
...▫️▪️▫️▪️▫️...
...♪ For Better Experience only ♪...
...♪ #01 Soundtrack : Getting Older - Billie Eilish (Piano cover) ♪...
...#01 - The First time I met you | I'm Promise! | Bakugou Katsuki x Readers | Different World AU...
...Semua manusia pasti memiliki masa lalu yang menyenangkan maupun sebaliknya...
...-Unknown...
3 Rd Person P.O.V.
Namanya (Y/n), (F/n)... Dia terlahir di keluarga yang sederhana, semua kebutuhannya sangat tercukupi...
Dia terlahir sebagai anak yang kecantikannya rata-rata, seperti anak biasanya... Dia tumbuh dengan baik. Namun sifatnya yang ingin tahu segalanya dan juga ingin diperhatikan orang lain itu membuat dia menjadi anak yang hyperactive.
Orang tuanya yakni ayahnya dan ibunya itu memberikan pengobatan rutin pada anaknya (y/n). Dan pada akhirnya orang tuanya itu melepaskan pengobatannya pada saat (y/n) kelas 2 SD, dikarenakan mereka memiliki keyakinan bahwa anaknya itu sudah sembuh.
(Y/n) hampir dinyatakan tidak bisa bicara saat umurnya yang ke-3 tahun, pada umumnya anak-anak bisa berbicara pada umur satu hingga tiga tahun.
Karena itu (y/n) dinyatakan anak yang telat bicara, dia baru bisa berbicara saat umurnya itu empat setengah tahun. Dan baru bisa berbicara lancar pada umurnya yang keenam tahun. Karena itu, dia ditetap kan sebagai anak yang normal dan dapat bersekolah seperti biasa. Sejak kecil dia memiliki imijinasi yang sangat tinggi.
Karena itu saat ia mulai bertumbuh, dia selalu dicap sebagai anak yang daya imijinasinya terlalu tinggi. Hal ini tentunya membuat (y/n) mencoba untuk menutupi sikap aslinya itu dengan topeng yang ia buat sejak ia masih kecil.
Mulai meniru sikap teman-temannya, maupun orang tuanya. Namun hal ini tetap membuatnya lelah, di sisi lain dia juga berusaha untuk berdiri dan melawan semua pikiran negatif tentang dirinya.
Hal itu juga membuat dirinya jadi terlihat seperti anak yang aneh, sehingga dia terkenal dengan julukan "Si cantik tapi aneh".
Itu semua membuatnya terus minder akan jati dirinya yang asli, tentu saat pelajaran berlangsung (y/n) juga di cap sebagai anak yang lemot. Sehingga dia sekarang dianggap sebagai anak yang kepintarannya setara dengan rata-rata kepintaran teman-teman sebayanya.
Dia berusaha untuk membuat semua orang senang dan tertawa, tetapi hal ini membuatnya terkena sindiran oleh temannya. "(Y/n) itu mau membuat candaan, tetapi candaannya tidak lucu" itulah kata-kata yang membuat (Y/n) sedikit minder.
(Y/n) selalu berharap dan selalu membayangkan dimana ada teman-teman yang selalu ada bersamanya, membayangkan kehidupan normal semestinya. Dunia tanpa adanya teman-teman palsu, ya sebenarnya dia pun tahu kalau itu hanyalah ada dalam bayangannya.
(Y/n) P.O.V.
Selamat pagi dunia, selamat pagi diriku... Aku harus kembali menggunakan topeng yang seharusnya aku gunakan tiap harinya... Kicauan burung yang merdu, suara air yang mengalir di bak mandi itu sering kudengar setiap pagi...
Kembali aku menaiki mobil untuk pergi ke sekolah, melihat jalan yang sering kulewati untuk pergi ke sekolah... Aku (y/n), pelajar SMP biasa... Nilai di sekolahku tidak terlalu bagus, itu memalukan untuk dibahas bukan?
Ya... Sangatlah memalukan, bisa-bisanya anak seorang tenaga pengajar memiliki nilai yang tidak terlalu bagus... Ya aku tak peduli... Aku sekarang hanya menyukai seni dan juga musik, walaupun begitu aku juga mempunyai teman di sekolahku... Ya masa sekolahku tidak terlalu buruk... Karena aku memiliki teman, meskipun sedikit... Tapi itu tak apa...
