
Setelah matahari terbit, mereka melanjutkan perjalanan, Yuna menyuruh Yukii untuk bersiaga jika ada yang menggunakan bubuk drunkard lagi ia harus segera melaporkannya. Sylvie juga di perintahkan untuk menjaga dari jarak aman. Tapi tidak seperti dugaan, hari ini berjalan terlalu mulus bahkan sampai membuat Yuna takut. Sampai malam hari tak ada satupun Beast yang menyerang mereka.
"Apakah ada yang mendengar percakapan kami kemarin?" Hal ini sangatlah aneh, kemarin ia secara berlebihan menggunakan bubuk drunkard dan sekarang dia hanya diam?
Sudah 2 hari perjalanan mereka terasa aman, mereka hanya melawan Beast pada hari pertama dan menurut peta mereka akan mencapai wilayah tengah hutan. Setelah beberapa saat, Beast peringkat sedang menyerang dan dalam satu serangan Lyra mengalahkannya. Tetapi detik berikutnya sekelompok Beast menyerang mereka lagi, ini hampir sama seperti saat hari pertama mereka memasuki hutan.
"Yukii, apakah ada bubuk drunkard yang digunakan?"
"Tidak tuan, aku tak merasakannya" setelah memastikan bahwa serangan Beast itu bukan disengaja, Yuna juga mulai membantu untuk mengalahkan Beast yang ada di bagian belakang. Terlihat Lyra dengan santai mengalahkan Beast tetapi tak lama kemudian mana sihir Lyra seperti aneh.
"Sylvie! Cek mana sihir Lyra sekarang!"
"Yuna, mana sihir Lyra memberontak, aku melihat sihir ditubuhnya seakan-akan menolak perintah Lyra. Kita harus segera menghentikannya atau mana sihir Lyra akan lepas kendali dan besar kemungkinan itu akan meledak dan membahayakan tubuh Lyra" Yuna terkejut mendengar itu, ia melihat sekeliling dan dapat melihat Prof. James seperti sedang membaca sebuah mantra.
Yuna mengeluarkan sihir tumbuhan secara sembunyi-sembunyi dan mendorong Prof. James dengan keras hingga ia terjatuh, tetapi tanpa sengaja Prof. James menabrak Selly. Yuna terkejut dan merasa bersalah pada Selly tapi yang ia pedulikan saat ini adalah Lyra. Terlihat Lyra yang sudah berkeringat sangat banyak karena menahan mana sihirnya agar tak meledak.
"Lyra! Lyra, apa kau baik-baik saja?"
"Aku, baik-baik saja. aku merasakan sihir api ku akan meledak. untungnya elemen petirku lebih dominan dan dapat menahan elemen api. Aku minta maaf Yuna, sepertinya aku menyusahkanmu" Lyra pingsan setelah mengatakan itu.
"Lyra, Lyra, bangun!"
Yuna melihat tubuh Lyra sangat keringat tetapi saat di sentuh tubuhnya sangat dingin seperti es. Yuna memanggil Sylvie dan menyuruhnya untuk menstabilkan mana sihir Lyra. Sylvie segera mengeluarkan mana sihirnya untuk membantu peredaran mana Lyra kembali normal. Setelah sudah cukup tenang, Lyra akhirnya tertidur. Karena cidera Lyra, mereka memutuskan untuk beristirahat lebih awal. Dan disaat yang sama ternyata tangan Selly juga terkilir saat tanpa sengaja ditabrak Prof. James tadi.
"Yukii, Mulai sekarang fokuslah dengan gerak-gerik Prof. James. Jika dia bertindak aneh-aneh segera laporkan padaku"
"Baik tuan" Setelah itu Yukii menghilang dan mengawasi Prof. James dari kejauhan, agar prof. James tak mengetahui bahwa ia sedang awasi.
Hari ini adalah hari terakhir dari waktu yang telah diberikan. Besok, mereka sudah harus ada di garis akhir. Lyra juga sudah mulai membaik dan tangan Selly juga sudah mulai sembuh, tetapi anehnya saat ini mana sihir Selly juga melemah seperti Lyra sehingga dia juga tak bisa menggunakan sihir untuk menyerang. Jika mempertahankan kecepatan ini, kemungkinan mereka sampai di garis akhir adalah malam hari.
Tetapi tiba-tiba, sekali lagi mereka diserang oleh sekumpulan Beast tapi kali ini peringkat tinggi. Yuna langsung memanggil Sylvie dan Yukii. Bahkan saat di wilayah tengah, mereka tak menemukan Beast peringkat tinggi. Mengapa sekarang semua Beast itu muncul di sini. Semua terkejut oleh kemunculan mereka dan mulai melawan Beast itu.
