
Saat ini Lyra dan Reykell telah selesai mempresentasikan alat sihir mereka tanpa hambatan sedikitpun. Mereka adalah peserta terakhir yang tampil karena tahun lalu mereka tidak mendaftar lomba sehingga tahun lalu tim akademi olimpus mendapatkan nilai nol. Setelah selesai mempresentasikan alat sihir tersebut, mereka di suruh untuk menunggu di ruang tunggu yang terletak tidak jauh dari lokasi lomba.
"Leon? Ada apa?" Leon adalah pendamping tim kami, jadi sebisa mungkin ia selalu berada di dekat kami. Sudah sejak tadi ia terlihat linglung dan sering melamun. Raut wajahnya juga terlihat sangat khawatir.
"Aku tidak apa-apa, hanya khawatir karena tidak melihat Lina sejak tadi, seharusnya lomba ramuan sihir telah selesai dari tadi. Menurut kebiasannya ia pasti sudah datang mengangguku sekarang"
"Kami bertemu Lina pagi tadi, ia juga mengatakan akan membawa kami berkeliling akademi. Mungkin ada hal yang harus dia kerjakan sehingga tidak sempat untuk mencarimu"
"Aku hanya heran saja, sesibuk apapun dia, dia akan mencariku walaupun hanya untuk mengatakan bahwa dia telah mencuci tangan"
"Setelah pengumuman pemenang, ayo kita mencari Lina. Jangan terlalu khawatir" Lyra yang biasanya terlihat dingin dan pendiam juga khawatir Lina kenapa-kenapa. Bagaimana pun Lina sudah menjadi temannya.
"Baiklah, terima kasih" raut wajah khawatir masih terlihat di wajah Leon.
Setelah 30 menit kami menunggu, akhirnya tim penguji memanggil kami semua berkumpul di ruang lomba.
"Sebelumnya ku ucapkan terima kasih kepada para peserta karena telah membuat alat sihir yang sangat berguna. Semua alat sihir yang diperlombakan hari ini sangatlah bagus. Kami para juri juga sedikit berselisih tentang pemenang tahun ini. Yang tidak menang ku harap kalian bisa terus aktif berpartisipasi dalam pembuatan alat sihir untuk membantu perkembangan kerajaan ini"
"Akhirnya akan ku umumkan, pemenang lomba alat sihir tahun ini adalah.. Selamat kepada tim akademi olimpus!" mendengar itu aku dan Lyra berpelukan. Kami cukup yakin dengan alat sihir kami tetapi alat sihir tim lain juga tidak main-main. Terutama akademi cratein yang membuat gelang komunikasi. Sayangnya gelang itu hanya bisa menghubungkan 2 orang. Aku dulu sudah berniat untuk membuat alat sihir yang mirip dengan telepon di kehidupanku sebelumnya. Karena itu aku sedikit terkejut dengan ide akademi cratein, jika dikembangkan era surat menyurat akan berakhir.
Sebagai informasi, lomba antar akademi memang hanya diikuti oleh 3 akademi, tapi tiap akademi bisa mengirim lebih dari satu tim. Asalkan anggota setiap tim memiliki anggota minimal 4 orang dan maksimal 6 orang. Dan perwakilan akademi cratein tahun ini adalah 5 tim, akademi sandhurst adalah 2 tim dan hanya tim akademi olimpus yang memiliki 1 tim. Perwakilan yang membuat gelang komunikasi adalah tim akademi cratein tim 1.
"Alat pendeteksi kebohongan yang di buat akademi olimpus sangat bagus dan berguna, terlebih dengan tambahan fitur pembaca pikiran, kami para penguji jadi sangat menyukainya terutama para pejabat istana dan ketua tim ksatria. Tapi alat sihir gelang komunikasi yang dibuat akademi cratein tim 1 juga tidak kalah hebat alat ini akan membantu kita menghubungi orang dengan lebih cepat, tapi bagaimanapun alat sihir akademi olimpus lebih berguna saat ini, jika saja alat sihir akademi cratein tidak hanya bisa menghubungkan 2 orang mungkin kalian memiliki peluang menang lebih besar. Jadi aku sangat mendukung kalian mengembangkan alat sihir ini"
"Baiklah, perwakilan akademi olimpus, silahkan naik ke atas panggung untuk menerima piala dan hadiah" Reykell sebagai ketua klub akhirnya naik ke atas panggung. Ia menerima piala dan juga bingkisan hadiah. Setelah menerima hadiah kami langsung meninggalkan lokasi lomba karena ingin mencari Lina.
"Yuna, Lyra dimana kalian terakhir kali bertemu adikku?"
"Kami bertemu sesaat setelah upacara pembukaan. Setelah itu ia pergi ke lokasi lomba ramuan sihir"
"Baiklah, untuk yang pertama ayo kita cari di lokasi lomba ramuan sihir" Leon, Lyra dan Yuna akhirnya menuju lokasi lomba ramuan sihir, sedangkan Reykell pergi menemui prof. Ares.
Lokasi lomba tentu saja sepi, hanya ada beberapa siswa yang membereskan barang-barang mereka.
"Yuna!!" Yuna berbalik ke arah sumber suara
"Ahh ada Lyra juga, apa yang kalian lakukan disini? Bukankah kalian sedang lomba juga?" Andreas ternyata masih ada di lokasi lomba ramuan sihir
"Perlombaan kami telah selesai, aku ingin bertanya, apakah kau melihat Lina?"