Namun hal yang paling mengesalkan adalah jika sahabat-sahabat mu dan kamu berbeda kelas... Dan kamu hanya memiliki 1 teman di kelas mu, sedangkan teman-temanmu yang lainnya di tempatkan di beda kelas... Kebetulan yang mengerikan, hari ini teman terdekatku ini...
Dia tidak masuk karena sakit, hah... Hari ini aku sendiri lagi deh... Apa aku akan dikira aneh? Sepertinya tidak... Ya semuanya tak apa...
Seandainya aku punya teman, dan aku tidak se-introvert ini... Ya sebenarnya berpura-pura menjadi sosok introvert ini ada untungnya dan ada ruginya, untungnya kau tidak akan terkena gossip dan drama-drama sekolah... Sedangkan ruginya, jika kita berbuat aneh atau suatu yang menghebohkan pasti gossip yang keluar pun pasti akan sedikit aneh.. Ya, dua-duanya sama-sama memiliki hal yang sering sekali aku takuti...
Hah... Bisakah aku hidup normal? Dapat teman banyak tanpa gossip? Bisakah aku diterima oleh orang sekitar tanpa mengandalkan uang? Ataupun hal yang aku punya sebagai kepalsuan?
Mereka hanya suka diriku yang penuh kepalsuan ini, bukan diriku yang asli...
Tanpa terasa waktu terus berjalan, dan wabah covid-19 itu mulai datang ke Indonesia... Sekolah ditutup, dan para siswa diwajibkan untuk belajar di rumah... Tanpa terasa masa SMP terlewat dan aku mulai masuk ke lembaran baru, yakni SMA...
SMA ya? Aku benar-benar ingin menjadi diriku sendiri... Aku lelah untuk berpura-pura, (Y/n)... Yaa... (y/n)...
Tentu hidup tak selalu berjalan lancar, walau aku mendapat banyak teman karna aku membuka diri... Pada akhirnya aku hanya berteman dengan beberapa orang saja, hal itu sangat wajar... Karena aku tidak bisa bersahabat dengan semua orang...
Aku tak peduli aku dikira munafik ataupun tukang sksd... Aku tak bisa terus mendekati orang yang sama sekali tidak berniat untuk menghubungiku balik...
Untuk bersahabat perlu dua orang yang saling mengerti dan membentuk sebuah simbiosis mutualisme... Tapi hal itu tetap saja membuatku tidak puas, ya... Namanya manusia- Manusia tak akan cepat puas...
Aku yang sempat menjalin hubungan dengan seorang laki-laki, tapi kisah cinta kami tak seindah yang ada di komik-komik dan novel romansa. Percintaan di dunia nyata sungguh sangat memuakkan dan menjijikan...
Terjatuh pada rayuan laki-laki yang haus akan cinta, pada akhirnya aku yang tidak mandiri ini melepaskan dari hubungan cinta itu... Dikarenakan keputusan orang tua yang bertindak langsung kepada pria itu. Aku yang terjatuh dari hubungan asmara itu, mencoba untuk melampiaskan ke hal-hal seperti komik dan anime...
Aku...
Benar-benar tak menyangka kalau aku bertemu dengannya...
Layar kaca, anime, tokoh fiksi, keadaan yang berbeda... Itulah kata-kata yang mendeskripsikan kami... Aku hanya memandangnya sebagai tokoh tambahan dalam anime, aku tak memikirkan hal-hal yang lain... Aku tidak memiliki rasa apapun padanya, karena itu aku hanya melihatnya sebagai salah satu tokoh tambahan yang mendukung anime yang aku tonton itu.
Namun ada suatu hal aneh yang terjadi, saat itu aku yang duduk di kursi sambil merenung dan membayangkan hal yang tidak mungkin terjadi...
'Seandainya aku punya keberanian untuk mengatakan diriku yang sebenarnya...'
'Seandainya aku bisa berdiri tegak dengan kehidupan normal'
'Aku ini terlalu gila... Dan tidak bersyukur dengan keadaan'
Hahaha... Lucunya aku... Kenapa aku tidak bersyukur dengan yang aku puny- "Hoi, bisakah kau minggir ekstra?!" ucap seorang yang suaranya tak asing bagiku.
Aku membalikkan badan dan melihat laki-laki berrambut blonde ash dengan pupil mata berwarna merah... Rasanya tak asing...
"ah maaf... eh? kau-?"
Jika aku tak salah... Dia ini mirip dengan tokoh pendukung yang aku tonton di anime...