Yuna berusaha melindungi Selly yang masih belum bergerak karena saat ini ia masih belum bisa menggunakan sihirnya. Saat sedang serius melawan Beast tiba-tiba Yuna merasakan bahwa aura mana sihir Selly berubah. Yuna segera menjauh dari Selly dan dengan cepat Selly berusaha untuk menangkap Yuna. Yuna menyuruh Sylvie untuk membuat pelindung di tubuhnya dan menyuruh Yukii untuk menangkap Selly.
"Apa yang kau lakukan Selly!" tanya Yunakepada Selly yang masih berusaha menjauhi Yukii. Yuna kemudian menyuruh Yukii berhenti dan tawa keras Selly terdengar
"HAHAHAHA!! Ku rasa aku tak bisa menangkapmu hari ini Yuna. Terlalu banyak gangguan disini" Yuna melihat wajah Selly yang tidak terlihat seperti biasa, dia terlihat jahat dan saat tak lama terlihat Selly mengeluarkan aura hitam.
"Selly! Apa maksudmu? Dan mengapa kau memiliki elemen kegelapan" Yuna sangat terkejut melihat Selly. Teman-teman kami yang lain juga sangat terkejut. Ini pertama kalinya Yuna melihat energi hitam itu lagi setelah kasus penculikan di akademi cratein
"Aku seharusnya menangkapmu Yuna. Jika saja kau yang menjadi pemimpin tim dan menjadi tak terlalu waspada, jika saja roh dan beast mu itu tak mengacau, dan jika saja Prof. sialan disana itu tak menggangguku, padahal hari itu semua sudah kusiapkan dengan sempurna, aku bahkan mengorbankan seluruh mana ku untuk mengubah mana wanita yang memiliki tubuh ini menjadi kegelapan untuk memanggil kawanan budak-budak iblisku, aku bahkan berencana mencuri mana dari gadis rambut merah itu. sayangnya Prof. Sialan ini menganggu mantraku bahkan juga menabrakku. Aku bahkan sudah tak bisa menggunakan sihir lagi karena mana ku terbuang percuma. Yah kurasa sudah cukup bagiku berada di tubuh ini, mana ku sudah banyak berkurang dan kurasa aku tak bisa menangkapmu hari ini. Selanjutnya kuharap kita bisa bertemu lagi"
Setelah mengatakan itu, cahaya hitam keluar dari tubuh Selly dan membuat Selly pingsan. Prof. James langsung menggendong Selly. Bisa dirasakan jika ditubuh Selly hampir sudah tidak ada mana sihir lagi. Mereka yang masih terkejut mendengar arahan Prof. James untuk melanjutkan perjalanan dengan cepat. Malam hari mereka akhirnya tiba dan mendapati para guru juga tim 2 yang sudah menunggu disana. Yuna dan Prof. James menjelaskan semua hal yang mereka alami, Yuna juga memberitahu bahwa mereka juga mempunyai bubuk drunkard, dan yang lebih berbahaya mereka bisa memasuki tubuh seseorang dengan sihir kegelapan.
"Kenapa kau tak memberitahuku soal bubuk Drunkard?" Prof. James melihat kearah Yuna
"Maaf Prof. aku tak bisa mempercayai siapa pun" Yuna dapat melihat tatapan menghina dari mata Prof. James. Bagaimana ia bisa mempercayainya jika prof. James terus saja melihatnya seperti itu.
Yuna merasakan sedikit rasa bersalah kepada Prof. James karena menuduhnya menjadi penyebab mengamuknya mana sihir Lyra. Saat Yuna akan kembali ia melihat Felix yang berjalan ke arah lain. Yuna mengikutinya dan mendapati Felix sedang berbicara sendiri. Yuna menyuruh Sylvie untuk menyembunyikan aura nya kemudian berjalan perlahan mendekati Felix.
"Aku tak bisa melakukannya, wanita itu menganggu rencanaku. Lain kali aku akan berhasil. Ya maafkan aku ayah" Yuna hanya mendengar suara Felix tetapi tak mendengar suara lawan bicaranya. Awalnya setelah mereka kembali sejak perlombaan hari itu, Yuna akhirnya sadar jika perasaan tidak enak saat bertemu Felix sama rasanya saat ia bertemu pria bertopeng itu. Karena itu Yuna mencurigai Felix tapi ia tidak memiliki bukti apapun, ia juga takut jika salah menuduh orang. Tapi sekarang Yuna semakin yakin jika Felix terlibat dengan pengguna sihir kegelapan. Setelah itu Yuna melihat Felix kembali ke kelompok, dan ia pun ikut kembali dan masih memperhatikan tingkah laku Felix.