"Ahh gadis itu? Terakhir aku melihatnya saat upacara pembukaan. Tapi saat lomba tadi ia tidak muncul. Bahkan teman setim nya juga tidak mengetahui ia di mana, karena itu yang berlomba mewakili akademi cratein tadi orang lain dan bukan Lina" mendengar ini membuat Leon semakin khawatir. Ia paling tau sifat adiknya, adiknya tidak akan meninggalkan tugas nya.
"Adikku tidak mungkin meninggalkan tanggung jawabnya kecuali ia memang benar-benar tidak bisa hadir. Yuna aku akan mencarinya di sekitar akademi dulu. Kalian bisa kembali"
"Tidak bisa! akan lebih celat menemukan nya jika kita mencari bersama-sama"
"Terus bagaimana cara kita saling menghubungi?"
"Jadi aku dan Andreas akan mencarinya bersama dan kamu bisa pergi bersama Lyra. Yukii akan menjadi perantara jika kita menemukan Lina. Kalian tidak keberatan kan?"
"Aku tidak apa-apa" Lyra kemudian membawa Yukii ke pelukannya
"Aku juga tidak masalah, kebetulan aku senggang" mendengar perkataan Andreas, Yuna mengangguk
"Baiklah terima kasih. Aku akan membalas kebaikan kalian" Leon menunduk berterima kasih kepada mereka karena ingin membantunya mencari adiknya
"Jangan sungkan, bagaimana pun Lina juga teman kami" Mereka akhirnya berpisah tim Yuna kearah Selatan dan Barat sedangkan tim Lyra ke arah Utara dan Timur.
"Sylvie, tolong kamu cari hal yang memcurigakan di akademi, dan jika kau melihat Lina langsung beritahu aku. Paham kan?"
"Baiklah. Kalau begitu aku pergi dulu" Sylvie akhirnya menghilang bersama angin
"Ayo Andreas kita juga mulai bergerak"
"Baik"
Mereka sudah mencari Lina sekitar 30 menit dan menanyakan kepada teman-teman Lina kapan terakhir kali mereka melihat Lina dan semua orang menjawab hal yang sama, mereka melihat Lina saat upacara pembukaan setelah itu tidak ada yang melihat Lina, bahkan penjaga gerbang juga tidak melihat jika ada siswa akademi mereka yang keluar akademi hari ini"
"Tuan!" suara Yukii tiba-tiba muncul di kepalaku
"Ada apa?"
"Aku dan Lyra bertemu dengan teman sekamar kalian yang bernama Alle, dia sedang menangis karena ada orang yang membawa pergi Sasha secara paksa. Mereka berdua akan kembali ke kamar hingga seorang pria menghalangi perjalanan mereka. Sasha melawan pria itu dan meminta Alle untuk melarikan diri meminta bantuan. Setelah ia membawa prajurit kerajaan Sasha sudah menghilang. Tidak ada jejak ke arah kemana ia di bawa pergi"
"Baiklah, kalian jangan berpisah dari Alle. Apakah kau bisa menanyakan kepada Alle bagaimana ciri-ciri pria itu?"
"baik tuan, tunggu sebentar" setelah 2 menit Yukii akhirnya mulai berbicara
"Tuan, orang itu memakai topeng putih dan jubah berwarna hitam dan terdapat bordir berbentuk bulan sabit berwarna merah di jubah, pria itu memiliki tinggi sekitar 180cm, dan suara nya terdengar seperti pemuda" Yuna terkejut mendengar ciri-ciri pria itu. Itu adalah ciri-ciri dari penjahat pertama yang menculik Yuna di novel. Penajahat itu adalah kelompok Redmoon dimana mereka adalah penyembah iblis dan memiliki elemen kegelapan mereka pertama kali muncul karena menculik Yuna, dan incaran mereka adalah gadis-gadis yang memiliki banyak mana sihir, mereka akan di jadikan tumbal untuk memanggil iblis ke dunia manusia, tingkat iblis yang datang tergantung dengan jumlah tumbal yang mereka siapkan. Tapi seharusnya kejadian ini akan terjadi sekitar 3 bulan lagi saat mendekati waktu penilaian tengah semester. Penculikan ini adalah pemicu Yuna dan Alan menjadi semakin dekat dan menyadari perasaan masing-masing.
"Baiklah Yukii, kirimkan padaku kordinat lokasi kalian. Aku dan Andreas akan kesana"
"Baik tuan" Yuna memejamkan matanya dan melihat lokasi dimana Yukii berada
"Sylvie! Tolong cari pria dengan jubah hitam dan topeng putih, ikuti dia dan jangan sampai ketahuan. Jika ia mengetahui keberadaanmu segera kembali ke dunia roh"
"Baik Yuna. Kebetulan aku melihat seorang pria bersama orang berjubah hitam itu sedang menuju ke sebuah gudang yang agak jauh dari lokasimu saat ini"
"Baiklah, ingatlah untuk melarikan diri jika ketahuan, kemungkinan mereka adalah pengguna elemen kegelapan"
"Andreas, ayo berkumpul kembali bersama Lyra dan Leon, aku mendapatkan kabar jika teman sekamarku dibawa paksa oleh pria asing, kemungkinan Lina juga di bawa paksa seperti itu"
"Baiklah"