEMBICARAANKU DENGANNYA!" protes Bakugou dengan kesal.


"Bakugou! Jangan teriak-teriak dong! Orang-orang melihat ke arah kita!" balas Kaminari kepada Bakugou. "NGGAK PEDULI!" jawab Bakugou. 'Apa-apaan keadaan ini' batin (y/n). Saat itu semuanya kecuali Kirishima dan (y/n) berusaha untuk membujuk Bakugou.


Sedangkan Kirishima dan (y/n) sedang berbicara soal kondisi untuk selang beberapa waktu,


"Peganglah ini! Kau dan Bakugou sudah kami pesankan tiket! Kalau begitu sisanya aku tinggalkan padamu ya!" ucap Kirishima sambil memperlihatkan 2 lembar tiket pada (y/n).


'Tiket? Apa? Ini Disney land?' batin (y/n) dengan sedikit perasaan kaget. Di sisi lain, dia sudah sedikit mengerti apa yang terjadi saat itu.


"Eh- T-tapi?!" ucap (y/n) dengan sedikit panik dan bingung. Kemudian Kirishima meletakkan tiket itu kepada (y/n) dan berbisik, "Kami memohon padamu ya! Jangan sampai Bakugou memegangnya! Kalau tidak dia bisa menyobeknya!" bisik Kirishima dengan cepat.


"Saa! Kalau begitu aku tinggal ya! (y/n), kuserahkan padamu ya!" ucap Kirishima sambil mengajak yang lain pergi untuk check in masuk.


"HOI! AKU BELUM MENYETUJUINYA SIALAN! KENAPA AKU HARUS SAMA GADIS RSJ INI?!" protes Bakugou dengan suara kerasnya itu.


(Y/n) P.O.V.


Sejujurnya aku masih bingung dengan keadaan ini, mengapa mereka malah pergi ke disney land? Apa mereka memaksa Bakugou untuk ikut? "Bakugou... Bisakah kau menjelaskan situasinya?" tanyaku dengan hati-hati. "KENAPA AKU HARUS MENJE-" dia yang tadinya mau protes itu menghentikan perkataannya.


"TCH! MEREKA ITU MENJEBAKKU!" selang beberapa detik dia terdiam, lalu dia menjawab seperti itu. Kemudian dia yang kesal tanpa basa-basi langsung mendekatiku yang beda jarak 5 langkah kaki dengannya, sambil berkata "SEKARANG BERIKAN TIKET BODOH ITU!"katanya dengan kasar.


'Kami memohon padamu ya! Jangan sampai Bakugou memegangnya! Kalau tidak dia bisa menyobeknya!' di selang dia berjalan, aku kembali teringat perkataan Kirishima.


Kemudian aku memgang erat tiket itu dan kutaruh di saku celanaku itu..."HOI! BERIKAN!" setelah itu dengan reflek aku memegang pergelangan tangan kanannya yang ingin mengeluarkan ledakan itu.


"LEPASKAN AKU SIALAN!" katanya kesal. Dengan cepat aku menariknya untuk segera check-in. "HEY JANGAN TARIK-TARIK AKU SIALAN!" protesnya. "Ya terus? kau mau ngapain lagi? Kita kan udah dipesenin tiket sama mereka!" ucapku sambil menoleh ke arahnya.


Dia terdiam sejenak, "WALAU BEGITU AKU TAK MAU! MAKANYA AKU MAU BAK-" aku memotong perkataannya...


"Apa? Bakar? Gak boleh! Lagi pula- kalau kau membakarnya, artinya kau tidak menghargainya!" ucapku dengan tegas. Kemudian dia membelalakan matanya, aku melepaskan tangannya yang kupegang itu...


Lalu aku memperlihatkan 2 tiket yang ada di sakuku itu, "Kau masih gak mau ikut?" tanyaku sambil memberi lihat tiketnya.


Ugh... Akhirnya aku bilang juga... Apa responnya ya?


"Sialan-" katanya merendah. Kemudian tanpa sadar dia mengambil tiket yang ada di tanganku itu, "Hoi! Kembalikan!" ucapku sambil berusaha untuk meraih tangannya yang sedang memegang tiket itu...


Sial kenapa tinggiku cuma 160 Cm sih... "Hey!" kemudian dia terhenti dan membentuk senyuman. Dia tersenyum? "Kau tersenyum?" tanyaku padanya. Kemudian dia tersadar dan memasang wajah yang marah seperti biasanya, "AKU TIDAK TERSENYUM!" protesnya padaku.


Kemudian terdengar suara teriakan yang lumayan besar, membuatku dan dia berbalik.


3 R.d. Person P.O.V.


Di saat (Y/n) dan Bakugou berselisih, ada beberapa anak perempuan yang menyukai Bakugou itu ada di sana. "Bukankah itu Bakugou Katsuki dari U.A?" ucap salah satu anak perempuan yang menyadari. "Iya! Benar! Dia lebih tampan dibanding yang ada di foto!"


'Gawat' batin Bakugou yang menyadari itu. "Hoi gadis bodoh! Kau sanggup berlari?" tanyanya pada (y/n). "Apa? Lari? Ak-" ucapan (y/n) terpotong karena Bakugou menarik tangannya dan mengajaknya berlari.


...▪️▫️▪️▫️▫️...


...-To Be Contunied to Ch 04.5...


Yo~ Halo semuanya^^! Maafin author yang nggak produktif ini... Sehingga upnya telat TvT...


Sebenernya banyak hal yang terjadi bagi saya hari-hari ini... Pelajaran, sekolah, pr, les, keadaan burn out atau stress... Maafin aku ya? Tadinya aku mau lanjutin sampe 4000 words... Tapi aku rasa aku gak bisa lanjutin untuk hari ini...


Makasih banyak udah mau baca, nunggu, dan komen di karyaku...


Aku bener-bener sayang sama kalian:3