"Tch..! iya-! Eh-?! DARIMANA KAU TAHU NAMAKU SIALAN!?!" bentaknya sambil memasang muka kesalnya ke arahku. "Eh- kau Katsuki kan? eh sebentar... Kok kau ada disini? ini sungguhan?!" ucapku seraya tak percaya. Tidak-tidak, ini sepertinya hanya seorang cosplayer yang tergila-gila akan dirinya...
Tetapi... Tempat ini terlihat berbeda, ini bukan rumahku... Ini bukan lingkunganku... Lalu kenapa aku berdiri di tengah jalan seperti ini?
Ini dimana...?
"SIALAN- GADIS GILA! JAWAB PERTANYAANKU BRENGSEK?!" teriaknya sambil menarik kerah bajuku. "Ehm- bisakah ku melepaskanku?" ucapku dengan pelan.
"Tch!" lalu dia melepas tangannya itu, aku yang kehilangan keseimbangan itu mulai menyeimbangkan diri agar tidak terjatuh.
"SEKARANG BERITAHU AKU-! DARIMANA KAU TAHU NAMAKU?!" teriaknya dengan kasar.
Aku harus apa? Aku harus menjawabnya kan? Dan lagi... Sebenarnya ini dimana?
Aku tak mengerti... Mengapa dia muncul di hadapanku..?
Kenapa dia jadi... Begitu nyata? Apa dia ini bukan tiruan atau cosplayer?
Mengapa ini terlihat sedikit aneh?
Apa aku bermimpi? "bisakah kau menamparku?" tanyaku seraya tak percaya.
"HA-AH? APA KAU GILA?! KENAPA KAU MENGGANTI TOPIK HAH?!" ucapnya dengan suara yang benar-benar keras. Ugh- suaranya... Dia ini lebih kasar daripada di anime...
Tunggu... anime?
Lalu aku dimana?
"SIALAN SUDAHLAH AKU MALAS BERBICARA DENGAN-" Aku memotong perkataannya, "Tunggu!" ucapku sambil menahan tangannya.
Dia yang benar-benar kesal itu menepis tanganku, "JANGAN SENTUH AKU SIALAN!" katanya sambil mulai melangkah.
"Aku tahu namamu karena... Kau cukup terkenal..." ucapku pelan sambil menunduk.
Dia memberhentikan langkahnya, dan membalikkan badannya. "Tch, apa aku harus percaya kata-katamu itu?" jawabnya.
Lalu aku mengangkat kepalaku dan menatap wajahnya, "Bagaimanapun kau ini terlihat sangat mencurigakan" ucapnya sambil mendekatiku dan melihatku.
"Kau- Sekolah dimana?" tanyanya padaku. Sial- aku harus jawab apa? Kalau aku menanyakan ini dimana... Nanti aku bisa-bisa dicurigai...
"Apa aku harus memberitahukannya padamu?" ucapku dengan nada tegas.
Eh?
Aku tadi bilang apa padanya?
Aduh- Mampus Aku...
Dia... Eh? Apa aku tak salah lihat? "kau tersenyum?" tanyaku dengan spontan. Aduh... mulutku ini terlalu- sulit dikontrol?! Argh sialan!
"TIDAK! AKU TIDAK TERSENYUM!" ucapnya dengan kasar. "Tch... BERITAHU AKU SEKOLAHMU SIALAN?! APA KAU INI BENAR-BENAR VILLAIN?!" katanya lagi padaku.
.
..
...
....
Aku harus bagaimana?!
.
"JAWAB SIAL-" ucapannya itu terpotong oleh panggilan ibuku...
"(Y/N)! MAKAN! KAMU MAU PUASA YA?!" teriak Ibuku dari jauh. "Eh-? Ibu?" saat aku berkata begitu aku langsung tersadar dari posisi dudukku.
Aku kembali?
Apa yang terjadi?
Bukankah aku tadi ada di jalan pertokoan yang ada di my hero academia?
"(Y/N)!" teriak ibuku sambil membuka pintu kamar. "MAKAN?! KAU MAU PUASA YA?!" katanya di pintu.
"CEPAT BERESKAN MEJAMU DAN MAKAN!" katanya sambil kembali ke dapur.
"Iya Bu..." jawabku sambil mulai membereskan mejaku. Barusan? Itu apa? Apa aku bermimpi?
...-To Be Contunied to #01,5...
Hey~ Balik lagi sama author acyey^^~
Jangan lupa like ya~ Dengan begitu author bisa tambah semangat^^!
...▪️▫️▪️▫️▪️...